Analisis Dampak Pelayanan Birokrasi Perumda Tirta Kencana (Pdam) Terhadap Tingkat Kepercayaan Masyarakat Wilayah Bengkuring Samarinda

Analysis of the Impact of Perumda Tirta Kencana (PDAM) Bureaucratic Services on Public Trust Levels in the Bengkuring Area of Samarinda

  • Arestha Benaya Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda –Indonesia
  • Defa Zahara Fadillah Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda –Indonesia
  • Hanareta Sasvina Haryanti Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda –Indonesia
  • Nabila Amalia Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda –Indonesia
  • Octavia Nurrahmadani Sugara Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda –Indonesia
  • Zelita Amanda Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda –Indonesia
  • Diana Program Studi Administrasi Publik, Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda –Indonesia
Keywords: Bengkuring Samarinda, Layanan Air Bersih, Pelayanan Birokrasi, Perumda Tirta Kencana, Kepercayaan Masyarakat, Bengkuring Samarinda, Clean Water Services, Bureaucratic Services, Perumda Tirta Kencana, Public Trust

Abstract

Perumda Tirta Kencana, sebagai penyedia layanan air bersih di Samarinda, memainkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, termasuk warga di kawasan Bengkuring. Namun, keluhan masyarakat terkait kualitas layanan terus berlanjut, yang telah mengikis kepercayaan masyarakat terhadap lembaga tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis-jenis layanan yang tersedia di Perumda Tirta Kencana dan menganalisis bagaimana layanan birokrasinya memengaruhi tingkat kepercayaan masyarakat. Metode kualitatif deskriptif digunakan, yang melibatkan wawancara langsung dengan staf hubungan masyarakat, asisten manajer hubungan masyarakat, dan direktur layanan, serta observasi lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Perumda telah menjalankan fungsi layanannya dengan cukup baik melalui Pusat Layanan 24 jam, distribusi tangki air, pengujian meteran portabel, dan perbaikan jaringan. Namun, keterbatasan pipa sekunder, masalah koordinasi lapangan, dan transparansi komunikasi yang kurang memadai tetap menjadi hambatan yang memengaruhi kepercayaan masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan kualitas layanan disertai dengan transparansi dan komunikasi yang lebih baik dapat memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Perumda Tirta Kencana

Abstract

Perumda Tirta Kencana as a clean water service provider in Samarinda plays an important role in meeting the basic needs of the community, including residents of the Bengkuring area. However, public complaints regarding service quality remain, which has affected public trust in the institution. This study aims to identify the types of services available at Perumda Tirta Kencana and analyze how its bureaucratic services influence the level of public trust. A descriptive qualitative method was used, involving direct interviews with public relations staff, the public relations assistant manager, and the service director, as well as field observations. The results show that Perumda has carried out its service functions reasonably well through a 24-hour Contact Center, water tank distribution, portable meter testing, and network repairs. However, limited secondary pipelines, field coordination issues, and insufficient communication transparency remain obstacles that affect public trust. This study concludes that improving service quality alongside better transparency and communication can strengthen public trust in Perumda Tirta Kencana

References

Artikel resmi Perumda Tirta Kencana Samarinda.
Dwiyanto, A. (2017). Manajemen pelayanan publik. Gadjah Mada University Press.
Dwiyanto, A. (2021). Manajemen pelayanan publik: Peduli, inklusif, dan kolaboratif. Gadjah Mada University Press.
Edwards III, G. C. (1980). Implementing public policy. Congressional Quarterly Press.
Hardiyansyah. (2018). Kualitas pelayanan publik. Gava Media.
Jurnal Administrasi Publik tentang pelayanan PDAM.
Mardiasmo. (2018). Otonomi dan manajemen keuangan daerah. Andi Offset.
Sedarmayanti. (2019). Reformasi administrasi publik, reformasi birokrasi, dan kepemimpinan masa depan. Refika Aditama.
Sinambela, L. P. (2016). Reformasi pelayanan publik. Bumi Aksara.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif. Alfabeta.
Thoha, M. (2014). Birokrasi dan politik di Indonesia. Rajawali Pers.
Zauhar, S. (2018). Reformasi administrasi: Konsep, dimensi, dan strategi. Bumi Aksara.
Published
2026-06-29
Section
Article