ANALISIS PEMAHAMAN ORANGTUA TERHADAP DIMENSI PERKEMBANGAN BUDAYA DAN SPIRITUALITAS ANAK SEKOLAH DASAR

  • Salma Nurhaliza Darmansyah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Rosdillah Eka Putri Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Anggun Nur Andiany Wiyoso Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Fiddini Nafa Eka Rohmaningsih Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Laili Lutfianah Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Laras Ayu syahrani Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Annisa Yumna Rizq Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
  • Wina Mustikaati Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Pendidikan Indonesia Kampus Purwakarta
Keywords: pendidikan dasar, pemahaman orang tua, perkembangan budaya, perkembangan spiritual, sekolah dasar, era digital

Abstract

Pendidikan dasar memiliki peran penting dalam membentuk perkembangan anak secara menyeluruh, mencakup aspek akademik, fisik, sosial, emosional, budaya, spiritual, dan intelektual. Namun, arus globalisasi dan dominasi media digital telah menggeser nilai-nilai budaya lokal serta melemahkan dimensi spiritual anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman orang tua terhadap perkembangan budaya dan spiritual anak sekolah dasar serta mengidentifikasi faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik survei terbuka dan wawancara ringan pada 30 responden. Hasil penelitian menunjukkan tingkat pemahaman orang tua berada pada kategori sangat tinggi (83,48%), dan perilaku anak yang mencerminkan nilai-nilai tersebut juga sangat tinggi (80,07%). Temuan ini mengindikasikan kesadaran yang kuat, namun penerapan sehari-hari masih menghadapi kendala seperti tingginya penggunaan gadget dan minimnya integrasi nilai budaya-spiritual di rumah. Pembahasan menyoroti bahwa penguatan nilai tersebut memerlukan kolaborasi konsisten antara keluarga dan sekolah, pendampingan media digital, serta penyediaan kegiatan alternatif yang sarat nilai budaya. Dukungan lingkungan sosial dan program sekolah berbasis kearifan lokal terbukti membantu internalisasi nilai secara berkelanjutan. Kesimpulannya, keberhasilan penanaman nilai budaya dan spiritual memerlukan sinergi keluarga sekolah serta strategi pengasuhan yang adaptif terhadap tantangan era digital.

References

Adelliani, N., Sucirahayu, C. A., & Zanjabila, A. R. (2023). Analisis tematik pada penelitian kualitatif. Penerbit Salemba.
Afero, F., Setiawan, A, B., Tamami, B. (2024). Peran Orang Tua dan Pengembangan Kecerdasan Spiritual Anak. Jurnal Parenting dan Anak, 1(2), 1-10. DOI : https://doi.org/10.47134/jpa.v1i2.186
Arsini, Y., Zahra, M., & Rambe, R. (2023). Pentingnya peran orang tua terhadap perkembangan psikologis anak. MUDABBIR Journal Research and Education Studies, 3(2), 36–49.
Atikah, N, D., Salsa O., & Yarni, L. (2024). Faktor- Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan. Jurnal Ilmiah Pendidikan Kebudayaan dan Agama, 2(1), 35-42. DOI: https://doi.org/10.59024/jipa.v2i1.497
Aviani, D., Pranoto, Y. K. S., & Mulawarman, M. (2024). Early childhood empathy ability of gadget users. Indonesian Journal of Early Childhood Education Studies, 13(1), 68–76.
Ayub, S., Taufik, M., & Fuadi, H. (2024). Pentingnya peran orang tua dalam pendidikan anak. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 9(3), 2303–2318.
Desfriyati, D., dkk. (2022). Menanamkan sikap mencintai budaya lokal di era globalisasi pada anak SD. Asanka: Journal of Social and Education, 3(1), 47–54. https://doi.org/10.21154/asanka.v3i1.3939
Dhori, M., & Nurhayati T. (2022). Implementasi Pendidikan Karakter Religius Di Sekolah Dasar. Jurnal : elbidayah, 4(1), 1-12. https://doi.org/10.33367/jiee.v4i1
Elta, W. (2024). Menelisik peran orang tua di era digital dalam perkembangan spiritualitas remaja usia 13–14 tahun di Dusun Buntu Lembang Buntu Tabang (Doctoral dissertation, Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Toraja).
Fitriyani, Y., Fauziyah, N., & Herawati, T. (2021). Pengaruh penggunaan gawai terhadap perkembangan anak usia sekolah dasar. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1747–1755. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1177
Himmah, U., & Fitriani, W. (2025). Peran orang tua dalam membentuk karakter religius anak. Jurnal Pendidikan Tambusai.
Isa Anshory, M., Murtadho, I., & Nuryahya, I. (2022). Peserta didik dalam pandangan nativisme, empirisme, dan konvergensi. TSAQOFAH: Jurnal Penelitian Guru Indonesia. https://doi.org/10.24252/lp.2013v16n2a6
Jadidah, T. I., dkk. (2023). Pengaruh digital terhadap sosial budaya pada anak usia sekolah. Kapalamada: Jurnal Multidisipliner, 2(4), 254–265. https://doi.org/10.62668/kapalamada.v2i04.830
Kurniawan, K. (2023). Peran budaya Jawa dalam pendidikan anak: Perspektif ilmu parenting. Salimiya: Jurnal Studi Ilmu Keagamaan Islam, 4(2), 199-216.
Meilianti, T., & Nahuda, M. S. (2024). Pola asuh orang tua dalam mengembangkan kecerdasan spiritual anak usia sekolah dasar. Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran, Universitas Pahlawan.
Nasrah, N. (2024). Penggunaan Aplikasi Google Form Sebagai Media Evaluasi Pembelajaran PAI di SDN 019 Mambu Kecamatan Luyo Kabupaten Polewali Mandar (Doctoral dissertation, IAIN Pare pare).
Nasution, I., Siregar N., & Hasibuan B, S. (2023). Pembentukan Karakter Religius Dan Disiplin Siswa Kelas V MIN Paringgonan . Simpati, 1(4), 60–67. https://doi.org/10.59024/simpati.v1i4.448
Nawwir, Y., & Laelah, A. (2025). Strategi pembentukan karakter anak melalui pendekatan spiritual di Kelurahan Katangka. Jurnal Global Edukasi.
Papendang, J. T. (2025). Analisis Deskriptif Minat Belajar Mata Kuliah Matematika Mahasiswa Semester 3 Program Studi PGSD STKIP Kristen Wamena. Pedagog Jurnal Ilmiah, 3(1), 51-60.
Puspita, L. R., dkk. (2024). Pengaruh globalisasi yang mengancam karakter siswa di Sekolah Dasar Negeri 071 Sukagalih. De Cive: Jurnal Penelitian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, 4(12), 437–441. https://doi.org/10.56393/decive.v4i12.2801
Rahayu, N., et al. (2022). Pendidikan anak usia dini pada lingkungan keluarga. Jurnal Pendidikan Indonesia, 3(10), 886–894. https://doi.org/10.59141/japendi.v3i10.1211
Rahmalia, S. M., & Laeli, S. (2024). Pengaruh lingkungan keluarga terhadap perkembangan kepribadian anak. Karimah Tauhid, 3(9), 10007–10018.
Riany, Y. E., Meredith, P., & Cuskelly, M. (2022). Parenting practices and family quality time: Impact on children's socio-emotional development. Early Child Development and Care, 192(1), 45–58. https://doi.org/10.1080/03004430.2020.1733940
Saputra, I. (2023). Peran pendidikan budaya dalam membentuk sikap toleransi di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 12(3), 89–102. https://doi.org/10.31219/osf.io/abcd1
Subagia, I. N. (2021). Pola asuh orang tua: Faktor, implikasi terhadap perkembangan karakter anak. Nilacakra.
Sumarni, M. L., Jewarut, S., Silvester, S., Viktoria Melati, F., & Kusnanto. (2024). Integrasi nilai budaya lokal pada pembelajaran di sekolah dasar. Journal of Education Research, 5(3), 2993–2998. https://doi.org/10.37251/jer.v5i3.1330
Surahman, B. (2021). Korelasi pola asuh attachment parenting terhadap perkembangan emosional anak usia dini.
Suryadi, S. (2025). The role of nature based learning in developing early childhood creativity. Jurnal E MAS (Edukasi dan Pembelajaran Anak Usia Dini), 1(1), 23–33. https://doi.org/10.91989/eab2cf45
Syafrina, R., Fadhillah, M., & Khairani, M. (2022). Peran orang tua dalam mengawasi penggunaan gadget pada anak. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 11(1), 39–50. https://doi.org/10.21009/jpaud.111.04
Tine, N., dkk. (2024). Peran orang tua dalam membentuk nilai karakter anak usia dini. Jurnal Pendas.
Yaasin, A., Hakim, E. R. N., & Gusmaneli, G. (2024). Penanaman nilai agama dan spiritual terhadap anak pendidikan dasar. Jurnal Pendidikan Sosial dan Konseling, 2(3), 943–949.
Yulia, L., Suryani, Z., & Wahyuningsih, Y. (2023). The effect of using gadgets on children against Sundanese cultural values Silih Asah, Silih Asih and Silih Asuh. AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia, 2(1), 127–132.
Published
2025-08-26