Hubungan Antara Usia, Anemia Dan Paritas Dengan Kejadian Komplikasi Pada Ibu Melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo
Abstract
Permasalahan yang cukup besar di Indonesia adalah Angka Kematian Ibu yang cukup tinggi. Tingginya AKI di Indonesia terkait dengan banyak faktor, diantaranya kualitas perilaku ibu hamil yang tidak memanfaatkan Antenatal Care (ANC) pada pelayanan kesehatan, sehingga kehamilannya berisiko tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara usia, anemia, dan paritas dengan kejadian komplikasi pada ibu melahirkan di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo.
Jenis penelitian survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh ibu melahirkan di RSIA Siti Khadijah Kota Gorontalo, pada bulan Januari 2025 berjumlah 218 orang, sampel penelitian sebanyak 141 ibu melahirkan. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan uji statistic Chi-Square.
Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara usia dengan kejadian komplikasi ibu melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo (p-value 0,000.). Ada hubungan antara anemia dengan kejadian komplikasi pada ibu melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo (p-value 0,000). Tidak ada hubungan antara paritas dengan kejadian komplikasi pada ibu melahirkan di Rsia Sitti Khadijah Kota Gorontalo (p-value 0,947)
Diharapkan untuk menambahkan beberapa variabel lainnya yang belum diteliti pada penelitian ini yang berhubungan dengan kejadian komplikasi. Sehingga semakin banyak faktor lain yang mampu mempengaruhi kejadian komplikasi.
References
Anindyasari Rahadinda, Kurniati Dwi Utami, S. R. (2022). Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Kejadian BBLR di RSUD abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Formusa Jurnal Science and Technology, 1(5), 421–432.
Annisa, N., & Handayani, A. (2020). Hubungan Usia dan Paritas Dengan Kejadian Preeklamsia Di RSUD Raten Mattaher Provinsi Jambi Tahun 2020.
Astutik, W., Dasuki, D., Kurniawati, H. . (2018). Factors Influencing Maternal Labor Complication in Kutai Kartanegara Region. BNJ, 4, 510–517.
Ayu, F. dan M. (2014). Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan, dan KB. Buku Kedokteran EGC.
BKKBN. (2020). Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional. Survei Demografi Dan Kesehatan Indonesia.
Bobak. (2005). Buku Ajar Keperawatan Maternitas. EGC.
Cavazos-Rehg. (2015). Maternal Age and Risk of Labor and Delivery Complications. Matern Child Health Journal, 19, 1202–1211.
Fenansia, M. U., & Denisius. (2021). Faktor Predisposisi Kunjungan Pemeriksaan Kehamilan K4 di Puskesmas Baun, Kecamatan Amarasi Barat Martina Fenansia Diaz. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 12(4), 432–435.
Hermawati, D. (2020). Hubungan Paritas dan Usia Ibu Hamil dengan preeklampsia Di RUmah Sakit Kota Banda Aceh. Idea Nursing Journal, 11(3), 62–39.
Hidayah, P., Wahyuningsih, H. P., & Kusminatun, K. (2018). Hubungan Tingkat Risiko Kehamilan dengan Kejadian Komplikasi Persalinan di RSUD Panembahan Senopati Bantul. Jurnal Kesehatan Vokasional, 3(1), 39. https://doi.org/10.22146/jkesvo.33877
Indarti, J., Al Fattah, A. N., Dewi, Z., Hasani, R. D. K., Mahdi, F. A. N., & Surya, R. (2020). Teenage Pregnancy: Obstetric and Perinatal Outcome in a Tertiary Centre in Indonesia. Obstetrics and Gynecology International, 2020, 2787602. https://doi.org/10.1155/2020/2787602
Kementrian Kesehatan. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. Kemenkes.
Kosim, M. (2009). Buku Ajar Neonatologi Edisi Pertama. IDAI.
Kurniasari, D., & Arifandini, F. (2015). Hubungan usia, Paritas dan diabetes melitus pada kehamilan kejadian preeklamsia pada ibu hamil diwilayah kerja puskesmas rumbia kabupaten lampung tengah tahun 2014. Holistik Jurnal Kesehatan, 9(3).
Laila, E. F. (2019). hubungan Usia, Paritas, Riwayat Hipertensi dan Frekuensi Pemeriksaan ANC terhadap kejadian Preeklampsia pada ibu Hamil. Jurnal Kebidanan, 5(2), 128–136.
Lathifah, N. siti. (2016). Hubungan Paritas Dengan Perdarahan Post Partum Di Rumah Sakit Bersalin Puti Bungsu Bandar Jaya Kabupaten Lampung Tengah 2014. Jurnal Dunia Kesmas, 5(1), 50–54.
Lenau, M., Hardiningsih, E. F., Hartati, D., & Sulistyorini, C. (2023). Hubungan Anemia Pada Kehamilan Dengan Kejadian Perdarahan Pasca Bersalin Dan BBLR Di RSUD Dr. Abdul Rivai. Wineka Media, 2(5), 861–878.
Malaka, N. M. A., Irwan, I., & Ahmad, Z. F. (2023). Factors Associated With the Incidence of Anemia in Pregrant Women in Tapa Public Health Center Working Area. Journal Health & Science?: Gorontalo Journal Health and Science Community, 7(1), 143–152. https://doi.org/10.35971/gojhes.v7i1.16085
Masrizal. (2007). Anemia Defisiensi Besi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 2.
Niar., H. (2021). Hubungan Anemia dalam kehamilan Ibu dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah. Bina Genera; Journal Kesehatan, 1(1), 1–13.
Norbaiti, N., Rr. Sri Nuriaty, Didi Ariady, & Noor Anisa. (2024). Hubungan Paritas Dan Usia Ibu Dengan Kejadian Sectio Caesarea Di RSUD Ulin Banjarmasin Tahun 2023. NAJ?: Nursing Applied Journal, 2(1), 105–112. https://doi.org/10.57213/naj.v2i1.171
Nugrahani, R. . (2013). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Terjadinya Ketuban Pecah Dini pada Kehamilan Aterm di Rumah Sakit Aura Syifa Kediri. Jurnal Nusantara Medika 15.
Nuswantari. (2010). Psikologi Pengaruh Usia.
Ogawa, K., Urayama, K. Y., Tanigaki, S., Sago, H., Sato, S, Saito, S., & Morisaki, N. (2017). Association between very advanced Maternal age and adverse pregnancy outcomes: a cross sectional japanese study. BMC Pregnancy and Childbirth, 17(1), 1–10.
Pembengo, N. (2024). Dinkes Provinsi Gorontalo Evaluasi Kematian Ibu dan Anak AMP-SR.
Dinkes.Gorontaloprov.Go.Id. https://dinkes.gorontaloprov.go.id/dinkes-provinsi-gorontalo-evaluasi-kematian-ibu-dan-anak-amp-sr/
Prawirohardjo, S. (2010). Buku Acuan Nasional Pelayanan Kesehatan Maternal dan Neonatal. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Prawirohardjo, S. (2014). Ilmu Kebidanan. PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Pulungan, P.W., Sitorus, S., Amalia, R., Ingrit, B.L. (2020). Ilmu Obstetri dan Ginekologi Untuk Kebidanan. Yayasan Kita Menulis.
Putri, L.A., M. (2019). Obstetri dan Ginekologi. Guepedia.
Rachman Adi Pradana, M. A., & Febri Asshiddiq, M. R. (2021). Hubungan Antara Paritas dengan Kejadian Perdarahan Post Partum. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(1), 326–331. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i1.565
Riyanto, & Hermawan. (2020). Metode Riset Penelitian Kuantitatif. Deepublish.
Sabatini, K., & Inayah, T. (2013). Determinan Komplikasi Persalinan Pada Ibu Pernah Menikah Usia 15-49 Tahun Di Provinsi Banten Tahun 2007. Indonesian Journal of Reproductive Health, 3(4), 38–45.
Sin-sin. (2008). Masa Kehamilan dan Persalinan. PT Alex Media Komputindo.
Sofiyatin, R. (2022). Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi Jurnal Pengabdian Masyarakat Akademisi. Jurnal Pengabdian Masyarakat Sasambo, 1(4), 54–59.
Sugiyono, P. D. (2020). Metode Penelitian Manajemen (Setiyawami (ed.); Cetakkan k). Alfabeta.
Suryawati, C. (2007). Faktor Sosial Budaya dalam Praktik Perawatan Kehamilan , Persalinan , dan Pasca Persalinan ( Studi di Kecamatan Bangsri Kabupaten Jepara ). Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 2(1), 21–31.
Susilawati, K. (2019). Identification of the Puerperium Infection Characteristics. Jurnal Kebidanan, 9, 153.
Tanto, C., Liwang, F. (2014). Kapita Selekta Kedokteran (4th ed.). Media Asculapiu.
Unicef. (2023). Laporan Tahunan 2023. Laporan, 1–526.
Varney H. (2006). Buku Ajar Asuhan Kebidanan. EGC.
Wahyuningsing, S. (2019). Asuhan Keperawatan Post Partum. CV Budi Utama.
Wijaksono, I. & H. (2019). A-Z Sindrom Dowm. Pusat Penerbitan dan Percetakan Universitas Airlangga.
Wiknjosastro. (2005). Ilmu Kebidanan (7th ed.). EGC.