Pengaruh Penggunaan Media Pembelajaran Hanger Energy Terhadap Peningkatan Hasil Belajar Ipas Siswa Kelas Iv Sekolah Dasar Melalui Desain Pretest–Posttest

The Effect of Using Hanger Energy Learning Media on Improving the Science Learning Outcomes of Fourth Grade Elementary School Students Through a Pretest–Posttest Design

  • Ajrita Universitas Pendidikan Indonesia
  • Caroline Rotua Universitas Pendidikan Indonesia
  • Ghoziyah Nida Universitas Pendidikan Indonesia
  • Mutiara Puspa Universitas Pendidikan Indonesia
  • Nailla Ayu Universitas Pendidikan Indonesia
  • Rita Nuraeni Universitas Pendidikan Indonesia
  • Siti Saraswati Universitas Pendidikan Indonesia
  • Afridha Laily Alindra Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Hanger Energy, Hasil Belajar IPAS, Media Konkret, Pretest–Posttest.

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di sekolah dasar memiliki peran penting dalam membangun literasi sains, kemampuan berpikir kritis, dan pemahaman konsep dasar peserta didik sejak dini. Namun, materi energi dalam IPAS masih sering dianggap sulit karena bersifat abstrak, sehingga berdampak pada rendahnya pemahaman dan hasil belajar siswa. Kondisi ini menunjukkan perlunya inovasi pembelajaran berupa media konkret dan interaktif yang mampu menjembatani konsep abstrak agar lebih mudah dipahami. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh penggunaan media pembelajaran Hanger energy terhadap peningkatan hasil belajar IPAS siswa kelas IV sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one group pretest–posttest. Penelitian dilaksanakan di salah satu sekolah dasar di Kabupaten Purwakarta dengan subjek sebanyak 28 siswa kelas IV. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar yang terdiri atas 10 soal (pretest dan posttest) yang telah dianalisis validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji prasyarat normalitas (Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk) serta uji hipotesis Paired Samples T-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata pretest siswa sebesar 72,18, sedangkan nilai rata-rata posttest meningkat menjadi 87,54, dengan peningkatan rata-rata sebesar 15,36 poin. Hasil uji Paired Samples T-test menunjukkan nilai signifikansi p < 0,001, yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan sebelum dan sesudah penggunaan media Hanger energy. Analisis per indikator menunjukkan bahwa kemampuan menyimpulkan (C5) mengalami peningkatan paling tinggi dibandingkan kemampuan menelaah (C4) dan membuktikan (C5), karena siswa lebih mudah memahami konsep melalui penyajian visual dan pengalaman belajar langsung. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran hanger energy efektif dan signifikan dalam meningkatkan hasil belajar IPAS pada materi energi. Media ini mampu mengonkretkan konsep abstrak, mendukung gaya belajar visual dan kinestetik, serta direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran IPAS di sekolah dasar.

References

Adhiyah, M. (2023). Pembelajaran konstruktivisme berbantuan media benda konkret untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi bangun ruang di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 7(4), 2075-2081.
Ardiani, K. E. (2022). Multimedia pembelajaran interaktif berorientasi teori belajar ausubel pada muatan IPA materi sumber energi. Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Pendidikan, 6(1), 26–35.
Citra, C. A., & Rosy, B. (2020). Keefektifan penggunaan media pembelajaran berbasis game edukasi Quizizz terhadap hasil belajar teknologi perkantoran siswa kelas X SMK Ketintang Surabaya. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 8(2), 261–272.
Hakim, A., Israwaty, I., & Rustam, D. H. (2021). Penggunaan media video pembelajaran pada Tema 2 tentang kewajiban, hak dan tanggung jawab untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas V UPT SD Negeri 228 Pinrang (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar).
Hill, L. G. (2019). Back to the future: Considerations in use and reporting of the retrospective pretest. International Journal of Behavioral Development, 44(2), 184-191. https://doi.org/10.1177/0165025419870245
Little, T. D., Chang, R., Gorrall, B. K., Waggenspack, L., Fukuda, E., Allen, P. J., & Noam, G. G. (2019). The retrospective pretest–posttest design redux: On its validity as an alternative to traditional pretest–posttest measurement. International Journal of Behavioral Development, 44(2), 175-183. https://doi.org/10.1177/0165025419877973
Lubis, K., dkk. (2023). Upaya meningkatkan hasil belajar ipa materi energi dan perubahannya dengan menggunakan model team game tournament (tgt) pada siswa kelas iv sd negeri 083 pidoli. Jurnal lmiah Pendidikan Dsar, 3(3).
Mardyani, E., & Untari, E. (2025). The influence of using concrete media style material on the learning outcomes and collaboration skills of class iv students of mangliawan 1 public elementary school. Proceedings Series of Educational Studies, 2(1), 756-765.
Napisah, E. N. E., Yulianci, S., & Fiqry, R. (2025). Pengaruh media pembelajaran Wordwall terhadap pemahaman konsep IPA dan motivasi belajar siswa sekolah dasar. Lamda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya, 5(2), 313-319.
Ozkaya, A., Bulut, S., & Sahin, G. (2022). Investigation of the impact of STEM education on the creative design skills of prospective teachers. Asian Journal of Contemporary Education, 6(1), 1–15. https://doi.org/10.18488/5052.v6i1.4405
Sinambela, P. N. (2020). Metode penelitian kuantitatif: Teori dan aplikasi dalam bidang pendidikan. Deepublish.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Bandung: Alfabeta
Swistiyawati, N. L. P., & Indrayani, I. A. M. (2024). Analisis kesulitan siswa dalam memahami konsep IPAS di kelas II SD no. 5 taman. Dharmas Education Journal (DE_Journal), 5(2), 1316-1324.
Syakbany, A. R., Mirza, Y., & Jumeilah, F. S. (2025). Pengembangan media pembelajaran interaktif IPA pada materi gaya dan energi kelas 4 SD. JTIMD: Jurnal Teknologi Informatika Multimedia Digital, 2(1), 63–72.
Widiana, I. W., Tegeh, I., & Parwata, I. G. L. A. (2020). Improving students' factual knowledge with concrete media through observing activities in scientific approaches in elementary schools. Journal of Education and E-Learning Research, 7(3), 293-299. .
Published
2025-12-17
Section
Article

Most read articles by the same author(s)