Hubungan antara Tingkat Kecukupan Zat Gizi Makro dan Sedentary Activity dengan Kejadian Premenstrual Syndrome (PMS) pada Mahasiswi Universitas Negeri Surabaya

  • Farah Nabilah Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur – Indonesia
  • Choirul Anna Nur Afifah Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Surabaya, Jawa Timur – Indonesia
Keywords: Tingkat Kecukupan Zat Gizi Makro, Sedentary Activity, Premenstrual Syndrome, Adequacy of Macro Nutrients, Sedentary Activity, Premenstrual Syndrome

Abstract

ABSTRAK

Premenstrual Syndrome (PMS) merupakan kumpulan gejala fisik dan emosional yang terjadi dalam siklus menstruasi karena ketidakseimbangan hormon dan dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Asupan gizi dan aktivitas fisik dapat mempengaruhi ketidakseimbangan hormon. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan zat gizi makro dan sedentary activity dengan kejadian PMS pada mahasiswi Universitas Negeri Surabaya. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel 270 mahasiswi yang dipilih menggunakan metode proportionate stratified random sampling. Data asupan zat gizi makro diperoleh dari Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire, aktivitas sedentari diukur menggunakan Sedentary Behavior Questionnaire, kejadian PMS menggunakan kuesioner Short Premenstrual Assesment Form. Data dianalisis menggunakan uji statistik Spearman’s Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kecukupan karbohidrat (p-value=0,000), protein (p-value=0,008), dan lemak (p-value=0,000), serta sedentary activity (p-value=0,000) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian PMS. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu tingkat kecukupan zat gizi makro dan sedentary activity berhubungan dalam kejadian PMS, sehingga mahasiswi dianjurkan untuk mengonsumsi zat gizi makro sesuai kecukupan dan rutin melakukan aktivitas fisik untuk mencegah PMS.

ABSTRACT

Premenstrual Syndrome (PMS) is a collection of physical and emotional symptoms that occur during the menstrual cycle due to hormonal imbalances and can interfere with daily activities. Nutritional intake and physical activity can affect hormonal imbalances. This study aims to determine the relationship between the adequacy of macro nutrients and sedentary activity with the incidence of PMS in female students at Surabaya State University. This study used a cross-sectional design with a sample of 270 female students selected using proportionate stratified random sampling. Data on macro nutrient intake were obtained from the Semi Quantitative Food Frequency Questionnaire, sedentary activity was measured using the Sedentary Behavior Questionnaire, and the incidence of PMS was measured using the Short Premenstrual Assessment Form questionnaire. The data were analyzed using Spearman's Rank statistical test. The results showed that adequate levels of carbohydrates (p-value=0.000), protein (p-value=0.008), and fat (p-value=0.000), as well as sedentary activity (p-value=0.000) were significantly associated with PMS. The conclusion of this study is that the adequacy level of macro nutrients and sedentary activity are related to the occurrence of PMS, so female students are advised to consume macro nutrients adequately and routinely engage in physical activity to prevent PMS.

 

References

Afifah, H. N., Sariati, Y., & Wilujeng, C. S. (2020). The Relationship of Dietary Pattern and Carbohydrate Intake to Insidence of Premenstrual Syndrome (PMS) in Students of Midwifery Bachelor Program University of Brawijaya with Normal Body Mass Index (BMI). Journal of Issues in Midwifery, 4(1), 20–28. https://doi.org/10.21776/ub.JOIM.2020.004.01.3
Alfionita, N., Sulistyorini, L., Septiyono E. A. (2023). Hubungan Sedentary Lifestyle dengan Status Gizi Remaja pada Masa Pandemi Covid-19 di SMPN 14. Journal Pustaka Kesehatan 11(2). 92-101
Anggrajani, F., & Muhdi, N. (2019). Korelasi Faktor Risiko dengan Derajat Keparahan PMS pada Dokter Perempuan.
Arifin, O. C., Trisiswati, M., & Marhamah, S. (2022). Hubungan Premenstrual Syndrome terhadap Perubahan Regulasi Emosi Mahasiswi Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2020 dan Tinjauannya Menurut Pandangan Islam. Junior Medical Jurnal, 1(4).
Cahyani, T. D., Puspitasari, D. I., & Sabini, D. (2024). Hubungan Asupan Zat Gizi Makro dan Frekuensi Makan dengan Status Gizi pada Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 8(2), 250–257.
Cholidah, R., Widiastuti, I. A. E., Nurbaiti, L., & Priyambodo, S. (2020). Gambaran pola makan, kecukupan gizi, dan status gizi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat. Intisari Sains Medis, 11(2), 416–420. https://doi.org/10.15562/ism.v11i2.589
Clarita, H. A., Wulandari, F., Mahmudiono, T., & Stefania, W. S. (2022). Aktivitas Fisik untuk Mencegah Premenstrual Syndrome. 6(3), 315–325. https://doi.org/10.20473/amnt.v6i3.2022.315
Daniartama, B., Murbawani, E. A., Wijayanti, H. S., Syauqy, A. (2021). Obesitas Berhubungan Dengan Pre Menstrual Syndrome (PMS) Pada Mahasiswi. Journal of Nutrition College, 10(3), 207–217. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jnc/
Destira, F., & Mariani, M. (2021). Hubungan Perilaku Sedentari terhadap Nilai Tekanan Darah pada Mahasiswa. Sriwijaya Journal Of Medicine, 4(1), 46–54. https://doi.org/10.32539/sjm.v4i1.205
Djong, M. B. D. J., Lidia, K., Hutasoit, R. M., & Lada, C. O. (2022). Hubungan Asupan Makronutrien Dengan Siklus Menstruasi Pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang. Cendana Medical Journal, 24(2), 315-327.
Estiani, K., & Djokosujono, K. (2020). Hubungan Asupan Gizi dengan Kejadian PMS. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9(02). https://doi.org/10.33221/jikm.v9i02.523
Fatul, S. (2017). Hubungan PMS dengan Tingkat Aktivitas Fisik Pada Mahasiswi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga, 6(2), 234-244.
Fradista, A. D. (2023). Hubungan Tingkat Konsumsi Zat Gizi dan Tingkat Stres Psikologis dengan Kejadian PMS Pada Mahasiswi Indekos Usia 18–22 Tahun di Fakultas Farmasi Universitas Airlangga. Media Gizi Kesmas, 12(1). https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.94-103
Hardinsyah, & Supariasa, I. D. N. (2017). Ilmu Gizi Teori & Aplikasi. Jakarta: EGC.
Hasba, A. D. P. (2024). Pengaruh Konsumsi Kacang Mete (Anarcadium occidentale) terhadap Kadar Serotonin Saliva pada Remaja yang Mengalami Premenstrual Syndrome. (Tesis, Universitas Hasanuddin).
Hashim, M. S., Obaideen, A. A., Jahrami, H. A., Radwan, H., Hamad, H. J., Owais, A. A., Alardah, L. G., Qiblawi, S., Al-Yateem, N., & Faris, M. A. I. E. (2019). PMS is associated with dietary and activity behaviors among university students: A cross-sectional study from sharjah, UAE. Nutrients, 11(8). https://doi.org/10.3390/nu11081939
Hidayah, N., & Fatmawati, R. (2020). Buku Ajar Manajemen Nyeri Haid pada Remaja. Surakarta: Yuma Pustaka.
Houghton, S. C., Manson, J. E., Whitcomb, B. W., Hankinson, S. E., Troy, L. M., Bigelow, C., & Bertone-Johnson, E. R. (2019). Protein Intake and the Risk of Premenstrual Syndrome. Public Health Nutrition, 22(10), 1762–1769. https://doi.org/10.1017/S1368980018004019
Ilmi, A. F., & Utari, D. M. (2018). Faktor Dominan PMS Pada Mahasiswi (Studi Pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Masyarakat Dan Departemen Arsitektur Fakultas Teknik, Universitas Indonesia). Media Gizi Mikro Indonesia, 10(1). https://doi.org/10.22435/mgmi.v10i1.1062
Jauziyah, S. S. Al, Nuryanto, Tsani, A. F. A., & Purwanti, R. (2021). Pengetahuan Gizi Dan Cara Mendapatkan Makanan Berhubungan Dengan Kebiasaan Makan Mahasiswa Universitas Diponegoro. Journal of Nutrtion College, 10(1), 72–81.
Kamilah, Z. D., Utomo, B., & Winardi, B. (2021). pengaruh aktivitas fisik dan usia menarche dengan kejadian PMS pada remaja putri. Indonesian Midwifery and Health Sciences Journal, 3(2), 160–166. https://doi.org/10.20473/imhsj.v3i2.2019.160-166
Moradifili, B., Ghiasvand, R., Pourmasoumi, M., Feizi, A., Shahdadian, F., & Shahshahan, Z. (2020). Dietary patterns are associated with premenstrual syndrome: Evidence from a case-control study. Public Health Nutrition, 23(5), 833–842. https://doi.org/10.1017/S1368980019002192
Morino, S., Hirata, H., Matsumoto, D., Yokota, I., & Aoyama, T. (2022). Patterns of premenstrual syndrome in collegiate women: A cross-sectional study. Medicine Journal, 101(35). https://doi.org/10.1097/MD.0000000000030186
Nurbaiti, A., & Noerfitri, N. (2023). Hubungan Antara Pola Makan Dan Aktivitas Fisik Dengan Kejadian PMS Pada Remaja Di Sekolah Menengah Atas Negeri Kabupaten Bekasi. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 18(1). https://doi.org/10.36086/jpp.v18i1.1549
Paraswati, A. A., Sufyan, D. L., Puspitasari, I. D., & Simanungkalit, S. F. (2022). Status Gizi Dan Asupan Lemak Dengan Gejala PMS Pada Remaja SMK Tunas Grafika Informatika. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 6(1), 38–46. https://doi.org/10.22487/ghidza.v6i1.242
Pridynabilah, A. (2022). Hubungan Premenstrual Syndrome (PMS) Dengan Perilaku Makan Dan Asupan Energi Mahasiswi Gizi Universitas Airlangga. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako), 8(2), 59-67.
Rahmadianta, S. H. I., & Adiningsih, S. (2020). Hubungan Tingkat Kecukupan Karbohidrat Dan Persen Lemak Tubuh Dengan Sindroma Pramenstruasi (PMS) Pada Remaja Putri. Amerta Nutrition, 4(1). https://doi.org/10.20473/amnt.v4i1.2020.23-29
Ruqaiyah, R., Irwan, H., Alamsyah, A., Harun, A., Jannata, R. W., & Amir, F. (2023). Pengaruh Serotonin terhadap Perubahan Mood pada remaja Wanita Premenstrual Syndrome. Jurnal Media Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, 33(3), 68-77.
Shi, Y., Shi, M., Liu, C., Sui, L., Zhao, Y., & Fan, X. (2023). Associations with physical activity, sedentary behavior, and premenstrual syndrome among Chinese female college students. BMC Women’s Health, 23(1). https://doi.org/10.1186/s12905-023-02262-x
Siminiuc, R., & ?urcanu, D. (2023). Impact of nutritional diet therapy on premenstrual syndrome. Frontiers in Nutrition. https://doi.org/10.3389/fnut.2023.1079417
Suardi, D. (2022). Hubungan Aktivitas Fisik Dan Stress Dengan Kejadian Tipe PMS (Pms) Pada Remaja Putri Di Smp Tonjong Tahun 2021. Jurnal Kebidanan, 11(2). https://doi.org/10.35890/jkdh.v11i2.201
Susilo, H. M. (2021). Hubungan Antara Asupan Zat Gizi Dengan PMS Pada Mahasiswa Akademi Kebidanan Muhammadiyah Madiun. Indonesian Journal for Health Sciences, 5(1). https://doi.org/10.24269/ijhs.v5i1.3659
Tarsikah, & Dwianita, H. (2021). Kadar Kolesterol Meningkatkan Derajat Pre Menstrual Syndrome Pada Remaja. Mimbar Ilmiah Kesehatan Ibu dan Anak (Maternal and Neonatal Health Journal), 3(2), 53-59.
Thaharah, F., & Afridah, W. (2023). Aktivitas Fisik dengan Kejadian Premenstrual Syndrome pada Mahasiswi Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya. Jurnal Ilmu Kesehatan, 7(1), 194-198. https://doi.org/10.33757/jik.v7i1.502.g618
Thakur, H., Pareek, P., Sayyad, M. G., & Otiv, S. (2022). Association of PMS with Adiposity and Nutrient Intake Among Young Indian Women. International Journal of Women’s Health, 14, 665–675. https://doi.org/10.2147/IJWH.S359458
Utami, A. M., Kurniati, A. M., Ayu, D. R., Husin, S., & Liberty, I. A. (2021). Perilaku Makan Mahasiswa Pendidikan Dokter Di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Publikasi Ilmiah Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, 8(3), 179–192. https://doi.org/10.32539/jkk.v8i3.13829
Wahyudi, Avianti, W., Martin, A., Jumali, Andriyani, N., Prihatiningsih, D., Misesani, D., Fahrudin, Yufrinalis, M., Mbari, M. A. F., Ningsih, A. G., Yulianto, A., Rokhman, M. T. N., Haqiyah, A., Sukwika, T. (2023). Metode Penelitian (Dasar Praktik dan Penerapan Berbasis ICT). Medan: PT. Mifandi Mandiri Digital.
Wahyuningtyas, P., Rakhma, L. R., & MArdiyati, N. L. (2024). Hubungan Asupan Karbohidrat dan Status Gizi dengan Kebugaran Jasmani pada Mahasiswa Pendidikan Jasmani Universitas Muhammadiyah Surakarta. Journal of Multidisciplinary research and Development, 7(1), 207-219.
Yastinawati, A., & Safrudin. (2025). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Budaya Sedentari pada Mahasiswa Tingkat Akhir di Universitas Bhayangkara Jakarta Raya Tahun 2025. Healt Promotion and Community Engagement Journal, 3(2), 109-116.
Y?lmaz, M., Mucuk, S., & Atuk-Kahraman, T. (2021). Dietary Factors Associated with PMS: A Cross-Sectional Study of Turkish University Students. Progress in Nutrition, 23(4). https://doi.org/10.23751/pn.v23i4.11338
Yunitasari, E., Kusuma, A., & Palupi, R. (2023). Hubungan Pengetahuan Dan Stres Dengan Kejadian PMS Pada Mahasiswi Tingkat Akhir. Jurn\al Wacana Kesehatan, 8(2). https://doi.org/10.52822/jwk.v8i2.527
Yusfita, L. Y. (2018). Hubungan Perilaku Sedentari Dengan Sindrom Metabolik Pada Pekerja. The Indonesian Journal Public Health, 13(2), 143–155. https://doi.org/10.20473/ijph.vl13il.2018.143-155
Published
2026-04-13
Section
Article