Implemetasi Teknik Pernapasan Buteyko pada Pasienasma Bronkial dengan Masalah Keperawatan Pola Napas Tidak Efektif di Wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Kota Palu Sulawesi Tengah

Implementation of Buteyko Breathing Technique of Bronchial Asthma Patient with Ineffective Breathing Patternsnursing Problem in Kamonji Public Health Center Working Area Palu City of Central Sulawesi

  • Kiki Cahyani Asril Akademi Keperawatan Justitia Palu, Indonesia
  • Rosita Akademi Keperawatan Justitia Palu, Indonesia
  • Sri Yulianti Akademi Keperawatan Justitia Palu, Indonesia
Keywords: Asma Bronkial, Buteyko, Pola Napas

Abstract

Asma bronkial merupakan hipersensitivitas jalan napas akibat inflamasi kronik yang ditandai dengan adanya mengi (wheezing), sulit bernapas, dada terasa sesak atau berat dan batuk, yang terutama terjadi pada malam hari atau menjelang pagi. Teknik pernapasan buteyko merupakan salah satu teknik yang dapat mengurangi gejala serta keparahan asma, untuk memperbaiki pola napas dengan cara menjaga keseimbangan kadar CO2 serta nilai oksigen. Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui efek teknik pernapasan buteyko dalam mengurangi sesak napas pada pasien asma bronkial dengan masalah keperawatan pola napas tidak efektif di wilayah kerja puskesmas kamonji kota Palu Sulawesi Tengah. Desain penelitian ini merupakan deskriptif dengan pendekatan observasional melewati studi kasus agar memperoleh gambaran penerapan teknik pernapasan Buteyko pada pasien asma. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi yang dilakukan di hari pertama memonitor pola napas, didapatkan hasil : RR 24x/menit spo2 98% namun belum ada perubahan pada pola napas. Implementasi hari kedua memonitor pola napas hasil : RR 22x/ menit, spo2 99%, pasien bisa menahan napas selama 3 detik. Implementasi hari ke tiga memonitor pola napas hasil : RR 20x/ menit, Spo2 99%, pasien bisa menahan napas atau control pouse dari 3 detik menjadi 7 detik. Kesimpulan pada penelitian ini setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari dan dilakukan intervensi implementasi serta evaluasi kemudian pengkajian yang didapatkan pada kasus nyata pasien yang mengalami asma bronkial dengan RR 24x/ menit spo2 98%. Didapatkan hasil pasien bisa menahan napas atau control pouse dari 3 detik menjadi 7 detik setelah diberikan teknik pernapasan buteyko selama 10-15 menit.  

References

  1. Hanifa, L. N., & Saputro, S. D. (2023). Asuhan keperawatan pada pasien asma bronkial bersihan jalan napas tidak efektif dengan intervensi Pursed Lip Breathing. 46.
  2. Muzaki, A. (2023). Teknik buteyko untuk mengatasi masalah pola napas tidak efektif pada pasien asma di IGD. https://doi.org/di akses pada tanggal 17 mei 2024 pada link : https://doi.org/10.48144/prosiding.v1i.777
  3. Natul, F. K., & Yona, S. (2021). Buteyko Breathing Technique (BBT) terhadap Perubahan Nilai Peak Expiratory Flow Rate (PEFR) dan Kualitas Hidup Penderita Asma. Jurnal Keperawatan Silampari, 5(1), 478–487. https://doi.org/10.31539/jks.v5i1.2965
  4. Nurhalisa, S. Y. P., Tresnawan, T., & Budhiana, J. (2022). Hubungan Stress Dan Kecemasan Dengan Kekambuhan. Jurnal Health Society|, 11(2), 24–36. https://doi.org/di akses pada tanggal
  5. mei 2024 pada link : //doi.org/10.30604/well.48212020
  6. Riskesdas. (2018). Kementerian kesehatan Republik Indonesia Riskendas 2018.
  7. Laporan Nasional Riskesndas 2018, 44(8), 181–222.
  8. Yuniartanti, N. (2019). Asuhan keperawatan pasien dengan asma dalam pemenuhan kebutuhan oksigenasi. Estuarine, Coastal and Shelf Science, 2020(1), 473–484.
  9. Kusuma, Erik Ayu Dewi, P. (2022). Implementasi Teknik Pernapasan Buteyko Terhadap
  10. Kontrol Asma Literature Review. Jurnal Keperawatan,
  11. (September),873–884. https://journal.stikeskendal.ac.id/index.php/Keperawatan
Published
2025-03-21

Most read articles by the same author(s)