Efisiensi Operasional Dan Kesehatan Keuangan Sebagai Penentu Kinerja Perusahaan Daerah Air Minum Di Nusa Tenggara Timur
Operational Efficiency and Financial Health as Determinants of the Performance of Regional Drinking Water Companies in East Nusa Tenggara
Abstract
Kinerja BUMD air minum di Nusa Tenggara Timur masih menghadapi tantangan terkait efisiensi operasional dan pengendalian kehilangan air. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh rasio operasi, efektivitas pengumpulan, efisiensi produksi, kehilangan air, dan solvabilitas terhadap kinerja perusahaan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis regresi linier berdasarkan data sekunder dari buku kinerja tahunan BUMD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama seluruh variabel berpengaruh terhadap kinerja BUMD, namun secara individu hanya efektivitas efisiensi produksi, dan kehilangan udara yang memberikan dampak signifikan. Rasio operasi dan solvabilitas tidak menunjukkan pengaruh yang nyata, kemungkinan karena struktur biaya yang cenderung tetap dan karakter aset yang tidak likuid. Temuan ini menekankan pentingnya penguatan sistem pengumpulan, peningkatan efisiensi produksi, dan pengendalian kehilangan udara, serta pengelolaan biaya dan utang secara terukur untuk menjaga operasionalisasi penghentian. Penelitian ini memberikan dasar empiris bagi manajemen BUMD dan pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan yang lebih efektif dan berkelanjutan.
References
Aryani, N., Putra, I. N., & Dewi, M. (2021). Analisis solvabilitas terhadap kinerja keuangan PDAM Kabupaten Badung. Jurnal Manajemen Dan Bisnis, 8(2), 144–156.
Ayele, K. (2024). Operational efficiency in public utilities: A comparative study. Public Sector Review, 12(1), 55–70.
Brigham, E. F., & Houston, J. F. (2019). Fundamentals of Financial Management. Cengage Learning.
Dwiyanto, A. (2018). Manajemen Pelayanan Publik: Peduli, Inklusif, dan Kolaboratif. Gadjah Mada University Press.
Erwinsyah, R., Gunarsa, I., & Mappanyukki, H. (2025). Pengaruh kehilangan air dan motivasi finansial terhadap kinerja BUMD air minum. Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan Publik, 14(1), 22–35.
Fare, R., & Grosskopf, S. (2000). Theory and Application of Efficiency Measurement. Springer.
Hasan, A. (2023). Tantangan pengelolaan PDAM di Indonesia timur. Jurnal Kebijakan Publik, 5(3), 201–214.
Hukka, J. J., & Katko, T. S. (2019). Water Loss Management in Public Utilities. Water Resources Series.
Jones, P., & Cullis, J. (2021). Public Finance and Public Choice. Oxford University Press.
Kaho, Y. (2007). Prospek Otonomi Daerah. RajaGrafindo Persada.
Lawson, R. (2021). Fiscal stability and public utility financing. Government Finance Review, 37(4), 41–50.
Le Grand, J. (2019). The Economics of Social and Public Services. Palgrave Macmillan.
Lestari, S. (2021). Solvabilitas dan pengaruhnya terhadap kinerja PDAM. Jurnal Akuntansi Daerah, 6(1), 77–88.
Malik, F. (2022). Efektivitas penagihan dan likuiditas BUMD air minum. Jurnal Keuangan Publik, 4(2), 65–78.
Mardiasmo. (2018). Akuntansi Sektor Publik. Andi Offset.
Mikesell, J. L. (2018). Fiscal Administration. Cengage Learning.
Moridu, L. (2017). Permasalahan operasional PDAM di daerah kepulauan. Jurnal Manajemen Aset Publik, 2(1), 33–45.
Oktaviani, L. (2021). Analisis struktur modal dan implikasinya pada kinerja PDAM. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 9(3), 230–242.
Pollitt, C., & Bouckaert, G. (2020). Public Management Reform. Oxford University Press.
Putra, Y. (2022). Pengaruh solvabilitas terhadap kinerja keuangan BUMD air minum. Jurnal BUMD Dan Pelayanan Publik, 3(1), 11–20.
Rahayu, D. (2021). Efisiensi produksi dan kinerja PDAM. Jurnal Utilitas, 5(2), 110–120.
Rinawati, S. (2021). Efisiensi teknis dan kualitas layanan PDAM. Jurnal Manajemen Pelayanan Publik, 7(1), 98–109.
Sari, M. (2020). Efisiensi operasional dan dampaknya pada kinerja perusahaan air minum. Jurnal Administrasi Publik, 8(2), 134–145.
Simanjuntak, J. (2022). Non-revenue water sebagai determinan utama kinerja PDAM. Jurnal Infrastruktur Air, 10(1), 55–67.
Suwandaru, B. (2020). Dampak kebocoran pipa terhadap kinerja perusahaan air minum. Jurnal Teknik Lingkungan, 4(3), 150–160.
Talanipa, M. (2022). Pengaruh efektivitas penagihan terhadap kinerja finansial PDAM. Transparansi Dan Bisnis, 9(1), 45–58.
Wijaya, R. (2020). Pengelolaan piutang dan kinerja BUMD air minum. Jurnal Akuntansi Publik, 5(1), 72–84.
Wisnu, A. (2017). Efisiensi dan kehilangan air pada PDAM di Indonesia. Jurnal Air Dan Sanitasi, 3(2), 120–129.
Zainuddin, M. (2023). Pengaruh biaya operasional terhadap kinerja PDAM. Jurnal Manajemen Publik, 8(3), 200–213.






