Gambaran Tingkat Pengetahuan Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Terhadap Edukasi Pola Makan Dan Kontrol Gula Darah Melalui Video Berbahasa Gorontalo Di Wilayah Kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango

  • Nurfadhila E. Patue Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
  • Zainuddin Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
  • Rini Wahyuni Mohamad Dosen Program Studi Ilmu Keperawatan UNG
Keywords: Diabetes Melitus Tipe 2, Edukasi Kesehatan, Kontrol Gula Darah, Pola Makan, Tingkat Pengetahuan, Video Berbahasa Lokal

Abstract

Edukasi kesehatan yang disampaikan melalui media visual berbahasa lokal dapat menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan pengetahuan pasien mengenai pengelolaan penyakit kronis seperti diabetes melitus. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pengetahuan penderita diabetes melitus terhadap edukasi pola makan dan kontrol gula darah melalui video berbahasa Gorontalo di wilayah kerja Puskesmas Kabila Kabupaten Bone Bolango. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian sebanyak 351 penderita diabetes melitus, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan jumlah sampel sebanyak 78 responden. Instrumen penelitian berupa lembar kuesioner yang terdiri dari sejumlah pertanyaan dan pernyataan terkait pengetahuan tentang pola makan dan kontrol gula darah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Kabila memiliki tingkat pengetahuan yang baik mengenai pola makan dan kontrol gula darah setelah diberikan edukasi menggunakan video berbahasa Gorontalo. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan media edukasi berbasis budaya lokal dapat mendukung peningkatan pemahaman pasien dalam pengelolaan penyakit. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi Puskesmas Kabila dalam mengembangkan strategi edukasi yang lebih tepat sasaran guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.          

References

Damayanti, R. (2021). Manajemen Diabetes Melitus melalui pengaturan pola makan. Yogyakarta: Gadjah Mada Press.
Huzaili, R. (2020). Pengaruh penggunaan bahasa daerah terhadap efektivitas penyuluhan kesehatan di masyarakat. Jurnal Pendidikan Kesehatan Masyarakat (JPKM), 6(2), 134–141.
Ikhwan, A. (2021). Patofisiologi dan komplikasi Diabetes Melitus. Surabaya: Unair Press.
Kurniawan, D. (2020). Komplikasi Diabetes Melitus dan pencegahannya. Bandung: Medika Nusantara.
International Diabetes Federation (IDF). (2021). IDF Diabetes Atlas (10th ed.). https://www.diabetesatlas.org
Ilham, R., Zainuddin, & Suardi. (2024). Effectiveness of DM Smart Ludo Educational Media on Knowledge and Blood Sugar Control in T2DM Patients in the Working Area of North Polombangkeng Health Center, Takalar Regency. Poltekita: Jurnal Ilmu Kesehatan, 18(3), 295–305.
Patandean, E. (2023). Pengaruh edukasi pola makan terhadap pengendalian kadar gula darah pada penderita Diabetes Melitus. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia, 11(3), 207–214.
Purwanto, B. (2021). Gambaran pengetahuan masyarakat tentang pengendalian gula darah di Puskesmas Solokan Jeruk. Jurnal Kesehatan Komunitas, 8(1), 51–58.
Rasyida, N. (2024). Edukasi berbasis media digital untuk meningkatkan pengetahuan penderita Diabetes Melitus. Jurnal Media Promosi Kesehatan, 9(1), 66–74.
Sari, D. (2021). Masalah kesehatan masyarakat dan penyakit tidak menular. Jakarta: EGC.
Suardi, S., Ernawati, E., Patmawati, P., Zainuddin, Z., Nurfateha, N., & Najihah, N. (2024). Efektivitas media edukasi booklet SMART DSME terhadap literasi DM pada penderita DMT2 pra ulkus di wilayah kerja Puskesmas Mangarabombang Kabupaten Takalar. Jurnal Kesehatan, 6(10), 3898–3909.
Zainuddin, Z., Ernawati, E., Yuniar, Y., Aswadi, A., & Liputo, G. P. (2024). The effectiveness of brisk walking intervention through comic book education on self-efficacy and HbA1c control in type 2 diabetes mellitus patients in rural area at Takalar Regency. Al-Sihah: Public Health Science Journal, 16(1).
Published
2025-08-26