Kandungan Biokimia, Mekanisme Biokimia Farmasi, dan Potensi Farmasi Jeruk Purut (Citrus hystrix D.C.) dan Daun Ubi Jalar (Ipomoea batatas L.)

Biochemical Content, Biochemical Mechanisms in Pharmacy, and Pharmaceutical Potential of Kaffir Lime (Citrus hystrix D.C.) and Sweet Potato Leaves (Ipomoea batatas L.)

  • Okti Sonya Rahmadani Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Jl. Sersan Muslim – Thehok – Jambi
  • Esa Margareta Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Jl. Sersan Muslim – Thehok – Jambi
  • Nanik Apriyanti Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, Universitas Adiwangsa Jambi, Jl. Sersan Muslim – Thehok – Jambi
Keywords: Jeruk Purut, Citrus Hystrix, Daun Ubi Jalar, Ipomoea Batatas, Mekanisme Biokimia Farmasi, Fitofarmaka

Abstract

Jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) dan daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman yang banyak dimanfaatkan secara tradisional dan memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai bahan baku obat berbasis alam. Jeruk purut dikenal mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, alkaloid, tanin, saponin, terpenoid, serta minyak atsiri dengan komponen utama sitronelal, limonen, dan linalool yang berperan dalam aktivitas analgesik, antiinflamasi, antioksidan, dan sedatif ringan. Sementara itu, daun ubi jalar kaya akan polifenol, flavonoid, antosianin, vitamin, dan mineral yang berperan sebagai antioksidan dan imunomodulator, serta memiliki potensi dalam meningkatkan kadar trombosit pada kondisi trombositopenia, khususnya pada pasien demam berdarah dengue. Secara mekanisme biokimia farmasi, aktivitas jeruk purut terutama bekerja melalui penghambatan enzim siklooksigenase dan lipoksigenase yang menurunkan produksi prostaglandin sebagai mediator nyeri dan inflamasi, serta melalui aktivitas antioksidan senyawa fenoliknya. Daun ubi jalar bekerja melalui mekanisme penangkapan radikal bebas dan stimulasi faktor pertumbuhan hematopoietik seperti granulocyte-macrophage colony-stimulating factor (GM-CSF) dan interleukin-3 (IL-3) yang berperan dalam pembentukan trombosit. Kajian ini bertujuan untuk menelaah kandungan biokimia, mekanisme biokimia farmasi, serta potensi farmasi jeruk purut dan daun ubi jalar berdasarkan studi literatur dari berbagai penelitian eksperimental dan klinis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kedua tanaman tersebut memiliki aktivitas farmakologis yang saling melengkapi dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku fitofarmaka, baik sebagai agen analgesik, antiinflamasi, antioksidan, maupun terapi pendukung berbasis bahan alam yang relatif aman.

References

Aprilyanie, I., Handayani, V., & Syarif, R. A. (2023). Uji toksisitas ekstrak kulit buah jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) dengan metode brine shrimp lethality test (BSLT). Makassar Natural Product Journal, 1(1), 1–9.
Astriani, N. K., Chusniasih, D., & Marcellia, S. (2021). Uji aktivitas antibakteri ekstrak daun jeruk purut (Citrus hystrix) terhadap bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 8, 291–301.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Hakim, R. J., Mulyani, Y., & Hendrawati, T. Y. (2019). Pemilihan bagian tanaman jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) potensial sebagai minyak esensial aromaterapi hasil proses maserasi dengan metode analytical hierarchy process (AHP). Seminar Nasional Teknik, 1–7.
Hesturini, R. J., Basuki, D. R., & Hardini, P. (2023). Potensi analgesik ekstrak etanol kulit dan daun jeruk purut (Citrus hystrix D.C.) dan pengamatan makroskopis lambung tikus. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 16(2), 109–117.
Kambu, Y., & Samaran, E. (2024). Pengaruh rebusan daun ubi jalar ungu terhadap peningkatan trombosit pada pasien demam berdarah dengue. The Indonesian Journal of Infectious Disease, 10(2), 101–110.
Khaerani, K., Barium, H., & Nonci, F. Y. (2014). Efektivitas infusa daun ubi jalar (Ipomoea batatas L.) terhadap peningkatan trombosit pada mencit (Mus musculus). Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 2(1), 24–27.
Lee, S. L., Chin, T. Y., Tu, S. C., Wang, Y. J., Hsu, Y. T., Kao, M. C., & Chen, B. H. (2015). Purple sweet potato leaf extract induces apoptosis and reduces inflammatory adipokine expression in 3T3-L1 differentiated adipocytes. Evidence-Based Complementary and Alternative Medicine, 2015, 1–9.
Prasetyaningsih, Y., Sari, N., Prasetya, H. R., & Naer, V. G. (2019). Potensi etnomedisin daun ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poir) dan daun ubi jalar putih (Ipomoea batatas L.) sebagai obat demam berdarah dengue. Jurnal Kesehatan, 6(1), 6–11.
Widyastuti, R. (2016). Pengaruh pemberian air rebusan daun ubi jalar (Ipomoea batatas) terhadap peningkatan jumlah trombosit mencit (Mus musculus) [Skripsi, Universitas Muhammadiyah Surakarta].
Published
2026-01-30
Section
Article