Pengaruh Self – Esteem Dan Dukungan Sosial Terhadap Kesehatan Mental Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo

The Influence of Self-Esteem and Social Support on the Mental Health of Final Year Students of the Public Health Department, Gorontalo State University

  • Merni Jurusan Kesehatan Masyarakat, FOK UNG, Gorontalo
  • Herlina Jusuf Jurusan Kesehatan Masyarakat, FOK UNG, Gorontalo
  • Putri Ayuningtias Mahdang Jurusan Kesehatan Masyarakat, FOK UNG, Gorontalo
Keywords: Self-Esteem, Dukungan Sosial, Kesehatan Mental, Mahasiswa

Abstract

Mahasiswa tingkat akhir berada pada fase akhir masa studi di perguruan tinggi yang ditandai dengan tuntutan akademik yang tinggi, tekanan penyusunan skripsi, serta persiapan memasuki dunia kerja. Kondisi ini membuat mahasiswa rentan mengalami stres, kecemasan dan kesehatan mental tidak baik. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh self-esteem dan dukungan sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir Jurusan Kesehatan Masyarakat Universitas Negeri Gorontalo.

Metode penelitian survey analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian mahasiwa tingkat akhir yang berjumlah 175, sedangkan sampel 122 mahasiswa dengan teknik pemgambilan sampel purposive sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner, data dianalisis menggunakan uji regresi logistik.

Hasil penelitian self-esteem yang paling banyak pada kategori cukup baik sebanyak 62 responden (50,8%), dukungan sosial kategori cukup baik 62 responden (50,8%), kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir kategori cukup baik 60 responden (40,2%).

Simpulan penelitian berdasarkan uji regresi logistik bahwa ada pengaruh signifikan self-esteem terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p- value 0.000 < 0.05), dukungan sosial tidak berpegaruh terhadap kesehatan mental mahasiswa tingkat akhir (p-value 0.0078 < 0.05). Saran bagi mahasiswa diharapkan agar lebih meningkatkan self-esteem dan dukungan sosial melalui pengembangan potensi diri, berpikir positif, dan menjaga keseimbangan antara akademik dan kehidupan pribadi. Mahasiswa juga perlu mengembangkan streategi adaptasi individu (coping strategy) yang sehat dalam menghadapi tekanan akademik.

References

Barbayannis, G., Bandari, M., Zheng, X., Baquerizo, H., Pecor, K. W., & Ming, X. (2022). Academic Stress and Mental Well-Being in College Students: Correlations, Affected Groups, and COVID-19. Frontiers in Psychology, 13(May), 1–10.
https://doi.org/10.3389/fpsyg.20 22.886344
Cahyani, Y. E., & Akmal, S. Z. (2017). Peranan Spiritualitas Terhadap Resiliensi Pada Mahasiswa Yang Sedang. Jurnal Psikoislamedia, 42(2), 1. Chen, W., Yang, T., & Luo, J. (2022). Core self-evaluation and subjective wellbeing: A moderated mediation model.
Frontiers in Public Health, 10. https://doi.org/10.3389/fpubh.20 22.1036071
Fitriah, A., & Hariyono, D. S. (2019). Hubungan self esteem terhadap kecenderungan depresi



pada mahasiswa. Psycho Holistic, 1(1), 8–17.
Fitriah, A., & Hariyono, D. S. (2019b). Hubungan Self Esteem Terhadap Kecenderungan Depresi Pada Mahasiswa (Relationship of Self Esteem Against the Trend of Depression in Students). Psycho Holistic, 1(1).
http://journal.umbjm.ac.id/index
.php/psychoholistic8
Fitriani, N. (2021). Stres akademik mahasiswa tingkat akhir dalam menyelesaikan skripsi. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Pendidikan, 11(2), 77–85. https://doi.org/https://doi.org/10
.21009/jbkp.112.05
Hayundaka, A. H., & M. Salis Yuniardi. (2023). Pengaruh harga diri terhadap kesejahteraan psikologis dan kesepian pada Mahasiswa. Psychological Journal: Science and Practice, 3(2), 171–176. https://doi.org/10.22219/pjsp.v3 i2.28365
Ikhwanisifa, R. (2022). Peran Religious Coping dan Tawakal Untuk Meningkatkan Subjective Wellbeing Pada Masyarakat Melayu. Psikologi, Jurnal, 18(1).
Nurfitriani, A. (2022). Self-esteem dan psychological well-being mahasiswa. Jurnal Ilmiah Psikologi, 10(1), 45–53.
Orth, U., & Robins, R. W. (2014). The development of self- esteem. Current Directions in Psychological, 23(5), 381–387. https://doi.org/https://doi.org/10
.1177/0963721414547414
Pratiwi, I. A., & Hertinjung, W. S. (2023). Peran Self-esteem dan

Keharmonisan Keluarga Bagi Kesehatan Mental Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta. Jurnal Psikologi, 19(1), 14.
https://doi.org/10.24014/jp.v19i 1.18760
Putri, A. D., & Handayani, S. (2021). Hubungan self-esteem dengan stres akademik pada mahasiswa tingkat akhir. Konseling, Jurnal Psikologi Pendidikan Dan, 7(2), 110–119.
Putri, F. A., & Puspitasari, D. (2022). Kesehatan mental pekerja dalam perspektif K3 di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(2), 45–56. https://doi.org/https://doi.org/10
.30597/jkmi.v17i2.12345
Putri, A. (2022). Efektivitas dukungan sosial terhadap kesehatan mental mahasiswa. Jurnal Psikologi Pendidikan, 10(2), 98–107.
Safitri, H., & Solikhah, U. (2020). Hubungan Antara Dukungan Sosial dengan Kemampuan Interaksi Sosial Anak Berkebu- tuhan Khusus di SLB C Yakut Purwokerto. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, September, 302–310.
Santini, Z. I., Koyanagi, A., Tyrovolas, S., Mason, C., & Haro, J. M. (2015). association between social relationships and depression: A systematic review. Journal of Affective Disorders, 175, 53–65. https://doi.org/https://doi.org/10
.1016/j.jad.2014.12.049
Sari, P. K. P., & Indrawati, E. S. (2016). Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dengan Resiliensi Akademik


Pada Mahasiswa Tingkat Akhir Jurusan X Fakultas Teknik Univesitas Diponegoro. Jurnal Empati, 5(2), 177–182.
Suparman. (2019). Hubungan Self- Esteem terhadap Level Kecemasan pada Mahasiswa Pogram Studi Pendidikan Agama Kristen. Diligentia: Journal of Theology and Christian Education, 1(1), 87–
97.
Taylor, S. E. (2011). Stress, social support, and the buffering hypothesis. Psychological Bulletin, 98(2), 310–357. https://doi.org/https://doi.org/10
.1037/0033-2909.98.2.310
Thomopoulos, E. A., Smith, J., & Kelly, M. E. (2021). The Effects of Matched and Mismatched Social Support on physical and mental health outcomes (doctoral dissertation, wayne state university). proquest dissertation publishing.
Winarsih, M., Nasution, E., & Ori,
D. (2020). Hubungan dukungan keluarga dengan penerimaan diri orang tua yang memiliki ABK di SLB cahaya pertiwi Kota Bekasi. Jurnal IKRA-ITH Humaniora, 4(2), 73–81.
Yildirim, I. (2017). Relationships between burnout, sources of social support and sociodemographic variables. Social Behavior and Personality: An International Journal, 36(5), 603–616.
https://doi.org/https://doi.org/10
.2224/sbp.2008.36.5.603
Published
2026-02-28
Section
Article

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2