Gambaran Konsumsi Makanan Siap Saji, Minuman Siap Saji, Dan Kecukupan Zat Besi Pada Anak Obesitas Di SDN 56 Kota Timur Kota Gorontalo
Overview of Consumption of Ready-to-Eat Food, Ready-to-Eat Drinks, and Iron Adequacy in Obese Children at SDN 56 Kota Timur, Gorontalo City
Abstract
Obesitas pada anak merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang semakin meningkat dan dapat berdampak terhadap risiko penyakit kronis di masa mendatang. Salah satu faktor penyebabnya adalah pola konsumsi makanan dan minuman siap saji yang tinggi, disertai rendahnya asupan zat gizi mikro seperti zat besi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran konsumsi makanan siap saji, minuman siap saji, dan kecukupan zat besi pada anak obesitas di SDN 56 Kota Timur Kota Gorontalo.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan pendekatan food recall 1x24 jam selama tiga hari terhadap 30 responden anak obesitas kelas III–V SDN 56 Kota Timur. Data dianalisis secara univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar anak obesitas memiliki frekuensi konsumsi makanan siap saji yang tinggi, seperti ayam goreng cepat saji, mie bakso, burger, donat, dan jajanan gorengan. Konsumsi minuman siap saji juga tergolong tinggi, dengan jenis minuman seperti teh kemasan, Pop Ice, Nutrisari, dan es coklat yang mengandung gula sederhana tinggi. Berdasarkan hasil food recall, diperoleh bahwa kecukupan zat besi sebagian besar anak masih kurang, yaitu pada hari pertama 66,7% anak belum memenuhi Angka Kecukupan Gizi (AKG), hari kedua 63,3%, dan hari ketiga 56,7%.
Anak obesitas di SDN 56 Kota Timur Kota Gorontalo memiliki konsumsi makanan dan minuman siap saji yang tinggi serta kecukupan zat besi yang sebagian besar belum memenuhi AKG, sehingga diperlukan edukasi gizi bagi siswa dan orang tua, pengawasan jajanan sekolah, serta pembiasaan konsumsi makanan sehat untuk mencegah kekurangan zat gizi mikro dan menurunkan risiko obesitas.
References
Jannah, J., Kadir, S., & Kadir, L. (2021). Analisis obesitas pada anak sekolah dasar berdasarkan pengetahuan, sikap, dan paparan informasi tentang gizi seimbang. ARTERI: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(3), 67–73.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Policy brief: Konsumsi minuman berpemanis pada anak sekolah di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Panduan konsumsi pangan olahan dan minuman siap saji untuk masyarakat sehat. Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat.
Khusna, D. N. (2021). Kecukupan asupan protein dan zat besi pada anak sekolah dasar usia 8–12 tahun berdasarkan 7-days food diary. Journal of Health Studies (JHeS), 5(2), 24–35. https://doi.org/10.31101/jhes.1393
Lowanga, M. R., Salman, S., Pomalingo, A. Y., Domili, I., & Misnati, M. (2021). Kebiasaan konsumsi makanan siap saji dan status obesitas pada anak sekolah dasar. Journal of Noncommunicable Disease, 1(2), 113–120. https://doi.org/10.52365/jond.v1i2.362
Mada, E. L. R. (2019). Gambaran kebiasaan sarapan pagi dan durasi waktu tidur pada anak obesitas dan overweight. Jurnal Gizi.
Nugroho, P. S., & Hikmah, A. U. R. (2020). Kebiasaan konsumsi junk food dan frekuensi makan terhadap obesitas. Jurnal Dunia Kesmas, 9(2), 185–191. https://doi.org/10.33024/jdk.v9i2.3004
Rachmawati, N. (2019). Hubungan frekuensi konsumsi minuman berpemanis dengan kejadian obesitas pada anak sekolah dasar. Jurnal Gizi Indonesia, 8(2), 123–130.
Rachmawati, N., Santoso, A., & Lestari, R. (2023). Konsumsi minuman berpemanis dan risiko obesitas pada anak Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 18(4), 245–253.
Sabani, F. (2019). Perkembangan anak-anak selama masa sekolah dasar (6–12 tahun). Didakta: Jurnal Kependidikan, 8(2), 89–100.
Siregar, R., Indriyani, R., & Rahmawati, T. (2024). Taxing sugar-sweetened beverages in Indonesia: Impact on consumption and health. PLOS ONE, 19(11), e0293913. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0293913
Thahir, A. I. A., & Masnar, A. (2021). Obesitas anak dan remaja: Faktor risiko, pencegahan, dan isu terkini. Jawa Barat: CV Edugizi Pratama Indonesia.
Wirjatmadi, B. (2018). Hubungan aktivitas fisik dengan status gizi lebih pada anak usia sekolah dasar di SDN Ketabang 1 Surabaya tahun 2017. Media Gizi Indonesia, 13(2), 97–105.
Zhao, Y., Wang, Q., & Sun, H. (2025). The role of sugar-sweetened beverages in childhood obesity: Evidence from recent epidemiological studies. Social Science & Medicine, 349, 115823. https://doi.org/10.1016/j.socscimed.2025.115823






