Harmoni Laba dan Budaya: Analisis Akuntansi serta Nilai Kepasundanan pada UMKM Zanana Chips Bandung

The Harmony of Profit and Culture: An Analysis of Accounting Practices and Sundanese Values at Zanana Chips, a Bandung-Based SME

  • Raden Muhamad Rafi Rajendra Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pasundan, Jl. Lengkong Besar No.68 – Bandung – Jawa Barat
  • Karina Rahma Naurah Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pasundan, Jl. Lengkong Besar No.68 – Bandung – Jawa Barat
  • Dini Sopiya Putri Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pasundan, Jl. Lengkong Besar No.68 – Bandung – Jawa Barat
  • Kayla Febrina Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pasundan, Jl. Lengkong Besar No.68 – Bandung – Jawa Barat
  • Lintang Febriana Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Pasundan, Jl. Lengkong Besar No.68 – Bandung – Jawa Barat
Keywords: UMKM, Zanana Chips, Akuntansi, Kepasundanan, Tata Kelola Usaha, Msmes, Zanana Chips, Accounting, Sundanese Values, Business Governance

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana praktik akuntansi serta nilai kepasundanan diterapkan dalam pengelolaan UMKM Zanana Chips Bandung sebagai faktor pendukung keberhasilan usaha. Kajian difokuskan pada sistem pencatatan keuangan, penyusunan laporan keuangan, pengelolaan biaya, serta implementasi nilai budaya lokal dalam aktivitas bisnis sehari-hari. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus melalui wawancara. Analisis dilakukan untuk memahami mekanisme pengelolaan keuangan yang diterapkan, kemudian dikaitkan dengan prinsip akuntansi dasar serta nilai kepasundanan yang berkembang dalam organisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zanana Chips telah menerapkan pencatatan transaksi secara rutin menggunakan software akuntansi, memisahkan keuangan pribadi dan usaha, menyusun laporan laba rugi, serta menggunakan metode costing dalam penentuan harga jual. Selain itu, nilai bener tercermin dalam kejujuran pencatatan transaksi, nilai singer tampak pada ketelitian operasional dan penggunaan sistem digital, serta nilai silih asih terlihat melalui pemberdayaan tenaga kerja dan kemitraan usaha. Meskipun demikian, tantangan masih ditemukan pada aspek akses pembiayaan eksternal dan inovasi kemasan ramah lingkungan. Temuan ini menegaskan bahwa perpaduan antara praktik akuntansi yang baik dan nilai budaya lokal mampu meningkatkan tata kelola, daya saing, serta keberlanjutan UMKM.

References

Ardiansyah, A. M., Harahap, D. A. T., Paulina, E., & Mujahidi, K. (2024). Implementasi “Akuntansi Silih Asah, Silih Asih, Silih Asuh” dan Pemaknaan Laba dalam Perspektif Budaya Sunda Pada UMKM Kota Sukabumi. Jurnal Aktiva: Riset Akuntansi Dan Keuangan, 6(3), 207-231.
Ekadjati, E. S. (2005). Kebudayaan Sunda: Suatu Pendekatan Sejarah. Pustaka Jaya.
Garna, J. K. (2008). Budaya Sunda: Melintasi Waktu Menantang Masa Depan. Lemlit Unpad Press.
Hastuti, P., Nurofik, A., Purnomo, A., Hasibuan, A., Aribowo, H., Faried, A. I., ... & Simarmata, J. (2020). Kewirausahaan dan UMKM. Yayasan Kita Menulis, 16.
Hidayat, R., & Nurhayati, S. (2022). Pengaruh Transparansi Pencatatan Keuangan terhadap Kinerja UMKM Makanan Ringan di Jawa Barat. Jurnal Akuntansi dan Keuangan UMKM, 5(2), 88–104.
Ikatan Akuntan Indonesia. (2018). Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, dan Menengah (SAK EMKM). IAI.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.
Misra, M., & Mulawarnan, A. D. (2023). Interaksi Budaya dalam Akuntansi Pada UMKM Lopa-Lopa. Reviu Akuntansi, Keuangan, Dan Sistem Informasi, 2(1), 75-84.
Wulandari, D., Pratiwi, R., & Susanto, H. (2021). Pencatatan Keuangan Sederhana dan Keberlangsungan Usaha UMKM di Indonesia. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(1), 45–60.
Published
2026-05-18
Section
Article