Analisis Perencanaan Pembangunan Bendungan Bulango Ulu Kabupaten Bone Bolango

  • Siti Nurcahyati Abdussamad Universitas Negeri Gorontalo Alamat: Jl. Jendral Sudirman No.6, Kota Tengah, Kota Gorontalo
Keywords: Perencanaan pembangunan, Pembangunan infrastrruktur, Kebijakan publik, Pembangunan daerah

Abstract

Penelitian ini menganalisis perencanaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu di Kabupaten Bone Bolango dalam perspektif kebijakan publik serta faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas perencanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi dokumentasi dan penelusuran berbagai literatur, seperti jurnal ilmiah, dokumen kebijakan, laporan pemerintah, dan artikel terkait pembangunan infrastruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembangunan Bendungan Bulango Ulu dilakukan melalui tahapan identifikasi masalah, penyusunan agenda, formulasi kebijakan, implementasi, dan evaluasi. Efektivitas perencanaan dipengaruhi oleh faktor politik, administrasi, serta sosial ekonomi masyarakat. Dukungan kebijakan, koordinasi antarinstansi, kapasitas kelembagaan, dan partisipasi masyarakat menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Penelitian ini menegaskan pentingnya perencanaan yang terintegrasi, partisipatif, dan berkelanjutan dalam pembangunan infrastruktur daerah.

References

Aisyah, S., Gani, A. J. A., & Muluk, M. R. K. (2012). Perencanaan pembangunan Jalan Lingkar Luar Barat di Kota Surabaya. Wacana, 15(3), 42–50.
Ashari, M., Wahyunadi, & Hailuddin. (2015). Analisis perencanaan pembangunan daerah di Kabupaten Lombok Utara: Studi kasus perencanaan partisipatif tahun 2009–2013. Jurnal Ekonomi & Kebijakan Publik, 6(2), 164–180.
Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. (2020). Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020–2024.
Cahya, E. R. S. P. T. J. E. N. (2024). STUDI MANAJEMEN PROYEK PEMBANGUNAN MAIN DAM PADA BENDUNGAN BULANGO ULU DENGAN METODE FASTTRACK DAN CRASHING. JOURNAL SYNTAX IDEA, 4(1), 9–15.
Hardiyanti, S., Asrinaldi, & Zetra, A. (2021). Partisipasi politik dalam perencanaan pembangunan di Desa Lubuk Tenam Jambi. Niara, 4(1), 276–283.
Hermanto, Z., & Suryanto, J. (2016). Pilkada dan sinergi perencanaan pembangunan antar pemerintah daerah: Peran gubernur yang nyata tapi tak kentara. Jurnal Administrasi Pemerintah Daerah, 8(2), 31–38.
Hudon, M., & Floricel, S. (2023). Governance and megaprojects: Understanding political dynamics in public infrastructure projects. Policy and Society, 42(2), 148–163.
Lubis, S. (2019). Dampak Pembangunan Waduk Serbaguna. 1–23.
Nani, E. T., Labdul, B. Y., & Husnan, R. (2024). Model Pola Operasi Waduk Bulango Ulu. Composite Journal, 4(2), 43–47.
Pandjab, N. R., Labdul, B. Y., & Husnan, R. (2025). EVALUASI PERENCANAAN TEMPORARY COFFERDAM HULU PADA BENDUNGAN BULANGO ULU. Jurnal Teknik Sumber Daya Air, 5(1), 51–64.
Sartika, I. (2024). Collaborative governance dalam perencanaan pembangunan di Kabupaten Bekasi Provinsi Jawa Barat. Jurnal Ilmiah Administrasi Pemerintahan Daerah, 16(2), 209–233.
World Bank. (2020). Infrastructure governance framework.
World Bank. (2021). Environmental and social framework.
Published
2026-06-29
Section
Article