Pengaruh Work Overload, Job Control, dan Dukungan Sosial terhadap Burnout pada Tenaga Kependidikan MAN 3 Jombang
Abstract
ABSTRAK
Burnout pada tenaga kependidikan menjadi isu krusial seiring meningkatnya tuntutan administratif, keterbatasan sumber daya, dan tekanan waktu yang berkelanjutan. Kondisi ini berpotensi menurunkan kualitas layanan pendidikan jika tidak dikelola dengan baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work overload, job control, dan dukungan sosial terhadap burnout pada tenaga kependidikan MAN 3 Jombang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan responden sebanyak 40 tenaga kependidikan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert, sedangkan analisis data menggunakan regresi linier berganda melalui program SPSS 15.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, work overload dan job control tidak berpengaruh signifikan secara parsial terhadap burnout pada tenaga kependidikan MAN 3 Jombang, sedangkan dukungan sosial berpengaruh negatif dan signifikan terhadap burnout. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap burnout. Temuan ini mengindikasikan bahwa dukungan sosial yang memadai sangat efektif dalam menekan risiko burnout. Oleh karena itu, diperlukan penguatan dukungan sosial serta optimalisasi sumber daya kerja lainnya untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
ABSTRACT
Burnout among education personnel has become a crucial issue alongside increasing administrative demands, limited resources, and continuous time pressure. This condition has the potential to decrease the quality of educational services if not managed properly. This study aims to analyze the effect of work overload, job control, and social support on burnout among education personnel at MAN 3 Jombang. This research uses a quantitative approach with a survey method. The sampling technique utilized total sampling with 40 education personnel as respondents. Data were collected through questionnaires with a Likert scale, while data analysis used multiple linear regression via the SPSS program. The results showed that partially, work overload and job control have no significant effect on burnout among education personnel at MAN 3 Jombang, whereas social support has a negative and significant effect on burnout. Simultaneously, these three variables significantly affect burnout. These findings indicate that adequate social support is highly effective in reducing the risk of burnout. Therefore, it is necessary to strengthen social support and optimize other work resources to create a healthy and productive work environment.
References
Alpa'Izi, J., Rahman, P. R. U., & Pratomo, R. Y. (2024). Peran dukungan sosial terhadap burnout: studi regresi pada karyawan retail di purwakarta. Jurnal Psikologi Dan Konseling West Science, 2(03), 138–144. https://doi.org/10.58812/jpkws.v2i03.1536
Damayanti, D. A. B., Tjahjoanggoro, & Halim, L. V. (2020). Hubungan Antara Beban Kerja Dan Dukungan Sosial Dengan Stres Kerja Pada Wiraniaga. Calyptra, 7(2), 1–12.
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (9th ed.). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Mouliansyah, R., Zulkarnaini, & Safitri, I. (2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi burnout pada perawat. Darussalam Indonesian Journal of Nursing and Midwifery, 5(1), 19–31.
Najwa, L., Suhardi, M., & Angraini, M. (2023). Peran Tenaga Kependidikan Dalam Meningkatkan Mutu Pelayanan Pendidikan. COMMUNITY: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 115–120. https://doi.org/10.51878/community.v2i2.1901
Putri, R. S., & Radikun, T. B. S. (2023). The role of job control and coping strategies as moderators in the effect of emotional demands on burnout in health workers. GUIDENA: Jurnal Ilmu Pendidikan, Psikologi, Bimbingan Dan Konseling, 13(4), 885. https://doi.org/10.24127/gdn.v13i4.8380
Ratih, A., Rusyidi, B., & Sulastri, S. (2023). Pengaruh dukungan sosial terhadap burnout pekerja sosial pada pelayanan anak korban tindak kekerasan seksual. Share: Social Work Journal, 13(1), 42. https://doi.org/10.24198/share.v13i1.45057
Rizky, N., & Suhariadi, F. (2021). Pengaruh workload dan social support terhadap burnout pada tenaga kesehatan di masa pandemi COVID-19. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(2), 1199–1206. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i2.28426
Rosyidah, N., Purwanto, A., & Supriyadi, A. S. (2025). Efek work-family conflict dan work overload terhadap job performance pada pegawai pemerintah kota Probolinggo. 11(1), 45–51.
Sa'adah, L. (2021). Metode Penelitian Ekonomi dan Bisnis. LPPM UNIVERSITAS KH. A. WAHAB HASBULLAH.
Sakimandoko, A. B., & Purba, H. P. (2021). Pengaruh Work Overload terhadap Burnout dengan Work Social Support sebagai Moderator pada Karyawan Millennials. Buletin Riset Psikologi Dan Kesehatan Mental (BRPKM), 1(2), 1397–1409. https://doi.org/10.20473/brpkm.v1i2.27816
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Taris, T. W., Bakker, A. B., Schaufeli, W. B., Stoffelsen, J., & Van Dierendonck, D. (2005). Job control and burnout across occupations. Psychological Reports, 97(3), 955–961. https://doi.org/10.2466/pr0.97.3.955-961
Ummah, M. S. (2019). Contribution of Workload and Compensation to Teacher's Burnout. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.



