LITERATURE REVIEW : FAKTOR FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK PADA IBU HAMIL
Abstract
ABSTRAK
Kekurangan energi kronis atau selanjutnya disebut KEK adalah kondisi di mana status gizi seseorang buruk karena kurangnya konsumsi makanan sumber energi yang mengandung makronutrien. Ibu hamil yang berisiko mengalami KEK dapat dilihat dari pengukuran lingkar lengan atas (MUAC) dengan nilai kurang dari 23,5 cm. Dampak status gizi ibu yang kurang dari normal dapat meningkatkan risiko anemia, pendarahan, dan penyakit infeksi. Selain itu, juga berdampak pada proses persalinan, termasuk risiko persalinan yang lama, persalinan prematur, dan persalinan sesar cenderung meningkat. Dengan masih tingginya angka kekurangan energi kronis (KEK) di Indonesia dan global, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil. Bentuk penelitian ini adalah Tinjauan Pustaka menggunakan penelusuran jurnal di Google Scholar dan Pubmad. Kata kunci yang digunakan adalah KEK, Kehamilan. Setelah diseleksi, sepuluh jurnal diperoleh untuk ditinjau, kesimpulan dari penelitian ini adalah faktor-faktor yang berhubungan dengan defisiensi energi kronis pada ibu hamil meliputi paritas, asupan nutrisi, ekonomi, pengetahuan, konsumsi makanan tambahan, dan usia.
ABSTRACT
Chronic energy deficiency or hereinafter referred to as KEK is a condition where a person's nutritional status is poor due to a lack of consumption of energy-source foods containing macronutrients. Pregnant women who are at risk of KEK can be seen from the measurement of the upper arm circumference (MUAC) with a value of less than 23.5 cm). The impact of maternal nutritional status that is less than normal can increase the risk of anemia, bleeding, and infectious diseases. In addition, it also has an impact on the delivery process, including the risk of prolonged labor, premature delivery, and delivery by caesarean section tends to increase. With the still high number of chronic energy deficiency (KEK) in Indonesia and globally, this study aims to determine the factors associated with chronic energy deficiency (KEK) in pregnant women. The form of this research is a Literature Review using journal searches on Google Scholar and Pubmad. The keywords used are KEK, Pregnancy,. After selection, ten journals were obtained to be reviewed, the conclusion of this study Factors related to chronic energy deficiency in pregnant women include parity, nutritional intake, economy, knowledge, consumption of additional food, and age.
References
Anjelika. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian KEK pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Kolono Kabupaten Konawe Selatan. Jurnal Kebidanan.
Aprianti, N. F. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Suela tahun 2020. Jurnal Kesehatan.
Dewi. (2019). Kekurangan energi kronik pada ibu hamil dan pengukuran LILA. Jurnal Gizi dan Kesehatan.
Edowai, N., et al. (2018). Factors influencing malnutrition among pregnant women at Tigi District Deiya. International Journal of Health Science.
Heryunanto, et al. (2022). Dampak kekurangan energi kronik pada ibu dan bayi. Jurnal Ilmiah Kebidanan.
Iffa, M. L. S., Terefa, M., & Maleda. (2018). Factors associated with malnutrition among pregnant women and lactating mothers in Miesso Health Center, Ethiopia. Public Health Journal.
Jenni Susi Sihite. (2025). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian kekurangan energi kronis (KEK) pada ibu hamil Puskesmas Aek Parombunan Kota Sibolga tahun 2024. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Reproduksi.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2023. Jakarta: Kemenkes RI.
Kulsum, et al. (2022). Pencegahan kekurangan energi kronik melalui edukasi gizi pada ibu hamil. Jurnal Gizi Klinik.






