Prevalensi Proteinuria dan Ketonuria pada Mahasiswa Kedokteran Sebagai Skrining Awal Gangguan Ginjal dan Metabolisme: Studi Cross-Sectional
Prevalence of Proteinuria and Ketonuria Among Medical Students as an Initial Screening for Renal and Metabolic Disorders: A Cross-Sectional Study
Abstract
Latar belakang : Adanya protein dan keton dalam urine merupakan salah satu penanda awal terjadi gangguan fungsi ginjal dan perubahan metabolisme akibat puasa, diet rendah karbohidrat, aktivitas fisik berat dan penyakit metabolik seperti diabetes melitus. Mahasiswa Kedokteran sebagai individu muda rentan stres dengan tuntunan akademik yang cukup tinggi. Hal ini berpotensi memengaruhi pola hidup sehari-hari, termasuk pola makan, hidrasi, waktu istirahat, dan tingkat stres. Perubahan gaya hidup tersebut dapat berdampak pada status metabolik maupun fungsi ginjal. Pemeriksaan urinalisis diantaranya penilaian protein urine dan keton urine merupakan salah satu metode skrining yang murah, mudah dan efektif dalam menilai adanya gangguan ginjal dan metabolisme. Sebagian besar individu muda tidak menunjukkan gejala sehingga pemeriksaan urinalisis menggunakan dipstick dapat menjadi metode skrining awal yang efektif. Metode Penelitian : Penelitian dilakukan dengan observasional deskriptif dengan desain cross-sectional. Jumlah sampel adalah 71 dengan teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian : Hasil penelitian menunjukkan terdapat 5 responden mengalami proteinuria (7,04%) dan 42 responden mengalami ketonuria (59,15%). Kesimpulan : Terdapat 7,04 responden mengalami proteinuria dan 59,1% mengalami ketonuria. Tingginya prevalensi menunjukkan terdapat perubahan fungsi ginjal dan metabolik pada saat pemeriksaan, tetapi tidak menyingkirkan perubahan fisiologik yang normal terjadi akibat stress fisik, dehidrasi,diet karbohidrat ataupun keterlambatan makan. Karenanya pemeriksaan ulang terhadap responden dengan interpretasi hasil positif perlu dilakukan kembali.
References
Hojirakhon, Tursunaliyeva. 2025. “DIAGNOSTIC SIGNIFICANCE OF URINALYSIS IN DETECTION OF DISEASES.” NEW RENAISSANCE iNTERNATIONAL SCIENTIFIC AND PRACTICAL CONFERENCE 2(5): 54–56.
Huang, Jingtong et al. 2024. “Update on Measuring Ketones.” Journal of Diabetes Science and Technology.
Jacqueline Mincer, Melanie Mincer, Sachinthya Lokuge, Kathryn Fotinos, Geneva Mason and Martin A, and Katzman. “Anxiety and Depression in Medical Students Worldwide: Where Do We Go from Here?” ECRONICON PSYCHOLOGY AND PSYCHIATRY 3(2021): 81–92.
Johan Tirta, Lilin Rosyanti, Muhaimin Saranani, Indriono Hadi, Andi Mir’atul Hayat, Ni Putu Diah Ayu W.M. 2025. “EFEKTIVITAS EDUKASI KESEHATAN DAN SKRINING PROTEINURIA DALAM DETEKSI DINI RISIKO GAGAL GINJAL KRONIK PADA REMAJA.” JURNAL INOVASI PEMBERDAYAAN DAN PENGABDIAN 5(2): 149–57.
Kesari, Dharmapatni Ni Wayan, Damayanti Manik Ayu Ida, Wulansari Nadya Treesna, and Antari Ni Wayan Sukma. 2024. “STUDI GAYA HIDUP MAHASISWA TERKAIT FAKTOR RISIKO PENYAKIT GINJAL KRONIK (PGK).” Journal of TSC S1 Kep 9(01): 37–45.
Maya, Kadek, Iswari Pauzi, and Siti Zaetun. 2024. “Effect of Carbohydrate Diet Program on Urine Ketone Positivity with A Long Time on A Diet of One until Three Years.” THRIVE Health Science Journal 1(1): 24–29.
Mobeen Z. Haide, Ahsan Aslam. 2022. “Proteinuria.” NCBI Bookshelf. A service of the National Library of Medicine, National Institutes of Health.
Mus, Rosdiana, Mutmainnah Abbas, and Titin Agustina. 2022. “Skrining Kesehatan Melalui Pemeriksaan Protein Urine Di Kompleks Aditarina Kota Makassar.” Jurnal Mandala Pengabdian Masyarakat 3(2): 225–30.
Pradana, Krisnawan Andy, Viskasari P Kalanjati, and Ni Wajan Tirthaningsih. 2020. “Body Mass Index and Urinalysis Markers in the Seemingly Healthy Young Adults.” Folia Medica Indonesiana 56(2): 135.
Putri, Asri Mutiara. 2023. “Gaya Hidup Sehat Dan Subjective Well Being Pada Mahasiswa Kedokteran.” Jurnal Medika Malahayati 7(2): 635–42.
Setyo Astuti, Dwi. 2017. “Kadar Protein Urin Menggunakan Uji Asam Asetat.” Biology Education Conference 14(1): 36–38.
Suparyati, Tuti et al. 2024. “Gambaran Kadar Glukosa , Keton Dan Protein Pada Urin Pernderita Diabetes Mellitus Hiperglikemia Akibat Kelainan Dalam Sekresi Insulin , Kerja Insulin Atau Keduannya . Didalam Setiap Ginjal , Tingginya Gula Darah Dapat Membuat Ginjal Bekerja Ekstra Keras U.” 4(1).
Tedy Febriyanto. 2019. “Cetonuria Identification In Obesity Students In The Poltekkes Kemenkes Of Bengkulu In 2018.” Journal of Nursing and Public Health 7(1): 94–97.
Trihono, Partini Pudjiastuti, Nanda Wulandari, and Bambang Supriyatno. 2019. “Of Kidney Diseases and Transplantation Renal Data from Asia – Africa Asymptomatic Proteinuria in Indonesian Adolescent Students.” 30(3): 694–700.
