Perbedaan Daya Terima Cookies Substitusi Tepung Labu Kuning Dan Cookies Komersial Pada Anak Picky Eater

Authors

  • Sakina Al-Khansa Imban Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Sunarto Kadir Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo
  • Ulfa Aulia Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo

Keywords:

Daya terima, Cookies, Labu kuning, Picky eater, Komersial, Anak prasekolah

Abstract

Perilaku picky eater pada anak usia prasekolah merupakan masalah yang dapat memengaruhi kecukupan asupan gizi karena anak cenderung memilih makanan tertentu. Salah satu upaya untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan mengembangkan makanan selingan yang lebih sehat dan disukai anak, seperti cookies substitusi labu kuning yang kaya serat dan provitamin. Rumusan masalah bagaimana perbedaan daya terima antara cookies substitusi tepung labu kuning dan cookies komersial pada anak picky eater. Tujuan untuk mengetahui perbedaan daya terima antara kedua jenis cookies tersebut. Penelitian ini merupakan kuantitatif dengan desain quasi eksperimental menggunakan uji hedonik/daya terima. Penelitian dilakukan pada 10 anak picky eater di TK Negeri Pembina KH. Dewantoro 1 Kota Gorontalo. Penilaian daya terima meliputi warna, aroma, rasa dan tekstur menggunakan skala hedonic 1-5. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test pada tingkat signifikan p-value = ≤ 0.05.Hasil penelitian menunjukan nilai p-value warna = 0.810, aroma = 0.017, rasa = 0.176 dan tekstur = 0.005. Daya terima keseluruhan dengan p-value = 0.007. Simpulan penelitian ini menunjukan terdapat perbedaan daya terima pada aspek aroma dan tekstur, sedangkan warna dan rasa tidak menunjukan perbedaan yang signifikan, daya terima keseluruhan menunjukan cookies substitusi tepung labu kuning lebih unggul dibandingkan cookies komersial. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi referensi dalam pengembangan makanan selingan bergizi bagi anak picky eater.

References

Anandito, R. B. K. (2020). Karakteristik Fisik, Kimia Dan Sensori Cookies Berbahan Dasar Tapung Komposit Uwi (Dioscorea Alata), Koro Pedang (Canavalia Ensiformis) dan Tepung Terigu. XII(1).
Appetite. (2015). Children’s acceptance of new foods: role of texture.
Ariyanti, F. W., Fatmawati, A., & Sari, I. P. (2023). OPEN Faktor yang Berhubungan dengan Picky Eating pada Anak Usia Prasekolah Factors Associated with Picky Eating in Preschool Children. 7(1), 8–11. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i1SP.2023.8-11
Chow, C. Y., Skouw, S., Bech, A. C., Olsen, A., Wender, L., Bredie, P., Yue, C., Skouw, S., Bech, A. C., & Olsen, A. (2024). A review on children ’ s oral texture perception and preferences in foods. Critical Reviews in Food Science and Nutrition, 64(12), 3861–3879. https://doi.org/10.1080/10408398.2022.2136619
Dahlia, M., Studi, P., Tata, P., Teknik, F., Sensoris, M., & Fisik, K. (2025). Pengaruh Substitusi Tepung Labu Kuning Cucurbita Moschata Duchesne Terhadap Mutu Sensoris Dan Kualitas Fisik dan Hagel cookies. 8, 7910–7917.
Maulidya, Z. N., Augustyn, gelora H., & Palijama, S. (2023). Karakteristik Kimia dan Organoleptik Cookies Tersubstitusi Tepung Labu Kuning. 2(2), 269–275.
Purnamasari, P., Astuti, S., & Suharyo A.S. (2022). Pengaruh Penambahan Pure Labu Kuning Cucurbita moschata Duch Terhadap Sifat Sensori dan Fisikokimia Cookies Berbahan Dasar Campuran Tepung Mocaf dan Tepung Terigu. 1(2), 187–197.
Rasyid, M. I., Maryati, S., Triandita, N., Yuliani, H., & Angraeni, L. (2020). Karakteristik Sensori Cookies Mocaf dengan Substitusi Tepung Labu Kuning. 2(1), 1–7.
Salsabila, Q. H., Margawati, A., Purwanti, R., & Syauqy, A. (2025). Perilaku Picky Eater dan Pola Konsumsi Makan Balita Usia 24-59 Bulan. 24, 150–160.
Subecca, P. F., Apriyanti, F., & Lasepa, W. (2024). Hubungan Perilaku Picky Eater Dengan Gizi Kurang Pada Anak Pra Sekolah Usia 4-6 Tahun Di Raudhatul Athfal Alma Kota Pekanbaru. 3(1), 134–140.
Sugeng, M. W., Wulandari, R. D., & Setijowati, E. D. (2021). Penyuluhan Tentang Makanan yang Dianjurkan untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Hiperaktif. 2(5), 1120–1126.
Supardi, N., Bidan, P. P., Keperawatan, F., & Megarezky, U. (2025). Hubungan antara perilaku picky eater dengan perkembangan motorik halus pada anak prasekolah. 4(6), 459–464. https://doi.org/10.56922/mchc.v4i6.1213
Yonexvivonda, R., Saputri, V., Supritianingrum, D. N., & Prayitno, A. (2022). Substitusi Tepung Labu Kuning Cucurbita Moschata Dan Tepung Daun Kelor Moringa Oleifera Dalam Pembuatan Cookies Alternatif Kudapan Pada Balita Stunting. 4(November), 102–116.

Downloads

Published

2026-07-28

Issue

Section

Article