Karakteristik Organisasi Pelayanan Kesehatan Dan Pengaruhnya Terhadap Mutu Pelayanan Di PKBI Multatuli
Characteristics of Health Service Organizations and Their Influence on Service Quality at PKBI Multatuli
Abstract
Mutu pelayanan kesehatan sangat dipengaruhi oleh karakteristik organisasi pelayanan kesehatan, seperti struktur organisasi, kepemimpinan, komunikasi, dan koordinasi antarunit kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik organisasi pelayanan kesehatan dan pengaruhnya terhadap mutu pelayanan di PKBI Multatuli. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 23 Desember 2025 dengan melibatkan admin klinik, tenaga pada bidang klinik, serta manajer klinik sebagai informan penelitian. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif-analitik dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen internal klinik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa struktur organisasi yang jelas, pembagian tugas yang terdefinisi dengan baik, serta komunikasi yang efektif antara admin klinik, bidang klinik, dan manajer klinik berperan penting dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Selain itu, peran manajer klinik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan pelayanan terbukti berkontribusi terhadap peningkatan kepuasan dan kenyamanan pasien. Namun, masih ditemukan kendala berupa keterbatasan koordinasi pada situasi pelayanan tertentu. Disimpulkan bahwa karakteristik organisasi pelayanan kesehatan di PKBI Multatuli secara umum telah mendukung mutu pelayanan, namun diperlukan penguatan sistem komunikasi dan koordinasi lintas bidang untuk mencapai mutu pelayanan yang optimal.
References
Dartiningsih, B. E., & Basuki. (2016). Komunikasi trans budaya dalam bidang kesehatan: Analisis kasus iklan kondom dan ATM kondom masuk kampus. Komunikasi, 10(2), 205–212. https://journal.trunojoyo.ac.id/komunikasi/article/viewFile/2525/2067
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Standar akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Profil kesehatan Indonesia tahun 2022. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Nesta, A., Berlianti, & Ritonga, F. U. (2025). Intervensi edukasi kesehatan reproduksi remaja melalui direct service berbasis group work di PKBI. Krepa: Kreativitas Pada Abdimas, 5(10). https://cibangsa.com/index.php/krepa/article/view/2287
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
OMS Smeru Research Institute. (2021). Database organisasi masyarakat sipil: Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia Daerah Sumatera Utara. Jakarta: SMERU.
Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia. (2023). Profil dan sejarah PKBI. Jakarta: PKBI.
Parasuraman, A., Zeithaml, V. A., & Berry, L. L. (1988). SERVQUAL: A multiple-item scale for measuring consumer perceptions of service quality. Journal of Retailing, 64(1), 12–40.
Rajagukguk, D. M., & Manalu, M. R. (2021). Perancangan sistem informasi peserta keluarga berencana di Perwakilan BKKBN Sumatera Utara berbasis Visual Basic (VB) Net. Journal of Information Technology and Accounting, 4(2), 7–11. https://ojs.uma.ac.id/index.php/perspektif/article/view/87
Ramadhani, A. D. (2020). Pelayanan kinerja pegawai pada bidang advokasi pergerakan di Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI). Laporan Kuliah Kerja Lapangan (LKKL). https://repositori.uma.ac.id/jspui/handle/123456789/14665
Damanik, M. I. A. (2020). Kinerja Pegawai Bidang Pelatihan Pengambangan di Kantor BKKBN Sumatera Utara. Laporan Kuliah Kerja Lapangan (LKKL). https://repositori.uma.ac.id/jspui/handle/123456789/14936
World Health Organization (WHO). (2019). Primary health care: Key facts. Geneva: WHO.






