Gambaran Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD GMIM Urongo

Overview of the Implementation of Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) at GMIM Urongo Elementary School

  • Cesia Jesica Sesilia Tarussy Prodi Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Manado
  • Mesak A.S.F Rambitan Prodi Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Manado
  • Syafriani Prodi Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Masyarakat, Universitas Negeri Manado
Keywords: PHBS, perilaku sehat, sekolah dasar, kesehatan masyarakat

Abstract

Latar Belakang: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan langkah penting dalam upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama di lingkungan sekolah dasar. Sekolah sebagai institusi pendidikan memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat sejak usia dini.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di SD GMIM Urongo tahun ajaran 2025/2026.Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan populasi seluruh siswa kelas IV–VI dan guru di SD GMIM Urongo yang berjumlah 38 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dengan delapan indikator PHBS sekolah: mencuci tangan, mengonsumsi jajanan sehat, menggunakan jamban bersih, melakukan aktivitas fisik, memberantas jentik nyamuk, tidak merokok di sekolah, menimbang berat badan dan tinggi badan, serta membuang sampah pada tempatnya. Data dianalisis secara univariat dengan distribusi frekuensi.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku mencuci tangan berada pada kategori baik (86,8%), penggunaan jamban cukup (81,6%), pemberantasan jentik nyamuk cukup (78,9%), dan membuang sampah cukup baik (92,1%). Namun indikator mengonsumsi jajanan sehat (76,3%), aktivitas fisik (97,4%), tidak merokok di sekolah (86,8%), dan menimbang serta mengukur tinggi badan (100%) masih tergolong kurang.Kesimpulan: Secara umum penerapan PHBS di SD GMIM Urongo masih belum optimal. Diperlukan kolaborasi antara pihak sekolah, orang tua, dan tenaga kesehatan untuk memperkuat edukasi, pengawasan, serta pembiasaan perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa.

References

Amin, R., et al. (2023). Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Sekolah Dasar Negeri 6 Panimbang. Jurnal Kesehatan Anak Indonesia, 7(2), 56–64. Harahap, N., et al. (2023). Pemberantasan Jentik Nyamuk Sebagai Upaya Pencegahan DBD di Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(1), 45–53.
Kemenkes RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Khairunnisa, S., et al. (2022). Hubungan Edukasi Kesehatan dengan Perilaku Cuci Tangan Siswa SD. Jurnal Promkes, 10(3), 215–223.
Rianto, T. (2023). Sekolah Bebas Rokok: Implementasi dan Tantangan. Jurnal Pendidikan dan Kesehatan, 8(1), 32–40.
Sanjaya, M., et al. (2019). Perilaku Aktivitas Fisik dan Dampaknya pada Kesehatan Anak Sekolah. Jurnal Ilmiah Keolahragaan, 7(2), 101–110.
Sari, L., & Mulyadi, T. (2021). Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di Lingkungan Sekolah. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(1), 77–86.
Sukatin, H., et al. (2022). Kebiasaan Konsumsi Jajanan Sehat pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Gizi dan Pangan, 17(2), 128–137.
WHO. (2020). Global Handwashing Report. World Health Organization.
Published
2025-12-26
Section
Article