Naqd al-Sanad Dalam Studi Hadis: Perkembangan Historis, Prosedur Metodologis, dan Signifikansinya

Naqd al-Sanad in Hadith Studies: Historical Development, Methodological Procedures, and Its Significance

  • Muhammad Sabir Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Zaenab Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Sulfiana Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Nurul Islamiah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Dhiya Alfiah Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
Keywords: Kritik sanad, Naqd al-sanad, otentitas hadis

Abstract

Metode kritik sanad merupakan elemen fundamental dalam studi hadis yang berfungsi sebagai instrumen verifikasi keotentikan periwayatan hadis Nabi Muhammad saw. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna dan sejarah perkembangan metode kritik sanad dalam tradisi keilmuan islam, menjelaskan Langkah-langkah metodologis yang digunakan ulama hadis dalam menerapkannya, serta menganalisis implementasi dan manfaat metode tersebut dalam kajian hadis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan. Analisis data dilakukan melalui penelusuran historis terhadap perkembangan kritik sanad, identifikasi prosedur peniliaian sanad dan perawi, serta evaluasi fungsi kritik sanad dalam menentukan kualitas hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kritik sanad berkembang secara bertahap sejak masa sahabat hingga masa kodifikasi hadis, dan diterapkan melalui prosedur sistematis yang mencakup pemeriksaan ketersambungan sanad, keadilan dan ketelitian perawi, serta identifikasi cacat sanad. Metode kritik sanad terbukti memiliki peran penting dalam menjaga otentisitas hadis dan relevan untuk digunakan dalam kajian hadis klasik maupun kontemporer.

References

Abubakar, Syaikhah Fakhrunnisa, and Sitti Hardiyani. “Metode Kritik Sanad (Naqd Al-Sanad).” Ihyaussunna, 2023.
Amin, Kamaruddin. “Menguji Kembali Keakuratan Metode Kritik Hadis.” Jakarta: Hikmah, 2009.
Azami, Muhammad Mustafa. Studies in Hadith Methodology and Literature. American Trust Publications, 1978.
Chuzaemah, Siti. Genealogi Keilmuan Kitab Hadis Indonesia-Mesir. Selat Media, 2025.
Evalinda, Evalinda, Abdullah Ghulam Nazih, Andi Marwan, Intan Wulansari, and Dewi Nurani. “KRITIK SANAD DAN MATAN HADITS-HADITS MASYHUR DI KALANGAN PARA DA’I: Hadits Rajab Bulan Allah, Rasulullah Saw Terlahir Sudah Dikhitan, Dan Menuntut Ilmu Ke Negeri China.” Moderation| Journal of Islamic Studies Review 5, no. 1 (2025): 95–106.
Fikri, Shofil, Muh Anwar Notarisza Hidayat, Rizki Mustika Trijayanti, Shalya Haggie Narah Suki, and M Faizin Al Ansori. “Studi Kitab Rijal Al Hadist Dari Tahdzib At Tahdzib, Tahdzib Al-Kamal Fil Asma’, Dan Mizan I’tidal.” Jurnal Kajian Islam Dan Sosial Keagamaan 1, no. 4 (2024): 371–82.
Imtyas, Rizkiyatul. “Metode Kritik Sanad Dan Matan.” Ushuluna: Jurnal Ilmu Ushuluddin 1, no. 1 (2020): 18–32.
Ismail, Muhammad Syuhudi. Hadis Nabi Menurut Pembela Pengingkar Dan Pemalsunya. Gema Insani, 1995.
Mustin, Hilgha, Muhammad Tasbih, and Zaenab Abdullah. “Kritik Sanad (Naqd Al-Sanad) Dalam Ilmu Hadis: Metodologi Dan Implementasinya.” Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial 3, no. 1 (2025).
Nadhiran, Hedhri. “Kritik Sanad Hadis: Tela’ah Metodologis.” Jurnal Ilmu Agama: Mengkaji Doktrin, Pemikiran, Dan Fenomena Agama 15, no. 1 (2014): 91–109.
Rahmawati, Rahmawati, and Budiman Budiman. “Logika Induktif Dalam Penemuan Hukum Islam, Kontribusi Pemikiran Asy-Syatibi Dalam Ilmu Ushul Fiqh.” TrustMedia Publishing, 2018.
Saputra, Edriagus, Meki Johendra, Rengga Irfan, Aulia Fitri, and Azhar Nasution. “Eksistensi Sanad Terhadap Periwayatan Hadis.” Ikhtisar: Jurnal Pengetahuan Islam 5, no. 1 (2025): 15–32.
Published
2026-02-08
Section
Article