Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Biji Buah Merah (Pandanus conoideus L.) dengan Metode DPPH (2,2-Difenil-1-Pikrilhidrazil) dan Penentuan Nilai SPF (Sun Protection Factor)

Antioxidant Activity Test of Red Fruit Seed Ethanol Extract (Pandanus conoideus L.) Using the DPPH (2,2-Diphenyl-1-Picrylhydrazyl) Method and Determination of SPF (Sun Protection Factor) Value

  • Nurianti Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Jl. Antang Raya No. 43/45 – Kota Makassar – Indonesia
  • Mirfaidah Nadjamuddin Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Jl. Antang Raya No. 43/45 – Kota Makassar – Indonesia
  • Aminah Djunaid Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi, Universitas Megarezky, Jl. Antang Raya No. 43/45 – Kota Makassar – Indonesia
Keywords: Antioksidan, Biji Buah Merah, DPPH, IC50, Sun Protection Factor, Antioxidant, Red fruit seed, DPPH, IC50, Sun Protection Factor

Abstract

Paparan sinar ultraviolet (UV) berperan dalam terjadinya penuaan dini, eritema, dan kerusakan kulit. Buah merah (Pandanus conoideus L.) merupakan tanaman khas Papua yang mengandung senyawa bioaktif berpotensi sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aktivitas antioksidan dan kemampuan perlindungan terhadap sinar UV dari ekstrak etanol biji buah merah. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol, diikuti skrining fitokimia. Aktivitas antioksidan diuji menggunakan metode DPPH dengan spektrofotometri UV-Vis, dengan vitamin C sebagai kontrol positif, dan dinyatakan sebagai nilai IC50. Penentuan nilai Sun Protection Factor (SPF) dilakukan secara in vitro pada rentang panjang gelombang 290–320 nm. Hasil menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji buah merah memiliki aktivitas antioksidan sangat lemah dengan nilai IC50 sebesar 4364,61 ppm, sedangkan vitamin C menunjukkan aktivitas sangat kuat dengan nilai IC50 sebesar 10,66 ppm. Nilai SPF ekstrak pada konsentrasi terendah 200 ppm sebesar 2,63 yang termasuk dalam kategori proteksi minimal, sedangkan pada konsentrasi tertinggi 1000 ppm diperoleh nilai SPF sebesar 6,76 yang termasuk dalam kategori perlindungan ekstra terhadap sinar ultraviolet.

ABSTRACT

Ultraviolet (UV) exposure contributes to premature aging, erythema, and skin damage. Red fruit (Pandanus conoideus L.) is a plant native to Papua that contains bioactive compounds with potential as antioxidants. This study aimed to evaluate the antioxidant activity and ultraviolet protection capability of the ethanol extract of red fruit seeds. Extraction was carried out by maceration using ethanol as the solvent, followed by phytochemical screening. Antioxidant activity was tested using the DPPH method with UV-Vis spectrophotometry, with vitamin C as the positive control, and expressed as an IC50 value. The Sun Protection Factor (SPF) value was determined in vitro over a wavelength range of 290–320 nm. The results showed that the ethanol extract of red fruit seeds had very weak antioxidant activity with an IC50 value of 4364.61 ppm, whereas vitamin C exhibited very strong activity with an IC50 value of 10.66 ppm. The SPF value of the extract at the lowest concentration of 200 ppm was 2.63, classified as minimal protection, while at the highest concentration of 1000 ppm an SPF value of 6.76 was obtained, classified as extra protection against ultraviolet rays.

 

References

Aiyuba, D. S. (2023). Uji Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Ramania (Bouea macrophylla Griffith.) Menggunakan Metode DPPH.
Amaliah, R., Pusmarani, J., & Nasir, N. H. (2024). Skrining Fitokimia dan Uji Aktivitas Antioksidan Fraksi Air, Etil Asetat dan n-Heksan Kulit Batang Kayu Jawa (Lannea grandis (Dennst.) Engl) dengan Metode FRAP (Ferric Reducing Antioxidant Power). 3(6).
Ambari, Y., Hapsari, F. N. D., Ningsih, A. W., Nurrosyidah, I. H., & Sinaga, B. (2020). Studi Formulasi Sediaan Lip Balm Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) dengan Variasi Beeswax. Journal of Islamic Pharmacy, 5(2), 36–45.
Aristyawan, A. D., Yuliarni, F. F., & Suryandari, M. (2024). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Jamur Kuping Hitam (Auricularia nigricans) dengan Metode Soxletasi. 3(2), 114–123.
Asrifaturofingah, A., Listiowati, E., Matsna, F. U., Putriliana, S. Z., & Ulya, N. A. H. (2024). Analisis Aktivitas Senyawa Antioksidan pada Berbagai Daun Tanaman Herbal dengan Metode DPPH. Jurnal Pharmascience, 11(1), 98.
Dewi, I. S., Saptawati, T., & Rachma, F. A. (2021). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Kulit dan Biji Terong Belanda (Solanum betaceum Cav.). 1210–1218.
Hasibuan, N. E., Azka, A., Basri, & Mujiyanti, A. (2022). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Avicennia marina dari Kawasan Bandar Bakau Dumai. 4(2), 137–142.
Ibroham, M. H., Jamilatun, S., & Kumalasari, I. D. (2022). A Review: Potensi Tumbuhan-Tumbuhan di Indonesia sebagai Antioksidan Alami. Jurnal UMJ, 1–13.
Ikhwan Rizki, M., Auliani, S., Khairunisa, A., Fadlilaturrahman, & Normaedah. (2022). Penetapan Kadar Flavonoid Total dan Nilai Sun Protection Factor (SPF) dari Ekstrak Kering Daun Cempedak (Artocarpus integer). Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 5(1), 76–86.
Larasati, D., Marwati, F., & Putri, S. (2023). Skrining Fitokimia dan Penentuan Kadar Flavonoid Ekstrak Etanol Limbah Kulit Pisang (Musa acuminata Colla). 9(1), 125–131.
Migau, N., Mokosuli, Y., Wurarah, M., & Manampiring, N. (2024). The Antioxidant Activity of Red Fruit Extract (Pandanus conoideus L.) From Nabire Papua. Indonesian Biodiversity Journal, 5(1), 52–58.
Purwaningsih, D., Ar, M. A., & Marwati, D. (2023). Skrining Antikanker Ekstrak Buah Merah (Pandanus conoideus L.) dengan Variasi Cairan Penyari Menggunakan Metode BSLT (Brine Shrimp Lethality Test). Majalah Farmasi dan Farmakologi, 27(2), 39–42.
Rumyaan, E. F., Tetuko, A., Loni, I. M., Salu, C. P. K., & Arisa, Y. (2022). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Tanaman Kersen Menggunakan DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). 1(2), 47–54.
Sulistiawanti, N. L., Ningrum, N. W., Hairunnisa, & Fitriyanti, S. (2025). Review: Perbedaan Penggunaan Pelarut terhadap Nilai Rendemen yang Dihasilkan dengan Berbagai Metode Ekstraksi dalam Proses Ekstraksi.
Susiani, E. F., Saputri, R., Wati, H., & Mahmudah, F. (2024). Aktivitas Antioksidan Ekstrak Metanol Daun Tandui (Mangifera rufocostata K.) Menggunakan Metode DPPH. 08(01), 90–97.
Warton, Mazmir, & Aryani, F. (2021). Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan pada Kulit Buah Jengkol (Pithecellobium jiringa). Buletin Poltanesa, 22(1).
Published
2026-06-29
Section
Article