Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kecelakaan Kerja Pada Nelayan di Wilayah Kerja Puskesmas Betoambari Kota Baubau 2025
Analysis of Factors Related to Work Accidents Among Fishermen in the Working Area of Betoambari Health Center, Baubau City, 2025
Abstract
Latar Belakang: Kecelakaan kerja ialah sebuah kejadian tidak terduga yang berpotensi menimbulkan kerusakan maupun cedera. Kejadian ini dapat terjadi akibat kelalaian baik dari pihak perusahaan maupun pekerja.
Tujuan: untuk mengetahui relasi antara umur, lama bekerja, pemahaman, perilaku, sikap, alat pelindung diri (APD) dan bising dan insiden akibat bekerja pada nelayan di wilayah kerja Puskesmas Betoambari Kota Baubau.
Metode: Studi ini ialah kuantitatif dengan survey analitik. Adapun jumlah sampel pada penelitian yaitu 57 nelayan. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuisioner, observasi dan dokumentasi.
Hasil: ada hubungan antara umur dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0,016 (< 0,05), ada hubungan lama bekerja dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0,016 (< 0,05), ada hubungan pengetahuan dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0,012 (< 0,05), ada hubungan perilaku dengan kecelakaan kerja pada nelayan p = 0.002 (< 0,05), ada hubungan sikap dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0.004 (< 0,05), ada hubungan alat pelindung diri (APD) dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0.005 (< 0,05) dan tidak ada hubungan bising suara mesin kapal dengan kecelakaan kerja pada nelayan p-value = 0.187 (> 0,05).
Kesimpulan: dapat disimpulkan ialah apabila pengetahuan nelayan baik maka sikap dan perilaku nelayan ikut baik dalam mencegah terjadinya kecelakaan kerja saat melaut.
References
Ashari, G. N. (2019). Faktor-Faktor yang berhubungan dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja proyek pembangunan the Park Mall Sawangan Di area Mezzanine PT. PP Presisi Tbk Tahun 2019. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran”. Jakarta.
Bureau of Labor Statistics (BLS). (2002). Census of Fatal Occupational Injuries (CFOI): Fatal occupational injuries in the fishing industry. U.S. Department of Labor.
Dinas Perikanan Kota Baubau. (2025). Data jumlah nelayan di Kelurahan Bone-Bone dan Kelurahan Tarafu. Kota Baubau.
Ikbal R. (2024). Analisis Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Nelayan Pelabuhan Pendaratan Pantai Bacan Kabupaten Halmahera Barat. Tesis. Program S2 Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Universitas Hasanauddin(UNHAS). Makassar.
International Labour Organization (ILO). (2007). Work in Fishing Convention, 2007 (No. 188). Geneva: International Labour Organization.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. (2021). Data jumlah nelayan Indonesia per 31 Desember 2021. Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), Kemendagri RI.
Puskesmas Betoambari Kota Baubau. (2024). Laporan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK) wilayah Bone-Bone dan Tarafu. Puskesmas Betoambari.
Ramli, S. (2010). Sistem Manajeman Keselamatan dan Kesehatan Kerja OHSAS 18001.Dian Rakyat : Jakarta






