Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Santri Ponpes Al- Anshar Bacu-Bacue Kabupaten Sidrap

Authors

  • Sudirman Herman Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam Universitas Muhammadiyah Parepare

Keywords:

Guru Pendidikan Agama Islam, Karakter Kedisiplinan, Santri, Pondok Pesantren, Pembentukan Karakte

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk peran Guru Pendidikan Agama Islam, faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya, serta hasil pembentukan karakter kedisiplinan santri. Landasan teori yang digunakan ialah teori pembentukan karakter Thomas Lickona yang mencakup moral knowing, moral feeling, dan moral action, serta teori akhlak Imam al-Ghazali yang menekankan latihan, pembiasaan, dan kesungguhan melawan kecenderungan buruk. Kedua teori tersebut digunakan untuk memahami proses perubahan pengetahuan, kesadaran, dan tindakan santri dalam menjalankan kedisiplinan. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan yang bersifat kualitatif dengan pendekatan studi kasus deskriptif dan desain kasus tunggal. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semiterstruktur, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Guru Pendidikan Agama Islam berperan sebagai pendidik dan pembimbing, teladan dan motivator, serta pengawas dan evaluator. Faktor pendukung meliputi kompetensi dan konsistensi guru, kesadaran santri, pengaruh positif teman sebaya, tata tertib dan jadwal kegiatan, kerja sama antarpendidik, serta dukungan orang tua. Faktor penghambat meliputi keterbatasan pengawasan, kepadatan kegiatan, kelelahan, kesulitan mengatur waktu, kebiasaan menunda, pengaruh negatif teman sebaya, dan perbedaan kebiasaan antara keluarga dan pesantren. Pelaksanaan peran guru menghasilkan perkembangan pada kepatuhan terhadap tata tertib, ketepatan waktu, kedisiplinan beribadah dan belajar, tanggung jawab, serta pengendalian diri santri, meskipun belum merata. Sebagian santri telah mampu melaksanakan kewajiban tanpa selalu menunggu perintah, sedangkan sebagian lainnya masih memerlukan teguran, pendampingan, pengawasan, dan pembinaan yang konsisten serta berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari di pesantren.

References

Ahmed, Sirwan Khalid. “The Pillars of Trustworthiness in Qualitative Research.” Journal of Medicine, Surgery, and Public Health. Vol. 2, 2024, artikel 100051.
Ahmad, Muhammad Ikrah, Amir Patintingan, Muhammad Nur Maallah, dan Suredah Hamid. “Implementasi Pembelajaran Pendidikan Agama Islam Berbasis Cerita untuk Meningkatkan Minat Belajar Peserta Didik di SD Negeri Kecil Liba Kabupaten Enrekang.” ANTHOR: Education and Learning Journal, Vol. 5, No. 3, 2026, h. 473–481.
Ananda, R.T., P. Patahuddin, dan Amir Patintingan. “Improving Students’ Vocabulary by Using Crossword Puzzle Games in Eighth Grade SMPN 1 Watang Pulu.” La Parole: Journal of Language Teaching and Pedagogy, Vol. 6, No. 1, 2023, h. 84–93.
Djollong, Andi Fitriani, Sumadin, Rosmiati Ramli, Makki, dan Yenni Zulfahdar. “Implementasi Metode Hybrid Learning pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam terhadap Peningkatan Akhlak Peserta Didik.” Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research, Vol. 2, No. 1, 2024, h. 20–31
Fitri, Riskal, dan Syarifuddin Ondeng. “Pesantren di Indonesia: Lembaga Pembentukan Karakter.” Al-Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam. Vol. 2, No. 1, 2022.
Gunawan, Bima Wisnu, Irhamudin, dan M. Zainal Arifin. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMAN 1 Punggur.” Berkala Ilmiah Pendidikan. Vol. 4, No. 1, 2024.
Judrah, Muh., Aso Arjum, Haeruddin, dan Mustabsyirah. “Peran Guru Pendidikan Agama Islam dalam Membangun Karakter Peserta Didik: Upaya Penguatan Moral.” Journal of Instructional and Development Researches. Vol. 4, No. 1, 2024.
Khairunnisa, Mutiara, Viona Afrila, Yusnidar Siregar, Tiara Islamiati, dan Wismanto. “Peran Teman Sebaya dalam Pembentukan Karakter Kedisiplinan Siswa Kelas II SDIT Al-Fityah Pekanbaru.” Katalis Pendidikan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Matematika. Vol. 1, No. 2, 2024.
Risqi S. S., Asrida Saniatur, dan Didit Darmawan. “Pengaruh Perhatian Orang Tua dan Budaya Sekolah terhadap Pembentukan Karakter Santri di Pondok Pesantren Nurul Ikhlas Sidoarjo.” Ambarsa: Jurnal Pendidikan Islam. Vol. 4, No. 2, 2024.
Pina, Amir Patintingan, Muhammad Nur Maallah, M. Nasri Hamang, dan Andi Fitriani Djollong. “Cultivating Religious Character in Students Through the Storytelling Method About the Morals of the Prophet Muhammad SAW at SDN 88 Loka, Enrekang Regency.” Journal of Education and Learning Sciences, Vol. 6, No. 1, 2026, h. 679–694.
Wahid, Ahmad Fiqih Mahfudhi, Achmad Yusuf, Siti Khurotin, dan M. Ibnu Athoillah. “Peran Guru PAI dalam Membentuk Karakter Kedisiplinan Siswa melalui Kegiatan Keagamaan (Jamaah Sholat Dhuha) di SMA Ma’arif Pandaan.” Jurnal Pendidikan Indonesia. Vol. 5, No. 7, 2024.
Yuliana, Ani. “Peran Pembelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Meningkatkan Kedisiplinan Siswa di SMA Negeri 17 Tanjung Jabung Barat.” QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora. Vol. 3, No. 3, 2025.
Zahro, Fatimah Az, Syifa Nurul Fadilah, Kulsum, dan Dida Wardatus Salsabila. “Pembinaan Disiplin Santri Program Tafaqquh Pondok Pesantren Al-Bahjah Cilimus.” Ascent: Al-Bahjah Journal of Islamic Education Management. Vol. 1, No. 1, 2023.

Published

2026-11-05