Information Overload dan Tantangan Literasi Digital Pada Generasi Z
Information Overload and Digital Literacy Change among Generation Z
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi di era digital telah memunculkan fenomena information overload, yaitu kondisi ketika jumlah informasi yang diterima seseorang melebihi kapasitas individu dalam memproses, memahami, dan mengevaluasi informasi secara efektif. Generasi Z, yang lahir antara tahun 1997 hingga 2012, merupakan kelompok yang paling rentan terhadap fenomena ini karena tingginya intensitas penggunaan media digital dan media sosial dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji fenomena information overload, karakteristik konsumsi informasi digital pada Generasi Z, serta tantangan literasi digital yang dihadapi dalam menghadapi arus informasi di era digital. Metode yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan kualitatif deskriptif melalui penelusuran berbagai artikel jurnal ilmiah, buku akademik, dan sumber ilmiah daring yang relevan dari database Google Scholar, Garuda, dan jurnal elektronik nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa information overload berdampak negatif terhadap kemampuan kognitif, kualitas akademik, dan kesehatan mental Generasi Z. Tantangan literasi digital yang dihadapi bersifat multidimensional, mencakup dimensi kognitif berupa rendahnya kemampuan berpikir kritis, dimensi algoritmik berupa paparan filter bubble dan echo chamber, serta dimensi etis berupa penyebaran informasi tanpa verifikasi. Upaya menghadapi information overload dapat dilakukan melalui peningkatan literasi digital, penggunaan media sosial secara bijak, serta penguatan kemampuan berpikir kritis dalam mengevaluasi sumber informasi digital. Literasi digital menjadi kompetensi kunci yang tidak hanya mencakup kemampuan teknis, tetapi juga kemampuan analisis, evaluasi sumber, etika digital, dan kesadaran metakognitif dalam mengonsumsi maupun menyebarkan informasi.
The rapid development of information and communication technology in the digital era has given rise to the phenomenon of information overload, a condition in which the volume of information received by individuals exceeds their cognitive capacity to process, comprehend, and evaluate it effectively. Generation Z, born between 1997 and 2012, represents the most vulnerable group to this phenomenon due to their high intensity of digital media and social media use in daily life. This study aimed to examine the phenomenon of information overload, the digital information consumption patterns of Generation Z, and the digital literacy challenges they face in navigating the digital information landscape. A descriptive qualitative approach using a literature review method was employed, drawing on scientific journal articles, academic books, and online scholarly sources retrieved from Google Scholar, Garuda, and national electronic journals. The findings reveal that information overload negatively affects the cognitive abilities, academic performance, and mental health of Generation Z. The digital literacy challenges faced are multidimensional, encompassing cognitive challenges related to limited critical thinking skills, algorithmic challenges involving filter bubbles and echo chambers, and ethical challenges concerning the spread of unverified information. Addressing information overload requires enhanced digital literacy, responsible use of social media, and the strengthening of critical thinking skills in evaluating digital information sources. Digital literacy emerges as a key competency that encompasses not only technical skills but also analytical abilities, source evaluation, digital ethics, and metacognitive awareness in consuming and disseminating information.
References
Anggraini, H., & Erlianti, G. (2024). Pengaruh information overload terhadap pemenuhan kebutuhan informasi mahasiswa tingkat akhir Program Studi Perpustakaan dan Ilmu Informasi Universitas Negeri Padang. JPTAM (Jurnal Pendidikan Tambusai). https://jptam.org/index.php/jptam/article/view/25712
Anisti, Sidarta, V., Imran, M., & Syatir. (2024). Tantangan literasi digital generasi Z: Kajian systematic literature review. Media Bahasa, Sastra, dan Budaya Wahana, 30(2), 152–161.
Fan, M., Huang, Y., Qalati, S. A., Shah, S. M. M., Ostic, D., & Pu, Z. (2021). Effects of information overload, communication overload, and inequality on digital distrust: A cyber-violence behavior mechanism. Frontiers in Psychology. https://www.frontiersin.org/journals/psychology/articles/10.3389/fpsyg.2021.643981/full
Fitrah, M., & Luthfiyah. (2018). Metodologi penelitian: Penelitian kualitatif, tindakan kelas & studi kasus. Sukabumi: CV Jejak.
Ginting, D., et al. (2021). Literasi digital dalam dunia pendidikan di abad ke-21. Media Nusa Creative.
Harjono, H. S. (2018). Literasi digital: Prospek dan implikasinya dalam pembelajaran bahasa. Jurnal Pendidikan dan Sastra. https://online-journal.unja.ac.id/pena/article/view/6706/9439
Hasnawati. (2023). Literasi digital mahasiswa di era transformasi teknologi informasi. Syntax Admiration Journal. https://jurnalsyntaxadmiration.com/index.php/jurnal/article/view/1612
Hidayanti, P. N., & Wiyanarti, E. (2021). Literasi digital: Urgensi dan tantangan dalam pembelajaran sejarah. FACTUM: Jurnal Sejarah dan Pendidikan Sejarah, 10(2), 155–162. https://doi.org/10.17509/factum.v10i2.39203
Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Nazir, M. (2017). Metode penelitian. Bogor: Ghalia Indonesia.
Novianty, I., Rachmat, A. E., Anwar, S. A., Ibrahim, F. F., & Putri, G. A. C. (2025). Strategi literasi digital dalam mengatasi information overload: Analisis tantangan mahasiswa dalam memilih dan mengelola informasi akademik. Universitas Ibn Khaldun.
Nugraha, D., & Sufanti, M. (2023). Isu terkini dalam pembelajaran sastra: Kelimpahan informasi, kecerdasan buatan, dan literasi digital. Kajian Linguistik dan Sastra, 8(1), 64–83. https://doi.org/10.23917/kls.v8i1.22024
Nurmauliddiana, N., Hidayat, D. R., & Wibowo, K. A. (2019). Big Data dan Literasi Digital dalam Menghadapi Information Overload. Seminar Nasional MACOM III Universitas Padjadjaran.
Restianty, A. (2018). Literasi digital, sebuah tantangan baru dalam literasi media. GUNAHUMAS: Jurnal Kehumasan, 1(1), 72–87.
Safitri, F., Ramlah, Siregar, S. W., & Siregar, A. C. (2025). Literasi digital dalam dunia pendidikan. Sonpedia Publishing Indonesia.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Syafadilla, E., Aminah, A., Latifah, R., Virgiawan, F. D., & Zulkarnain, A. I. (2024). Digitalisasi literasi: Problematika dan strategi peningkatan kemampuan literasi digital di kalangan mahasiswa. Interdisciplinary Explorations in Research Journal, 2(2), 528–538.
Wibowo, W., & Ayuningtyas, F. (2024). Generasi Z sebagai konsumen masa depan: Karakteristik, preferensi, dan tantangan baru. Buana Komunikasi: Jurnal Penelitian dan Studi Ilmu Komunikasi, 5(2), 90–99.



