Inovasi Pengolahan Pangan Lokal Melalui Pembuatan Bubur Kacang Merah Sebagai Strategi Penurunan Angka Stunting di Desa One Waara Kecamatan Lakudo Kabupaten Buton Tengah

Innovation In Local Food Processing Through The Production Of Red Bean Porridge As A Strategy To Reduce Stunting Rates In One Waara Village, Lakudo District, Central Buton Regency

  • Andi Yaumil Bay R. Thaifur Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia Kesdam XIV Hasanuddin
  • Irwan Amar Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
  • Rininta Andriani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Jumadi Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Wa Ode Azfari Azis Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Eky Endriana Amiruddin Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Muh. Subhan Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Fitriani Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Wahyuddin Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Taswin Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Nurhidayati Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
  • Dahmar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Dayanu Ikhsanuddin
Keywords: Kacang Merah, Stunting

Abstract

Pengolahan pangan lokal di Desa One Waara masih terbilang bersifat tradisional karena dilakukan berdasarkan kebiasaan secara turun temurun. Pada umumnya pangan lokal terbanyak di desa One Waara yaitu kacang merah. Selain itu kacang merah banyak dikonsumsi masyarakat setempat sebagai makanan sehari-hari seperti sop, bubur, es kacang merah. Kejadian stunting dapat dihindari apabila mempunyai cukup pengtahuan tentang cara pemeliharaan gizi dan mengatur makanan anak. Tujuan dari Program Pengelolaan ini yaitu dapat memberikan nilai tambah bagi produk lokal yang melimpah di Desa One Waara. Metode yang digunakan meliputi diskusi, tanya jawab serta praktek pembuatan bubur kacang merah.  Hasil kegiatan pengabdian adalah kacang merah yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik dari segi penampilan, warna dan rasa sehingga mempengaruhi penampilan dari produk-produk olahan, menjadikan produk olahan pangan dan dapat menjadi salah satu alternatif yang dikaitkan dengan kesehatan, meningkatnya wawasan para kelompok pengolah makanan dan kelompok ibu-ibu.

References

Basit, A., & Said, L. R. (2025). Systematic Review : Empowerment of Pregnant Women Through " My Plate " (“ Isi Piringku ”) Education in Stunting Prevention and Nutritional Status Improvement Across the Life Cycle. May, 193–210.

Dwi, L. A., Wulandari, R. D., Amaliah, N. R., & Wisnuwardani, W. (2022). Stunting among children under two years in Indonesia : Does maternal education matter ? PLOS ONE, 17(7), 1–11. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0271509

Food and Agriculture Organization. (2019). The State of Food Security and Nutrition in the World 2019. Rome: FAO. https://www.fao.org/publications/sofi/2019/en/

Haileslassie, H. A. (2019). Household Food Processing Strategies to Improve Iron and Zinc Bioavailability in Ethiopian Dishes Based on Chickpea ( Cicer arietinum L . ) and Dry Bean ( Phaseolus vulgaris L . ). University of Saskatchewan.

Hidayati, D. A., Sari, Y. R., Pratama, M. E., & Ariyanto, K. (2025). Home Gardens , Local Knowledge , and Public Health : The Distinctive KESURGA Approach to Stunting Reduction. 4(35), 560–578. https://doi.org/10.46843/jpm.v4i3.502

Irakoze, M. L., Wafula, E. N., & Owaga, E. (2021). Review Article Potential Role of African Fermented Indigenous Vegetables in Maternal and Child Nutrition in Sub-Saharan Africa. 2021(Sdg 2).

Marlinton, S., & Sulistyaningsih. (2024). Evaluating the impact of indigenous foods on stunting prevention in rural Indonesian communities. 9(4), 837–844.

Meilasari, N. (2024). Upaya Percepatan Penurunan Stunting Melalui Pemberian Makanan Tambahan (PMT) Pangan Lokal. 7(3), 630–636.

Nyoman, N., & Yuliani, S. (2022). Kajian Program CANGKAL Dalam Percepatan Penurunan Stunting Di Kampung Keluarga Berkualitas Puruk Cahu Seberang , Kabupaten Murung Raya. 599–607.

Susianto, S., & Mamlukah, M. (2024). Community-based education using tempeh nugget modules to increase plant-based protein consumption in preventing stunting. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 12(4), 209–220.

Teshome, G. B. (2019). Effectiveness Of Nutrition Education Intervention On Pulse Use In Complementary Food For Rural Mothers And On Nutritional Status Of Children Aged 6-24 Months In Sidama Zone, Southern Ethiopia. University of Saskatchewan.

Thaifur, A. Y. B. R. (2024). Buku Ajar Penilaian Status Gizi. CV. Budi Utama

Thaifur, A. Y. B. R. (2024). Perilaku Kesehatan Masyarakat Pesisir. CV. Media Sains Indonesia.

Thaifur, A. Y. R., & Tasya, Z. (2023). Penyakit Tidak Menular dan Penyakit Menular di Wilayah Pesisir Serta Determinannya. CV. Media Sains Indonesia.

Violeta, V. E. (2024). Bubur Instan Ampas Tahu Dan Penambahan Kacang Merah Untuk Pencegahan Stunting. 7(2), 488–495.

WHO. (2020). Levels and trends in child malnutrition: Key findings of the 2020 edition. Geneva: WHO. https://www.who.int/publications/i/item/9789240003576

Published
2026-01-30
Section
Article