Analisis Peran Permainan Tradisional Congklak dalam Mengembangkan Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar

Analysis of the Role of the Traditional Congklak Game in Developing the Social Skills of Elementary School Students

  • Silvia Maharani universitas pendidikan indonesia
  • Syifa Faza Salsabila PGSD, Kampus UPI di Purwakarta, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Lisna Maulia PGSD, Kampus UPI di Purwakarta, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Verga Delasiana PGSD, Kampus UPI di Purwakarta, Universitas Pendidikan Indonesia
  • Indah Nurmahani PGSD, Kampus UPI di Purwakarta, Universitas Pendidikan Indonesia
Keywords: Permainan Tradisional Congklak Keterampilan Sosial Siswa Sekolah Dasar Pembelajaran

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran permainan tradisional congklak dalam mengembangkan keterampilan sosial siswa sekolah dasar. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh menurunnya keterampilan sosial siswa akibat meningkatnya penggunaan teknologi digital dan berkurangnya interaksi langsung antarsiswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) terhadap sepuluh artikel ilmiah yang relevan pada rentang tahun 2020–2026. Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan congklak memiliki peran positif dalam meningkatkan keterampilan sosial siswa, terutama pada aspek kerja sama, komunikasi, empati, dan interaksi sosial. Namun, beberapa aspek seperti tanggung jawab dan keterbukaan sosial masih belum berkembang secara optimal. Penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional congklak dapat digunakan sebagai alternatif media pembelajaran yang interaktif dan efektif dalam mendukung perkembangan keterampilan sosial siswa sekolah dasar.

This study aims to analyze the role of the traditional game of congklak in developing the social skills of elementary school students. This research is motivated by the decline in students' social skills due to the increasing use of digital technology and reduced direct interaction between students. The study used a qualitative approach with the Systematic Literature Review (SLR) method of ten relevant scientific articles from the period 2020–2026. Data were collected through documentation studies and analyzed using content analysis techniques. The results show that the game of congklak has a positive role in improving students' social skills, especially in the aspects of cooperation, communication, empathy, and social interaction. However, some aspects such as responsibility and social openness are still not optimally developed. This study shows that the traditional game of congklak can be used as an alternative interactive and effective learning media to support the development of elementary school students' social skills.

References

Aditama, V., Khotimah, R., & Ningsih, S. (2025). Pengaruh Media Pembelajaran Berbasis Permainan Terhadap Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar. Zaheen: Jurnal Pendidikan, Agama dan Budaya, 1(2), 73-84.
Adnan, G., & Latief, M. A. (2020). Metode penelitian pendidikan penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian tindakan kelas. Erhaka Utama.
Afriansyah, A., Arif, D. B., & Putra, A. N. (2024). Kolaborasi budaya dan pembelajaran: Inovasi COLAKTRA (Congklak Nusantara) sebagai media pembelajaran PKN berbasis permainan tradisional. Jurnal El-Hamra, 9(3), 95–101.
Agustina, S. R., Sabrina, S., Aiman, U., Adiansha, A. A., & Nurgufriani, A. (2025). Penerapan metode bermain sambil belajar untuk meningkatkan kemampuan sosial siswa SD. DIKSI: Jurnal Kajian Pendidikan dan Sosial, 6(1), 31-37.
Ansya, Y. A. U., Salsabilla, T., & Mailani, E. (2025). Peran Permainan Congklak untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Riset Pembelajaran Matematika Sekolah, 9(1), 1-9.
Atrill, P., Mclaney, E., & Harvey, D. (2015). Accounting: an introduction. Accounting: an introduction (Sixth Edit). Melbourne: Pearson. https://doi.org/10.1002/9781118267745.ch6
Aulia, D., & Sudaryanti, S. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574.
Baehaki, M., Sukarto, P., & Musafir. (2025). Implementation of traditional congklak game-based learning to improve numeracy. Jurnal Ilmiah Mandala Education, 11(4).
Baharudin, D. (2025). Pengembangan Congklak Modips Sebagai Media Model Pembelajaran IPS untuk Melatih 4C Skills Peserta Didik. Jurnal Dialektika Pendidikan IPS, 5(2), 117-128.
Bandura, A. (1977). Social learning theory. Prentice Hall.
Cachon, G. P., & Terwiesch, C. (2013). Matching Supply with Demand: An Introduction to Operations Management. Book (Third Edit). New York: McGraw-Hill/Irwin. https://doi.org/10.2307/1271510
Coppola, D. P. (2011). Introduction to International Disaster Management. Introduction to International Disaster Management (Third Edit). Oxford: Butterworth-Heinemann. https://doi.org/10.1016/C2009-0-64027-7
Dalia, A., Muslihin, H. Y., & Nur, L. (2025). Analisis kebutuhan desain pembelajaran mendalam (deep learning) matematika berbasis permainan congklak di sekolah dasar. Jurnal Penelitian Pendidikan, 25(2), 202-210.
Darmayanti, R., & Farida, F. (2025). Permainan Tradisional Dakon untuk Meningkatkan Kemampuan Berhitung Dasar dan Keterampilan Sosial Siswa Kelas 2 SD (SDGs 4 & SDGs 3). Jurnal Penelitian Tindakan Kelas, 3(1), 07-16.
Dini, J. P. A. U. (2023). Peran permainan tradisional dalam meningkatkan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4565–4574.
Febriani, R., Sari, D. P., & Lestari, N. (2025). Pengaruh penggunaan teknologi digital terhadap perkembangan sosial anak sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 9(1), 45–56.
Gresham, F. M., & Elliott, S. N. (1990). Social skills rating system. American Guidance Service.
Ira, A., Putri, M. K., & Nugroho, S. (2024). Pengembangan keterampilan sosial siswa sekolah dasar melalui pembelajaran kolaboratif. Jurnal Pendidikan Anak, 8(2), 123–134.
Ira, I., Hendriana, E. C., & Mertika, M. (2024). Analisis Keterampilan Sosial Siswa Melalui Permainan Congklak Pada Pembelajaran IPS Sekolah Dasar. Pedagogik Journal of Islamic Elementary School, 30-39.
Jiwandono, I. S. (2020). Permainan tradisional sebagai upaya meningkatkan karakter disiplin dan jujur mahasiswa pendidikan guru sekolah dasar. INVENTA: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 4(1), 11-19.
Ki Hajar Dewantara. (2013). Pemikiran, konsepsi, keteladanan, sikap merdeka. UST Press.
Lee, J. Y., Kozlenkova, I. V., & Palmatier, R. W. (2014). Structural marketing: using organizational structure to achieve marketing objectives. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 73–99. https://doi.org/10.1007/s11747-014-0402-9
Moorman, C., & Day, G. S. (2016). Organizing for Marketing Excellence. Journal of Marketing, 80(6), 6–35. https://doi.org/10.1509/jm.15.0423
Nisak, A., Afandi, M., & Jupriyanto, J. (2025). ANALISIS KETERAMPILAN SOSIAL TERHADAP KEAKTIFAN SISWA MELALUI MEDIA KONKRET MAINAN TRADISIONAL PADA MATA PELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA KELAS III SEKOLAH DASAR. Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS), 5(3), 2532-2540.
Nurhayati, S., Pratama, M. M., & Wahyuni, I. W. (2020). Perkembangan interaksi sosial dalam meningkatkan kemampuan sosial emosional melalui permainan congklak pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Buah Hati, 7(2), 125-137.
Nuryanti, N., Handoyo, E., Hermanto, F., Tanggur, F. S., & Wisnuwardana, I. G. W. (2025). Permainan Tradisional Sebagai Ruang Belajar Sosial: Refleksi Siswa Terhadap Pembentukan Karakter Melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Di Sekolah Dasar. JUPEIS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 4(3), 379-393.
Pauziah, S. H., Mutaqin, E. J., & Muslihah, N. N. (2022). PENGARUH PERMAINAN TRADISIONAL CONGKLAK TERHADAP KETERAMPILAN MEMBILANG DI KELAS 1 SEKOLAH DASAR. CaXra: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, 2(2), 124-133.
Rahmi, E., Yumami, E., & Hidayasari, N. (2023). Analisis metode pengembangan sistem informasi berbasis website: Systematic literature review. Remik: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer, 7(1), 821–834.
Santi, S., & Bachtiar, M. Y. (2020). Peningkatan kemampuan berhitung anak melalui permainan tradisional congklak di taman kanak-kanak Yustikarini Kabupaten Bantaeng. Tematik, 6(1), 21-26.
Saputri, A., Alwani, P., & Apriani, P. (2024). Implementasi Penguatan Profil Pancasila Tema Kearifan Lokal dengan Kontekstualisasi Permainan Tradisional Congklak. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(3), 6461-6475.
Sudaryanti, S., Prayitno, P., Arifiyanti, N., & Maharani, O. (2024). Pengembangan kemampuan motorik dan sosial emosional anak usia dini menggunakan permainan tradisional. Jurnal Pendidikan Anak, 13(1), 114-125.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO Publishing.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Walker, S. P. (2015). Accounting and Preserving the American Way of Life. Contemporary Accounting Research, 32(4), 1676–1713. https://doi.org/10.1111/1911-3846.12128
Published
2026-06-24
Section
Article