Efektivitas Bioadsorben Serbuk Kulit Jagung terhadap Penurunan BOD dan COD Air Limbah Industri Laundry sebagai Upaya Pendukung Kebijakan Kesehatan Lingkungan

Effectiveness of Corn Husk Powder Bioadsorbent on Reducing BOD and COD of Laundry Industry Wastewater as a Support for Environmental Health Policy

  • Tri Septian Maksum Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia
  • Ayudhita Cahyani Daud Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas Negeri Gorontalo, Indonesia
Keywords: Air limbah laundry, BOD, COD, Serbuk Kulit jagung, Bioadsorben

Abstract

Air limbah industri laundry mengandung bahan organik tinggi yang tergambar dari parameter BOD dan COD, sehingga pembuangannya tanpa pengolahan berisiko mencemari lingkungan dan bertentangan dengan upaya kebijakan kesehatan lingkungan. Penelitian ini bertujuan menguji efektivitas serbuk kulit jagung sebagai bioadsorben untuk menurunkan kadar BOD dan COD air limbah laundry. Jenis penelitian adalah eksperimen murni (true experiment) dengan rancangan pretest-posttest design menggunakan variasi dosis 9 gram, 11 gram, dan 13 gram serbuk kulit jagung teraktivasi dengan tiga kali pengulangan (replikasi). Sampel berupa air limbah laundry sebanyak 5 L yang diambil dengan teknik grab sample. Setiap perlakuan diberikan pada 1000 mL limbah dan diaduk pada kecepatan 100 rpm selama 30 menit. Data dianalisis menggunakan uji One-Way Anova dan Kruskal Wallis dengan tingkat kesalahan (α) 5%. Kadar awal BOD dan COD berturut-turut adalah 125 mg/L dan 614 mg/L. Dosis yang paling efektif menurunkan BOD dan COD adalah 13 gram dengan efektivitas berturut-turut 6,64% dan 37,35%. Ada perbedaan penurunan kadar BOD (p-value=0,001) dan COD (p-value=0,031) antar dosis. Meskipun terjadi penurunan, hasil belum memenuhi baku mutu Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No. 5 Tahun 2014. Disarankan penambahan variasi dosis dan waktu kontak serta penguatan pengawasan limbah laundry sebagai bagian dari kebijakan kesehatan lingkungan.

References

Andika, B., Wahyuningsih, P., & Fajri, R. (2020). Penentuan Nilai Bod Dan Cod Sebagai Parameter Pencemaran Air Dan Baku Mutu Air Limbah Di Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. QUIMICA: Jurnal Kimia Sains Dan Terapan, 2(1), 14–22. https://ejurnalunsam.id/index.php/JQ/article/view/2617
Cahyani, R. R., Krissilvio, E. J., Pasaribu, M. H., & Toepak, E. P. (2024). Potensi Arang Aktif Apu-Apu (Salvinia molesta) sebagai Bioadsorben Terhadap Zat Warna Metil Jingga. Bohr: Jurnal Cendekia Kimia, 2(02). https://e-journal.upr.ac.id/index.php/bohr/article/view/12616
Evert, J., Liku, A., Mulya, W., Sipahutar, M. K., Iin, ;, & Sari, P. (2022). Mengidentifikasi Sumber Pencemaran Air Limbah Di Tempat Kerja. EUNOIA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 14–19. https://jurnal.d4k3.uniba-bpn.ac.id/index.php/EUNOIA/article/view/169
Almuzhid, F. F., Faizin, M., & Wahyuningtyas, F. (2023). Inovasi Pengolahan Limbah Kulit Jagung dalam Menghasilkan Produk Kerajinan Tangan Berkualitas di Desa Kalisat. Inovasi Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2), 179–186. https://doi.org/10.54082/IJPM.144
Hasan, L. A. (2022). Uji Efektivitas Poly Aluminium Chloride (PAC) Terhadap Penurunan pH, BOD, Dan Kekeruhan (Turbidity) Pada Air Limbah Industri Tahu Menggunakan Metode Koagulasi Dan Sedimentasi. Universitas Negeri Gorontalo.
Ibrahim, A. (2023). Fakta Gorontalo Penghasil Komoditas Jagung, tapi Penduduk Jarang Memakannya. https://www.liputan6.com/regional/read/5375102/fakta-gorontalo-penghasil-komoditas-jagung-tapi-penduduk-jarang-memakannya
Nulloh, M. I., Supriatna, A. M., & Amalia, V. (2023). Sintesis Karbon Aktif Dari Limbah Kulit Jagung (Zea Mays L) Sebagai Adsorben Limbah Cair Industri Laundry. Gunung Djati Conference Series, 34, 60–68. https://conferences.uinsgd.ac.id/index.php/gdcs/article/view/1939
Kristilya, S., Nugroho, S., & Rizal, J. (2019). Uji Lanjut ANAVA dalam Rancangan Acak Lengkap | PDF. https://www.scribd.com/document/451383782/0707-Kajian-Uji-Lanjut-Anava-Rancangan-Acak-Lengkap-1-pdf
Larasati, R. I., Haryani, S., & Susatyo, E. B. (2018). Serbuk Kulit Jagung untuk Menurunkan Kadar COD dan BOD Air Sumur Gali. Indonesian Journal of Chemical Science, 7(1), 5–10. https://doi.org/10.15294/IJCS.V7I1.16928
Mifbakhuddin, M., Ardiani, F., & Astuti, R. (2021). Pengaruh Berat Karbon Aktif Kulit Jagung terhadap Penurunan COD (Chemical Oxygen Demand) Limbah Cair Industri Batik. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(4), 227–232. https://doi.org/10.26714/JKMI.16.4.2021.227-232
Pratiwi, I., & Setiorini, I. A. (2023). Penurunan Nilai pH, COD, TDS, TSS Pada Air Sungai Menggunakan Limbah Kulit Jagung Melalui Adsorben. Jurnal Redoks, 8(1), 55–62. https://doi.org/10.31851/REDOKS.V8I1.10830
Pungus, M., Palilingan, S. C., & Tumimomor, F. (2019). Penurunan kadar BOD dan COD dalam limbah cair laundry menggunakan kombinasi adsorben alam sebagai media filtrasi. Fullerene Journal of Chemistry, 4(2), 54–60. https://indochembull.com/index.php/fulerene/article/view/58
Sahania, R. R., Utubira, Y., & Manuhutu, J. B. (2024). Efisiensi Dan Kapasitas Adsorpsi Karbon Aktif Dari Kulit Jagung Untuk Menurunkan Kadar Logam Fe. Molluca Journal of Chemistry Education (MJoCE), 14(1), 60–69. https://doi.org/10.30598/MJOCEVOL14ISS1PP60-69
Mayulu, I. S., Kadir, L., & Maksum, T. S. (2025). Uji Efektivitas Bioadsorben Serbuk Kulit Jagung Terhadap Penurunan Kadar TSS Air Limbah Laundry: Jurnal Kolaboratif Sains, 8(5), 2228–2233. https://doi.org/10.56338/JKS.V8I5.7468
Sucofindo. (2022). Fitoremediasi: Solusi Ekologis untuk Reklamasi Tambang. https://www.sucofindo.co.id/artikel-1/fitoremediasi-solusi-ekologis-untuk-reklamasi-tambang/
Tampubolon, P. A., Febrina, L., & Mulyawati, I. (2020). Penurunan Kadar BOD, COD Dan TSS Pada Air Limbah Domestik Dengan Sistem Constructed Wetland Menggunakan Tanaman Kayu Apu (Pistia stratiotes L.). Sustainable Environmental and Optimizing Industry Journal, 2(1), 56–67. https://doi.org/10.36441/SEOI.V2I1.469
Universitas Esa Unggul. (2017). Modul 12 Uji Kruskal Wallis. https://www.scribd.com/document/646963818/Modul12-MIK411-Uji-Kruskal-Wallis
Published
2026-08-26