Dari Qadian ke Dunia: Sejarah Kemunculan dan Persebaran Ahmadiyah
From Qadian to The World: The History of The Emergence and Spread of The Ahmadiyya Movement
Abstract
Gerakan Ahmadiyah merupakan salah satu fenomena keagamaan paling penting dan kontroversial dalam sejarah islam modern. Didirikan oleh Mirza Ghulam Ahmad pada akhir abad ke-19 di Qadian, India, Ahmadiyah muncul dalam konteks kolonialisme, krisis otoritas keagamaan, dan kebutuhan pembaharuan pemikiran islam. Gerakan ini menawarkan penafsiran baru mengenai konsep kenabian, jihad, serta pembaruan moral-spiritual umat, yang kemudian memicu respon luas dari masyarakat muslim, mulai dari penerimaan terbatas hingga penolakan keras. Penelitian ini membahas latar historis kemunculan Ahmadiyah, tahapan perkembangannya, perpecahan internal antara Ahmadiyah Qadian dan Lahore, serta penyebarannya ke berbagai kawasan dunia islam. Dengan pendekatan historis dan sosiologis, penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif tentang bagaimana ahmadiyah tumbuh, bertahan, dan terus memainkan peran signifikan dalam diskursus keislaman global.
References
A. Fajar Kurnia, Teologi Kenabian Ahmadiyah, (Jakarta : PT. Wahana Semesta Intermedia, 2008)
A. R. Izzuddin, Gerakan Ahmadiyah dalam Lintasan Sejarah (Jakarta: RajaGrafindo Persada, 2007)
Asep Burhanudin, Jihad Tanpa Kekerasan, (Yogyakarta : PT LKiS Yogyakarta, 2005).
Azyumardi Azra, Jaringan Ulama Timur Tengah dan Kepulauan Nusantara Abad XVII dan XVIII (Jakarta: Kencana, 2004).
Fazlur Rahman, Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition (Chicago: University of Chicago Press, 1982).
H. M. Rasjidi, Koreksi terhadap Ahmadiyah Qadiani (Jakarta: Bulan Bintang, 1975).
Humphrey J. Fisher, Ahmadiyyah: A Study in Contemporary Islam on the West African Coast (London: Oxford University Press, 1963).
Iskandar Zulkarnain, Gerakan Ahmadiyah di Indonesia, (Yogyakarta : LKiS Pelangi Aksara, 2005).
Ishtiaq Ahmed, The Politics of Religion in Pakistan (Karachi: Oxford University Press, 2013).
Jemaat Ahmadiyah Indonesia, Suvenir Peringatan Seabad Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Ramadhan 1894-1994 (Parung : JAI, 1994).
John L. Esposito, Ensiklopedi Dunia Islam Modern, terj. Eva Y. N. (Bandung: Mizan, 2001).
Lamin Sanneh, Pioneers of Faith: Christianity, Islam, and Ahmadiyyah in Africa (London: Routledge, 2009), hlm. 122.
M. Amin Abdullah, Studi Agama: Normativitas atau Historisitas? (Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1996).
M. Fadlil Said an-Nadwi, Ahmadiyah sekte atau agama baru, (Tuban : Pustaka Langitan, 2006), 134.
Mirza Ghulam Ahmad, Filsafat Ajaran Islam, (Bandung : Jemaat Ahmadiyah Indonesia, 1993).
Muslih Fathoni, Faham Mahdi Syi’ah dan Ahmadiyah Dalam Presfektif, (Jakarta : PT Raja Grafindo, 2002), 53.
M. Quraish Shihab, Membumikan Al-Qur’an (Bandung: Mizan, 1992).
Nadeem Paracha, “The Ahmadiyya Movement: A Study of a Global Islamic Sect,” Dawn News, 2018.
Sinar Islam, No. 4 Tahun VI, April 1956.






