Hubungan Penggunaan Media Sosial TikTok Dengan Perilaku Seksual pada Siswa MTs YPI Medan

The Relationship Between TikTok Social Media Use and Sexual Behavior among Students at MTs YPI Medan

Authors

  • Siti Narisya Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Reni Agustina Harahap Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Nurcahaya Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Salianto Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Wasiyem Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i9.12346

Keywords:

TikTok, Media Sosial, Perilaku Seksual, Remaja, Kesehatan Reproduksi, Literasi Digital

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah menjadikan media sosial sebagai bagian penting dari kehidupan remaja. TikTok, dengan karakteristik video berdurasi pendek dan sistem rekomendasi For You Page (FYP), memungkinkan pengguna memperoleh paparan konten secara cepat, berulang, dan personal. Kondisi tersebut dapat memberikan manfaat sebagai sarana hiburan, komunikasi, informasi, dan edukasi, tetapi juga dapat menjadi sumber paparan terhadap konten yang belum tentu sesuai dengan tahap perkembangan remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan penggunaan media sosial TikTok dengan perilaku seksual pada siswa MTs YPI Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain analitik observasional cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas VII dan VIII sebanyak 126 siswa, sedangkan sampel berjumlah 56 responden yang dipilih dengan stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 41 responden (73,2%) memiliki penggunaan TikTok kategori tinggi dan 15 responden (26,8%) kategori rendah. Perilaku seksual responden terdiri atas 34 siswa (60,7%) kategori baik dan 22 siswa (39,3%) kategori kurang baik. Uji Chi-Square menghasilkan p=0,003 (p<0,05), sehingga terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan media sosial TikTok dengan perilaku seksual siswa. Temuan ini menunjukkan pentingnya penguatan literasi digital, pendidikan kesehatan reproduksi, komunikasi keluarga, dan pendampingan penggunaan media sosial agar remaja mampu menyaring informasi digital secara kritis dan bertanggung jawab.

References

Aisyah, N., & Rahmawati, D. (2022). Hubungan intensitas penggunaan media sosial dengan perilaku remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(2), 120–128.

Andriani, R., & Fitriani, L. (2023). Pengaruh penggunaan TikTok terhadap perilaku sosial remaja. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 18(1), 45–53.

Bandura, A. (1986). Social foundations of thought and action: A social cognitive theory. Prentice-Hall.

Blumler, J. G., & Katz, E. (1974). The uses of mass communications: Current perspectives on gratifications research. Sage Publications.

Fauziah, N., & Hasanah, U. (2022). Literasi digital sebagai upaya pencegahan perilaku berisiko pada remaja. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia, 21(3), 210–218.

Handayani, D., & Sari, R. (2023). Hubungan penggunaan media sosial dengan perilaku seksual remaja sekolah menengah. Jurnal Keperawatan Indonesia, 26(2), 101–110.

Hurlock, E. B. (2011). Psikologi perkembangan: Suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan. Erlangga.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Kementerian Kesehatan RI.

Kurniawan, A., & Putri, S. (2021). Media sosial dan pembentukan perilaku remaja: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(4), 250–259.

Nesi, M. (2020). Peran media sosial dalam pembentukan identitas remaja. Jurnal Komunikasi dan Media, 5(2), 85–94.

Notoatmodjo, S. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Pratama, R., & Yuliana, E. (2024). Digital literacy and adolescent reproductive health behavior: A cross-sectional study. Indonesian Journal of Public Health, 19(1), 33–42.

Rahma, S., & Wulandari, T. (2023). Social media exposure and adolescent sexual behavior: Evidence from Indonesian schools. Kesmas: Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(2), 140–149.

World Health Organization. (2022). Adolescent health. World Health Organization.

World Health Organization. (2023). Global adolescent health update. World Health Organization.

Downloads

Published

2026-09-30