Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Rendahnya Cakupan Keluarga Berencana Di Wilayah Kerja Puskesmas Mangasa Kota Makassar

Factors Associated with Low Family Planning Coverage in the Mangasa Community Health Center Work Area, Makassar City

  • Wenni Wahyuni Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Lilis Universitas Muhammadiyah Makassar
  • Syarifah Dhea Syahrani Basam Universitas Muhammadiyah Makassar
Keywords: Penggunaan kontrasepsi; Pengetahuan ibu; Dukungan suami

Abstract

Rendahnya cakupan program keluarga berencana masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, khususnya di tingkat layanan kesehatan primer. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang terkait dengan rendahnya penggunaan metode kontrasepsi di kalangan pasangan usia reproduktif di wilayah kerja Puskesmas Mangasa, Kota Makassar. Desain penelitian yang digunakan adalah deskriptif cross-sectional. Studi ini melibatkan 97 responden yang dipilih melalui purposive sampling dari klien program keluarga berencana yang memenuhi syarat. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur yang mengukur pengetahuan ibu dan dukungan suami terkait penggunaan kontrasepsi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan uji chi-square untuk menguji hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan ibu dan dukungan suami secara signifikan berhubungan dengan penggunaan kontrasepsi. Ibu dengan pengetahuan yang memadai lebih cenderung menggunakan metode kontrasepsi dibandingkan dengan ibu yang memiliki pengetahuan terbatas. Demikian pula, dukungan yang kuat dari suami berhubungan positif dengan penggunaan kontrasepsi. Analisis statistik mengkonfirmasi hubungan yang signifikan antara pengetahuan ibu dan penggunaan kontrasepsi, serta antara dukungan suami dan penggunaan kontrasepsi (p < 0,05). Studi ini menyoroti pentingnya meningkatkan pengetahuan perempuan dan meningkatkan keterlibatan laki-laki dalam program keluarga berencana. Penguatan layanan konseling dan pendidikan kesehatan, khususnya yang melibatkan suami, dapat berkontribusi pada peningkatan penggunaan kontrasepsi dan peningkatan cakupan perencanaan keluarga. Hasil penelitian ini memberikan wawasan praktis bagi penyedia layanan kesehatan, terutama bidan, dalam mengembangkan intervensi perencanaan keluarga yang lebih efektif dan berpusat pada keluarga.

References

Data Profil Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan, 2015. (Online), http://dinkes.sulselprov.go.id/file/publik/Data%20Profil%202015.pdf. Di akses pada 3 Januari 2020
Kementerian, kesehatan ri, 2013, situasi keluarga berencana di indonesia,(online),http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/buletin-kespro.pdf. Di akses pada 3 januari 2020
Kementerian, kesehatan ri, 2014. Pusat data dan informasi keluarga berencana2014,(online),http://www.depkes.go.id/folder/view/01/structur-publikasi-data-pusat-dan-pusat-data-dan-informasi.html.Diakses pada 3 januari 2020
Kementerian, kesehatan RI, 2015. Keluarga Berencana di Indonesia 2015, (Online),http://www.depkes.go.id/download.php?file=download/keluarga-berencana.pdf. Di akses pada 3 Januari 2020
Kemenkes, RI, 2016, Profil Kesehatan Indonesia 2015. (D. Budjanto, Yudianto, B. Hardhana, & T. A. Soenardi, Eds.). Jakarta : Kemenkes RI. Retrieved from (online), http://www.kemkes.go.id. Di akses pada 3 Januari 2020
Lestari, Titik, 2015, Kumpulan Teori Untuk Kajian Pustaka Penelitian Kesehatan. Nuha Medika. Yogyakarta.
Maulana, H. D. J, 2009, Promosi Kesehatan. Penerbit Buku Kedokteran EGC Jakarta.
Prawirahardjo, Sarwono, 2009, Ilmu Kandungan. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirahardjo. Jakarta.
Profil Kesehatan Provinsi Sulawei Selatan Tahun 2018, (Online), http://dinkes.sulselprov.go.id/opd/index/dinkes. Di akses pada 4 Januari 2020
Profil Kesehatan Kota Makassar Tahun 2019, (Online) http://dinkeskotamakassar.com. Di akses
Pusdiknakes, 2015, Buku Ajar Kesehatan Ibu dan Anak, Pusat Pelatihan dan Pendidikan Tenaga Kesehatan. Kebayoran Baru Jakarta Selatan.
Putri, J. C. A. 2013. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Pasangan Usia Subur Terhadap Pemakaian Alat Kontrasepsi Dalam Rahim (AKDR) Di Puskesmas Kassi-Kassi Makassar. Skripsi. Makassar. Program Studi Kebidanan Poltekkes.
Sari, N. H. (2016). Hubungan pengetahuan ibu dengan penggunaan alat kontrasepsi IUD di puskesmas payung rejo kabupaten lampung tengah. Jurnal Kebidanan, 52.
Setiyaningrum, Erna, 2015, Pelayanan Keluarga Berencana Kesehatan dan Reproduksi, CV Trans info media. Jakarta
Notoatmodjo, S, 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Suparyanto, 2011, Konsep Dasar Keluarga Berencana. (Online), (http://byone.blogspot.com/2011/04/konsep-dasar-keluarga-berencana.html. Diakses pada 7 januari 2020
WHO, 2014, Keluarga Berencana (Online) http://www.who.int/mediasenter/factsheets/fs351/en. Diakses pada tanggal 3 Januari 2020
Ni Putu Dewi Sri Wahyuni, Nunuk Suryani, P. M. K. (2013). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Akseptor KB Pria Tentang Vasektomi Serta Dukungan Keluarga Dengan Partisipasi Pria Dalam Vasektomi (Di Kecamatan Tejakula Kabupaten Buleleng). Jurnal Magister Kedokteran Keluarga, 1(1), 80–91.
Ariyanti, H, 2014, Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Penggunaan Kontrasepsi Pada Wanita Kawin Usia Dini, (Online), http://perpusnwu.web.id/karyailmiah/documents/3528.pdf#page=1&zoom=auto,-99,798. Diakses pada tanggal 7 Januari 2020.
Yudi, LK dan Titik Kurniawati, 2014, Buku Ajar Kependudukan dan Pelayanan KB. EGC. Jakarta.
Varney, Helen dkk. Tahun 2007 Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Penerbit. Penerbit Buku Kedokteran EGC kota Jakarta
Published
2025-12-30
Section
Article