Optimalisasi Eco-Enzyme sebagai Agen Biodegradasi Limbah Organik di TPA Kawatuna, Kota Palu
Optimization of Eco-Enzyme as a Biodegradation Agent for Organic Waste at Kawatuna Landfill, Palu City
Abstract
TPA Kawatuna sebagai Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Kota Palu setiap harinya menerima timbulan sampah mencapai ±250 ton, dengan sekitar 65% di antaranya merupakan sampah organik. Penumpukan limbah organik tanpa pengelolaan yang baik menimbulkan berbagai permasalahan lingkungan, seperti bau menyengat, pencemaran air lindi, dan peningkatan gas metana. Salah satu alternatif solusi pengelolaan sampah organik yang ramah lingkungan adalah pemanfaatan eco-enzyme sebagai agen biodegradasi alami. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknis tenaga Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Palu, khususnya petugas TPA Kawatuna, dalam proses pembuatan dan pemanfaatan eco-enzyme. Metode kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi dan edukasi. Hasil kegiatan menunjukkan peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai konsep eco-enzyme, manfaatnya dalam pengelolaan sampah organik, dan penerapannya sebagai agen biodegradasi. Selain itu, peserta diharapkan mampu memproduksi eco-enzyme secara mandiri dengan memanfaatkan sampah organik yang tersedia di TPA, mulai dari pemilihan bahan, perbandingan komposisi, hingga proses fermentasi. Produk eco-enzyme diharapkan dapat menjadi solusi efektif dalam mengurangi volume limbah organik sekaligus mendukung program pengelolaan sampah berkelanjutan di TPA Kawatuna dan lingkungan sekitarnya.
References
Ardiansyah, Y. F., & Mirwan, M. (2024). Eco Enzim sebagai Larutan Pendukung untuk Menurunkan TSS dan COD pada Air Limbah Tahu dengan Proses Anaerob. Jurnal Serambi Engineering, 9(2), 9023–9029.
Astuti, R., & Sari, M. P. (2021). Pemanfaatan eco-enzyme dalam pengelolaan sampah organik rumah tangga. Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan, 5(2), 45–53. https://doi.org/10.32530/jplb.v5i2.103
Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu. (2023). Kebijakan pengelolaan sampah organik berkelanjutan. Palu: DLH Kota Palu.
Hidayati, F., & Nugroho, A. (2020). Eco-enzyme sebagai solusi ramah lingkungan dalam pengolahan sampah organik. Jurnal Teknologi Lingkungan, 21(1), 67–75. https://doi.org/10.29122/jtl.v21i1.3741
Lazuardi, H., & Purnomo, Y. S. (2024). Efektivitas Eco-Enzyme sebagai Biokatalisator Proses Anaerob untuk Mendegradasi Parameter TSS, Surfaktan, dan Fosfat. Journal Serambi Engineeringvol. 9, no. 3, Jul. 2024.
Panswad, T., & Wongjiratthiti, T. (2021). Eco-enzyme: Multifunctional fermented product from organic waste for environmental sustainability. Sustainability Journal, 13(17), 9853. https://doi.org/10.3390/su13179853
Rachman, R., Yanti, S. A., & Abdullah, N. O. (2025). Innovative Eco-Enzyme from Fruit and Vegetable Waste for Pollution Control . Gema Lingkungan Kesehatan, 23(1), 14–19. https://doi.org/10.36568/gelinkes.v23i1.142
Rahmawati, D., & Pratama, Y. (2022). Efektivitas eco-enzyme dalam mengurangi volume sampah dan meningkatkan kualitas lingkungan. Jurnal Sains Lingkungan, 12(3), 120–128.
Rindang. (2024, 24 Februari). Menuju TPA Kawatuna yang lebih ramah lingkungan. Diakses dari https://rindang.id/2024/02/24/menuju-tpa-kawatuna-yang-lebih-ramah-lingkungan/
Sarminingsih, A., Sumiyati, S., Syafrudin, S., Alfarisi, I., Setiawan, R., Andika, A. F., & Balqis, M. (2023). Study of the effect of adding Eco-enzyme to the process of decomposing organic waste on the quality of compost, leachate, and methane gas production. Jurnal Presipitasi: Media Komunikasi dan Pengembangan Teknik Lingkungan, 20(3), 655–668. https://doi.org/10.14710/presipitasi.v20i3.655-668
Universitas Tadulako. (2025). Identifikasi pengelolaan sampah di TPA Kawatuna (Tesis, Universitas Tadulako). Diakses dari https://repository.untad.ac.id/id/eprint/113063/
Wikaningrum, T., Hakiki, R., Astuti, M. P., Ismail, Y., & Sidjabat, F. M. (2022). The eco-enzyme application on industrial waste activated sludge degradation. Indonesian Journal of Urban and Environmental Technology, 5(2), 115–133.






