Gambaran Tindakan Keperawatan Pada Pasien Serangan Jantung Akut (ACS) Di Instalasi Gawat Darurat RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe
Overview of Nursing Actions for Patients with Acute Heart Attack (ACS) in the Emergency Room of Prof. Dr. Aloei Saboe Regional Hospital
Abstract
Acute Coronary Syndrome (ACS) merupakan kegawatdaruratan kardiovaskular dengan risiko tinggi menyebabkan kematian. Penanganan cepat di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangat bergantung pada ketepatan tindakan keperawatan. Tujuan: Mengetahui gambaran tindakan keperawatan pada pasien ACS di IGD RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Metode: Penelitian deskriptif kuantitatif berdasarkan Standar Intervensi Keperawatan Indonesia (SIKI). Sampel adalah seluruh perawat IGD yang menangani pasien ACS dengan teknik total sampling. Hasil: Pada manajemen nyeri, identifikasi lokasi, durasi, dan intensitas nyeri dilakukan (100%), pengkajian skala nyeri serta kolaborasi pemberian analgesik (96,6%), namun kontrol lingkungan (3,4%), dan fasilitasi istirahat (6,9%) masih rendah. Pada manajemen oksigen, auskultasi bunyi napas sering diabaikan tidak dilakukan 93,1% dan pemantauan saturasi oksigen tidak dilakukan 89,7%. Manajemen energi menunjukkan penyediaan lingkungan rendah stimulus sebesar 89,7%, namun strategi koping hanya 6,9%. Pada edukasi program pengobatan, keterlibatan keluarga tinggi (96,6%) dan pengobatan mandiri (72,4%), penjelasan manfaat dan efek samping obat masih rendah (27,6%). Pemantauan tekanan darah dan intake-output dilakukan (79,3%), sedangkan pemantauan aritmia (44,8%). Kesimpulan: Tindakan keperawatan pada pasien ACS di IGD RSUD Prof. Dr. Aloei Saboe telah baik pada pemantauan dasar dan kolaborasi medis, namun perlu ditingkatkan pada aspek edukasi, dan pengkajian risiko komplikasi.
References
American Heart Association. (2022). Patient and family education for cardiovascular diseases. https://www.heart.org/
American Heart Association, & American College of Cardiology. (2023). 2023 AHA/ACC guideline for the management of acute coronary syndrome. Circulation, 147(4), 67–89. https://doi.org/10.1161/CIR.0000000000001209
American Heart Association. (2021). 2021 AHA/ACC guideline for the evaluation and diagnosis of chest pain. Circulation, 144(22), e368–e454. https://www.ahajournals.org/doi/full/10.1161/CIR.0000000000001029
Hady, R., et al. (2024). Patient safety dan faktor-faktor yang memengaruhinya. Jurnal Ilmu Keperawatan, 226–230.
Kabang, L., Nurachmah, E., & Kariasa, I. M. (2023). Intervensi mengontrol nyeri dan ansietas pada pasien dengan sindrom koroner akut. Journal of Telenursing (JOTING), 5(2), 2766–2774. https://doi.org/10.31539/joting.v5i2.6438
Kemenkes RI. (2021). Standar pelayanan Instalasi Gawat Darurat.
Khadijah, S., Tutik, A., Widaryant, R., & Ratnaningsih, E. (2020). Buku ajar anatomi & fisiologi manusia (Edisi 1). https://repositori.respati.ac.id/dokumen/R-00001242.pdf
Khan, M. Z., Abdullah, M., Rahman, S., & Patel, R. (2023). The effect of structured patient education on treatment adherence among ACS patients: A randomized controlled trial. Journal of Cardiovascular Nursing, 38(4), 215–223. https://doi.org/10.1097/JCN.0000000000000857
Kozier, B., & Erb, G. (2016). Fundamentals of Nursing (10th ed.). Pearson.
Kumar, P., Singh, R., & Patel, V. (2023). Documentation gaps in emergency nursing practice. International Journal of Nursing Practice.
Lee, S. H., Park, J. S., & Kim, J. Y. (2022). Impact of nurse–physician collaboration on reperfusion delay and clinical outcomes in acute coronary syndrome. International Journal of Nursing Studies, 131, 104284. https://doi.org/10.1016/j.ijnurstu.2022.104284
Lutfiah, A., & Mustika, A. (2025). Prevalensi dan profil penderita sindroma koroner akut dengan ST segmen elevasi (STEMI) di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Fauziah Bireuen tahun 2022–2023. Protein: Jurnal Kesehatan, 3(3), 313–324. https://doi.org/10.61132/protein.v3i3.1598
Mackay, J., Atkinson, P., & Hogg, K. (2022). Energy conservation and myocardial workload reduction in acute coronary syndrome: A clinical review. Journal of Emergency and Critical Care, 12(2), 44–52. https://doi.org/10.1016/j.jecc.2022.05.001
Prasetyo, B., Chayati, N., & Purnomo, S. (2024). Terapi kompres hangat untuk menurunkan nyeri dada pada pasien acute coronary syndrome non-STEMI. Jurnal Medika Nusantara, 2(2), 31–39. https://doi.org/10.59680/medika.v2i2.1092
Pratiwi, S., Yusuf, A., & Raharjo, S. (2022). Pengalaman kerja dan ketepatan tindakan perawat IGD. Jurnal Keperawatan Gawat Darurat.
Riyadi, A., & Karmiati. (2018). Factors affecting nursing ability to know acute coronary syndrome in emergency installation. Journal of Health Science and Prevention, 2(2), 85–90. https://doi.org/10.29080/jhsp.v2i2.152
Robbins, S. P., & Judge, T. (2017). Organizational Behavior (17th ed.). Pearson.
Rohman, M. A., Kurniawan, Susilo, C., & Hamid, M. A. (2023). Hubungan response time perawat dengan tingkat kecemasan keluarga pasien kategori triage kuning di IGD Rumah Sakit Daerah Balung. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 352–359.
Santoso, T., Nuviastuti, T., & Afrida, M. (2023). Karakteristik pasien sindrom koroner akut. NURSEPEDIA, 2(2), 103–112. https://doi.org/10.55887/nrpm.v2i2.42
Sawitri, T. M., & Pujiyanto. (2021). Rapid assessment manajemen instalasi gawat darurat RSUT pada pandemi COVID-19. Jurnal Health Sains, 2(8). https://doi.org/10.46799/jhs.v2i8.255
Setiani, N., Kurniawati, D., & Lestari, P. (2024). Kepatuhan dokumentasi perawatan jantung pada IGD. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah.
World Health Organization. (2021). Framework for action on interprofessional education and collaborative practice. WHO Press. https://www.who.int/publications/i/item/9789240018402
World Health Organization. (2020). State of the world’s nursing report 2020. WHO Press.
Yunus, P., & Magaribu, R. Y. (2023). Penerapan teknik relaksasi nafas dalam pada pasien chest pain di IGD RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Termometer, 1(3), 61–70. https://doi.org/10.55606/termometer.v1i3.1882
Yusuf, M., Ananda, D., & Putri, S. (2021). Pengaruh pendidikan profesi Ners terhadap penerapan patient safety di IGD. Jurnal Pendidikan Keperawatan.
Zhang, Y., Li, X., Chen, L., & Huang, W. (2021). Nurse-led education improves medication adherence and lifestyle modification in ACS patients. Nursing in Critical Care, 26(5), 312–319. https://doi.org/10.1111/nicc.12646






