Hubungan Pengetahuan Perawat Dengan Kepatuhan Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Rsud Makassar
The Relationship Between Nurses' Knowledge and Compliance with Personal Protective Equipment Use at Makassar Regional Hospital
Abstract
Penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) merupakan bagian integral dari Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan rumah sakit, di mana perawat menghadapi risiko tinggi paparan agen biologis seperti darah, cairan tubuh, dan patogen infeksius (Hepatitis B, HIV, TB). Penelitian ini menganalisis hubungan antara pengetahuan perawat terhadap kepatuhan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) di lingkungan RSUD Makassar. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 183 perawat, data dianalisis melalui uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik serta tingkat kepatuhan penggunaan APD yang tinggi. Uji statistik menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan perawat dengan kepatuhan penggunaan APD (p-value = 0,000), yang berarti semakin baik tingkat pengetahuan perawat, maka semakin tinggi pula kepatuhan dalam penggunaan APD. Temuan ini menegaskan bahwa faktor kognitif memiliki peran penting dalam membentuk perilaku keselamatan kerja di lingkungan rumah sakit, meskipun perawat bekerja dalam kondisi dengan risiko infeksi dan kecelakaan kerja yang tinggi. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan program edukasi dan pelatihan K3 secara berkelanjutan, disertai pengawasan dan penyediaan fasilitas APD yang memadai untuk mempertahankan serta meningkatkan kepatuhan perawat. Dengan demikian, diharapkan upaya pencegahan infeksi dan kecelakaan kerja di RSUD Makassar dapat berjalan lebih optimal dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
References
[2] V. L. Y. Wuri and A. Ramu, “Hubungan pengetahuan dan sikap tenaga kesehatan terhadap penggunaan alat pelindung diri di rumah sakit,” Skripsi, STIKES Stella Maris, Makassar, 2016.
[3] N. A. Latarissa, N. H. B., and A. M. Sulolipu, “Di Rumah Sakit Umum Daerah Masohi Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan,” Jurnal, vol. 3, no. 3, pp. 2362–2373, 2022.
[4] S. N. Istigfari and L. Dwiantoro, “Kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada petugas kesehatan di rumah sakit melalui pengembangan metode human factor design: Kajian literatur,” Journal of Holistic Nursing and Health Science, vol. 5, no. 1, pp. 111–124, 2022. [Online]. Available: https://ejournal2.undip.ac.id/index.php/hnhs/article/view/14908
[5] A. M. Anggraeni, “Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku penggunaan alat pelindung diri (APD) oleh perawat IGD Rumah Sakit Islam Surabaya Jemursari tahun 2023,” Skripsi, STIKES Yayasan RS Dr. Soetomo, Surabaya, 2023.
[6] Giyanto, “Hubungan pengetahuan perawat bedah tentang universal precautions dengan kepatuhan dalam menggunakan alat pelindung diri di Instalasi Bedah Sentral RS Ortopedi Prof. Dr. R. Soeharso Surakarta,” Skripsi, Universitas Kusuma Husada, Surakarta, 2024.
[7] Y. N. Tubuon, J. Posangi, and D. V. Rombot, “Analisis Health Belief Model terhadap kepatuhan penggunaan alat pelindung diri pada tenaga kesehatan di Puskesmas Gogagoman, Kotamobagu,” Jurnal Kesehatan Tambusai, vol. 4, no. 3, 2023.
[8] S. Notoatmodjo, Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta, 2007.
[9] D. Zulveritha, Y. Peristiwati, and N. A. Anggreani, “Pengaruh pengetahuan, motivasi, supervisi dengan kinerja perawat terhadap pencegahan infeksi nosokomial di ruang rawat gawat darurat RSUD Tarutung,” Jurnal Ners, vol. 9, no. 3, pp. 3793–3807, 2025.
[10] W. Wahyuni, RSUD Sultan Imanuddin Pangkalan Bun. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan, 2020.
[11] I. Ajzen, “The theory of planned behavior,” Organizational Behavior and Human Decision Processes, vol. 50, no. 2, pp. 179–211, 1991. https://doi.org/10.1016/0749-5978(91)90020-T
[12] I. Sari, “Analisis hubungan pengetahuan dan sikap dengan kepatuhan perawat dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) di ruang rawat inap RSUD Haji Makassar,” Skripsi, Institut Ilmu Kesehatan Pelamonia, Makassar, 2024.
[13] A. M. F. Panggeleng, R. Maharja, and B. Hermawan, “Determinan kepatuhan perawat terhadap penggunaan alat pelindung diri di unit rawat inap RSUD Majene,” IDENTIFIKASI, vol. 11, no. 3, pp. 473–482, 2025. https://doi.org/10.36277/identifikasi.v11i3.627
[14] World Health Organization, Advocacy, communication and social mobilization for TB control: A guide to developing knowledge, attitude and practice surveys. Geneva: WHO Press, 2008.
[15] E. S. Geller, The psychology of safety handbook. Boca Raton, FL: CRC Press, 2001.



