Peran kader kesehatan dalam pelaksanaan GERMAS di UPT Puskesmas Pangkalan Susu Kabupaten Langkat

Authors

  • An'nisa Alwini State Islamic University of North Sumatra, Medan
  • Dewi Agustina Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Abdul Karim Batubara Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Nofi Susanti Universitas Islam Negeri Sumatera Utara
  • Salianto Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Keywords:

GERMAS, kader kesehatan, pemberdayaan masyarakat, puskesmas

Abstract

Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) membutuhkan keterlibatan masyarakat dan dukungan kader kesehatan agar kegiatan promotif dan preventif dapat berjalan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran kader kesehatan dalam pelaksanaan GERMAS serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di UPT Puskesmas Pangkalan Susu Kabupaten Langkat. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan dipilih secara purposive sebanyak enam orang, terdiri atas satu pemegang program GERMAS, empat kader dusun, dan satu Kader Pembangunan Manusia. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member check, sedangkan analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kader berperan sebagai penyuluh kesehatan, penggerak masyarakat, pendamping kegiatan, penghubung masyarakat dengan petugas kesehatan, serta pelaksana pencatatan dan pelaporan. Peran tersebut didukung oleh puskesmas, pemerintah desa, pelatihan dan pembinaan, sarana, kerja sama, insentif, serta motivasi kader. Hambatan meliputi rendahnya partisipasi dan kesadaran masyarakat, kesibukan, cuaca, perubahan jadwal, keterbatasan waktu, dan kendala sarana. Meskipun GERMAS tidak lagi berjalan sebagai program khusus di bawah Promosi Kesehatan, prinsip GERMAS tetap terintegrasi dalam Posyandu dan kegiatan kesehatan tingkat dusun. Penguatan pembinaan kader, koordinasi, pencatatan kegiatan, dan strategi peningkatan partisipasi masyarakat diperlukan untuk mendukung pelaksanaan GERMAS secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

References

Andayani, D. D., & Choiriyah, I. U. (2025). Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Desa Dukuhsari Kecamatan Jabon Kabupaten Sidoarjo. Journal Publicuho, 8(1), 1–10. https://doi.org/10.35817/publicuho.v8i1.582
Aritonang, E. P., Lubis, B., & Girsang, D. M. B. (2022). The analysis of the implementation of the Healthy Living Community Movement (GERMAS) program in the work area of the Hutabaginda Community Health Center, North Tapanuli Regency. Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG), 7(1), 59–63. https://doi.org/10.35451/jkg.v7i1.2320
Berek, P. A. L., & Fouk, M. F. W. A. (2024). Peningkatan Kinerja Kader Kesehatan Melalui Pelatihan Kader Posyandu 8 Meja di Desa Kabuna Haliwen Atambua Nusa Tenggara Timur. Jurnal BUDIMAS, 06(01), 1–10.
Dian, S. (2023). Peranan Kader Posyandu Sebagai Upaya Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Kegiatan Posyandu: Studi Kasus Posyandu Melati 2 Kelurahan Gunungsari Kecamatan Dukuh Pakis Kota Surabaya Jawa Timur. PRAJA Observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik, 3(06), 49–57.
Fitri, E. S. (2025). Persepsi dan Hambatan Pelaksanaan Program PKPR oleh Perawat dan Kader: Studi Kasus di Puskesmas Sakra. Journal of Excellent Nursing Students (JENIUS), 1(2), 7–12.
Hariyani, D., Harapap, H., & Rany, N. (2026). Pelaksanaan Program Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Puskesmas Kabupaten Kampar Tahun 2022. JKM (Jurnal Kesehatan Masyarakat) Cendekia Utama, 14(1), 89–103. https://doi.org/10.31596/jkm.v14i1.3047
Hartini, S., Mangarengi, Y., Nurachma, E., & Asih, O. R. (2025). Edukasi Aktivitas Fisik sebagai Upaya Program Gerakan Masyarakat Sehat Menuju Indonesia Sehat 2025. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 03(03), 349–353. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i3.395
Kartika, D. Y., Nuraini, & Asriwati. (2024). Analisis Faktor yang Memengaruhi Kinerja Kader Posyandu di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sidodadi Kecamatan Kota Kisaran Barat. Jurnal Kebidanan, Keperawatan dan Kesehatan (J-BIKES), 3(3), 11–17. https://doi.org/10.51849/j-bikes.v
Kuswoyo, I., Dumaria, A., Apredo, C., Siahaan, S. P., Natasya, C., Sitanggang, F. J., Tambunan, G. R. E. P., Purba, T. W., Manalu, D. S., Manik, N. F., & Ginting, Y. T. M. (2023). Penerapan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) di Kelurahan Lubuk Gaung, Kota Dumai. Journal of Rural and Urban Community Empowerment, 4(2), 91–97.
Mahendriyansa, P. I., Laksmita, W., Fauzia, K. L., Lestari, N., & Nurjanah, S. (2023). Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi di Usia Produktif dengan GEMAS (Gerakan Masyarakat Aktif dan Sehat) di Sukoharjo. Proceeding Book Call for Papers Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surakarta (Thalamus), 173–184.
Namangdjabar, O. L., Mirong, I. D., Huru, M. M., Yulianti, H., Al-Tadom, N., Kosad, M. F. N., & Mamoh, K. (2025). Peran Kader Kesehatan dalam Perawatan Masa Nifas di Puskesmas Sikumana Kota Kupang Tahun 2024. Jurnal Medicare, 4(3), 28–35. https://doi.org/10.62354/jurnalmedicare.v4i3.218
Olivia, T., & Sudarman. (2022). Analisis Kinerja Kader Posyandu di Desa Gunong Kleng. Journal of Social and Policy Issues, 2(4), 2–5. https://doi.org/10.58835/jspi.v2i4.70
Rejeki, R. S., & Mahendra, G. K. (2024). Analisis Peran Kader Posyandu dalam Pencegahan Stunting di Kelurahan Margoagung, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman. Journal of Social and Policy Issues, 3(3), 121–125. https://doi.org/10.58835/jspi.v3i3.202
Setiyawan, E., Wardani, R., Prasetyo, J., & Abiddin, A. H. (2025). Motivasi, Komunikasi dan Insentif Kader Posyandu Lansia dengan Kinerja. Jurnal Ilmiah Kesehatan (JIKA), 7(1), 128–136. https://doi.org/10.36590/jika.v7i1.914
Silalahi, E. S., Rizqika, M. A. M., Pramesthi, A., Alifya, D. N., Indriani, H. L., Adinugroho, C. A., Khairadiva, A., & Almeira, V. (2025). Gambaran Persepsi Kader Posyandu dan Ibu Hamil di Puskesmas Tanah Baru, Kota Depok Terkait Pencegahan Preeklamsia dan Hipertensi Kehamilan. JAKIA: Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 1(2), 65–74. https://doi.org/10.62527/jakia.1.2.46
Susanti, S., Mona, S., & Faizah, A. (2024). Makna Pendampingan Persalinan Berbasis Masyarakat ( MPPBM ) pada Kader Kesehatan di Wilayah Kerja Puskesmas Baloi Permai. Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi, 2(3), 254–261. https://doi.org/10.55606/jig.v2i3.4344
Susanto, T., Rif’ah, E. N., Kusuma, I. F., & Indriastduti, S. (2023). Program Pemberdayaan dan Kemitraan Melalui Gerakan Masyarakat Sehat Pos Pembinaan Terpadu Penyakit Tidak Menular. JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat), 7(2), 245–253. https://doi.org/10.30595/jppm.v7i2.10521
Wadi, H., & Maksum, L. (2026). Peran Kader Kesehatan dalam Meningkatkan Cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak di Wilayah Pedesaan. Journal of Applied Health Sciences, 2(1), 30–41. https://doi.org/10.70716/jahs.v2i1.199
Wandira, A. E., & Mursyidah, L. (2025). Peran Kader Posyandu dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil di Desa Kupang, Kabupaten Sidoarjo. SOSMANIORA: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 4(4), 1004–1016. https://doi.org/10.55123/sosmaniora.v4i4.6598
Yuniati, Y., Handayani, L., & Trisnowati, H. (2025). Peran Kader dalam Pemantauan Kesehatan Masyarakat di Posyandu. J-KESMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 11(2), 117–133. https://doi.org/10.35329/jkesmas.v11i2.6504

Published

2026-11-05