Hubungan Sikap Masyarakat dengan Perilaku Diskriminasi Sosial pada Penderita Kusta di RSBLK Singgahan Tuban
Abstract
ABSTRAK
Penyakit kusta masih menimbulkan stigma dan perlakuan diskriminatif di masyarakat akibat kurangnya pengetahuan dan persepsi negatif yang berkembang. Sikap masyarakat berperan penting dalam membentuk perilaku sosial terhadap penderita kusta, terutama di lingkungan yang hidup berdampingan secara langsung dengan penyandang kusta seperti di RSBLK Singgahan Tuban. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang tinggal di sekitar RSBLK Singgahan Tuban sebanyak 244 orang, dengan jumlah sampel 152 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner sikap masyarakat dan perilaku diskriminasi sosial. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Spearman rho dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki sikap sangat positif terhadap penderita kusta dan perilaku diskriminasi sosial berada pada kategori rendah. Uji statistik Spearman rho menunjukkan nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) dengan koefisien korelasi r = -0,512, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan dengan kekuatan korelasi sedang dan arah negatif antara sikap masyarakat dan perilaku diskriminasi sosial. Terdapat hubungan yang signifikan antara sikap masyarakat dengan perilaku diskriminasi sosial pada penderita kusta di RSBLK Singgahan Tuban..
ABSTRACT
Leprosy continues to cause stigma and discriminatory treatment in society due to a lack of knowledge and persistent negative perceptions. Public attitudes play a crucial role in shaping social behavior toward people with leprosy, particularly in environments where people live directly alongside them, such as at the Singgahan Tuban Community Health Center (RSBLK Singgahan Tuban). This study employed a quantitative correlational design with a cross- sectional approach. The study population comprised 244 people living around the Singgahan Tuban Community Health Center (RSBLK Singgahan Tuban), with a sample size of 152 respondents selected using purposive sampling. Data collection was conducted using a questionnaire on community attitudes and social discrimination behavior. Data analysis was performed using univariate and bivariate analyses using the Spearman rho test at a significance level of 0.05. The results showed that the majority of respondents had very positive attitudes toward people with leprosy, and social discrimination behavior was low. The Spearman's rho statistical test showed a p-value of 0.000 (p < 0.05) with a correlation coefficient of r = -0.512, indicating a significant, moderately strong, negative correlation between community attitudes and discriminatory behavior. There was a significant relationship between community attitudes and discriminatory behavior toward leprosy patients at the Singgahan Tuban Regional General Hospital (RSBLK).
References
Gianadevi, A., & Sinaga, M. R. E. (2025). Evaluasi program edukasi pengendalian kusta terhadap perubahan sikap dan perilaku masyarakat. Jurnal STIKes Bethesda.
Hanifatus, S., Ramadhani, S., & Yusuf, M. (2023). Diskriminasi sosial pada eks penderita kusta di lingkungan masyarakat. Jurnal Psikologi Sosial, 10(2), 88–96.
Jatimi, A. (2023). Stigma diri dan stigma sosial pada penderita kusta. Jurnal Psikologi Klinis, 8(1), 15–27.
Mohamad, A., Suryadi, S., & Dharsono, W. W. (2025). Stigma dan persepsi masyarakat terhadap penderita kusta: Studi kualitatif di Kelurahan Kalibobo, Papua Tengah. Jurnal Promotif Preventif, 8(4), 898–905.
Sahlokita. (2025). Statistik kasus kusta dunia tahun 2023–2025. Jakarta: WHO Collaborating Center Indonesia.
Sulidah. (2025). Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat dengan stigma terhadap penderita kusta. Jurnal Kesehatan Masyarakat.
Unairnews. (2025). Pemberdayaan penderita kusta melalui dukungan sosial. https://news.unair.ac.id
Wibowo, D. Y. (2021). Depresi pada penderita kusta: Studi literatur (Skripsi). Insan Cendekia Husada.
World Health Organization. (2023). Leprosy. WHO.
Yusof, N., & Rahmat, R. (2023). Public attitudes and stigma towards leprosy.
Zaikauskait?, A., et al. (2023). Public stigma and discrimination toward people with infectious diseases: A cross-cultural analysis. Frontiers in Psychology.






