Analisis Tingkat Kepuasan Pada Pengguna Sistem Informasi Manajemen (SIM) Dengan Metode Human Organization Technology Fit (HOT-Fit) Di Puskesmas Pilolodaa
Analysis of the Level of Satisfaction of Management Information System (MIS) Users Using the Human Organization Technology Fit (HOT-Fit) Method at the Pilolodaa Community Health Center
Abstract
Sistem Informasi Manajemen Puskesmas (SIMPUS) adalah suatu aplikasi manajemen puskesmas yang fungsi utamanya sebagai alat dalam pencatatan, pengolahan dan penyajian informasi xsemua data pasien dari awal melakukan pendaftaran hingga pelaporan. Salah satu metode yang digunakan untuk menganalisis keberhasilan suatu sistem yang dilihat dari kepuasan pengguna yaitu dengan menggunakan metode HOT-Fit, dimana metode ini terbagi menjadi 4 aspek yaitu dari aspek human, organization, technology, dan net benefit. Metode penelitian yang digunakan adalah Jenis penelitian deskriptif kuantitatif yaitu untuk mendeskripsikan sekilas hasil responden penelitian, nilai rata-rata (mean) masing-masing item pertanyaan dan total item serta digunakan untuk mengetahui pencapaian responden terhadap penyebaran jawaban responden. Pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu seluruh anggota populasi dijadikan sampel penelitian. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah sejumlah 25 orang. Proses pengolahan data dilakukan dengan bantuan perangkat lunak, khususnya program excel, dan dihitungan dengan rumus tingkat pencapaian responden (TCR). Hasil penelitian dengan menghitung TCR menunjukan bahwa aspek human memiliki total nilai TCR 72,05%, dikategorikan puas. Aspek organization memiliki nilai TCR 78,13%, dikategorikan puas. Aspek technology memiliki nilai TCR 69,15%, dikategorikan puas. Aspek net benefit memiliki nilai TCR 78,89%, dikategorikan puas. Dan metode HOT-Fit memiliki nilai TCR 74,53%, dikategorikan puas.
References
Bungin B. 2018. Penelitian Kualitatif. Jakarta: Prenata Media Group.
Handayani Sri. (2016). the Level of Patient Satisfaction With Health Services in Baturetno Health Centers. Profesi, 14(1), 42–48.
Kemenkes. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2019 Tentang Sistem Informasi Puskesmas (Vol. 45, Issue 45).
Lim, M., & Ridho, M. R. (2021). Rancang Bangun Sistem Informasi Point of Sale Dengan Framework Codeigniter Pada CV Powershop. Computer And Science Industrial Engineering (COMASIE), 4(2), 46-55.
Mohi, i., tarigan, s. F. N., & abudi, r. (2022). Pelaksanaan sistem informasi manajemen (sim) di puskesmas sipatana menggunakan metode human organization technology fit (hot-fit). Public health and surveilance review, 1(1), 34–39.
Novira, A., Priatna, R., & Pradesa, H. A. (2020). Peran Kualitas Layanan Dalam Mendorong Kepuasan Pengguna Layanan Kesehatan Puskesmas Kabupaten Sumedang. Jemap, 3(2), 287.
Presiden Republik Indonesia. (2014). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 tentang Sistem Informasi Kesehatan. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 46 Tahun 2014 Tentang Sistem Informasi Kesehatan, 1–66.
Surasdiman, S., Ilyas, G. B., & Azis, M. (2019). Analisis pengaruh kualitas pelayanan, fasilitas dan pengetahuan terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Batu-Batu Kabupaten Soppeng. YUME: Journal of Management, 2(1).
Wulandari, R. F. W. R. F., Cahyaningtyas, S. R., & Isnaini, Z. (2023). Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Dan Pengendalian Internal Persediaan Obat Pada Puskesmas Di Kota Mataram. Jurnal Riset Akuntansi Aksioma, 22(1), 14-26.