FAKTOR RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS PADA NELAYAN DI RANTAU PANJANG KECAMATAN PANTAI LABU
Abstract
Nelayan di Desa Rantau Panjang Kecamatan Pantai Labu sebagian besar bekerja secara tradisional dengan mengandalkan tenaga fisik tanpa dukungan alat bantu modern, sehingga berisiko tinggi mengalami gangguan muskuloskeletal. Minimnya pengetahuan mengenai kesehatan kerja dan kurangnya penerapan prinsip ergonomi semakin memperbesar kemungkinan timbulnya keluhan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia, durasi kerja, masa kerja, dan indeks massa tubuh (IMT) dengan keluhan MSDs pada nelayan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross sectional, melibatkan 89 responden. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner Nordic Body Map (NBM) untuk mengidentifikasi bagian tubuh yang mengalami keluhan otot, sedangkan analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar nelayan mengalami keluhan MSDs dengan prevalensi tinggi sebesar 53,9%. Analisis bivariat memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara usia (p=0,001), durasi kerja (p=0,034), dan masa kerja (p=0,041) dengan keluhan MSDs, sementara IMT tidak menunjukkan hubungan yang bermakna. Temuan ini menegaskan bahwa faktor individu dan lamanya paparan kerja berkontribusi besar terhadap risiko gangguan muskuloskeletal pada nelayan. Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar nelayan dapat mengatur jam kerja dengan memberikan waktu istirahat yang cukup untuk mengurangi beban fisik berlebihan, dan bagi peneliti selanjutnya diharapkan dapat memperluas cakupan penelitian dengan menambahkan variabel lain seperti pola makan, kebiasaan istirahat, serta kondisi lingkungan kerja, sehingga penelitian mengenai MSDs pada nelayan dapat memberikan gambaran yang lebih menyeluruh.
References
Demar, Andi Adinda, La Ode, Muhamad Sety, and Indah Ade Prianti. 2024. “FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS ( MSDs ) PADA NELAYAN DI PELABUHAN PERIKANAN SAMUDERA KOTA KENDARI TAHUN 2023 FACTOR RELATED TO MUSCULOSKELETAL DISORDERS ( MSDs ) COMPLAINTS.” 5(3): 97–103.
Dwiseptianto, Ryan Wahyu, and Anik Setyo Wahyuningsih. 2022. “Keluhan Muskuloskeletal Pada Pekerja Sektor Informal.” Indonesian Journal of Public Health and Nutrition 2(1): 102–11. doi:10.15294/ijphn.v2i1.51232.
Fahmiwati, Nanda Anisa, Fatimah Anissatul, and Rahma Listyandini. 2021. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorders (MSDs) Pada Petani Padi Desa Neglasari Kecamatan Purabaya Kabupaten Sukabumi Tahun 2019.” Promotor Jurnal Mahasiswa Kesehatan Masyarakat 4(5): 412–22. doi:10.1162/comj.2002.26.2.109.
Irawati, Nuryanti, Gurdani Yogisutanti, and Neti Sitorus. 2020. “Hubungan Antara Status Gizi, Masa Kerja Dan Sikap Kerja Dengan Gangguan Muskuloskeletal Pada Penjahit Di Jawa Barat.” Jph Recode 4(1): 52–60.
Jatmika, Linda, Suharni A. Fachrin, and Mansur Sididi. 2022. “Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan MSDS Pada Pekerja Buruh Di Pelabuhan Yos Sudarso Tual.” Window of Public Health Journal 3(3): 563–74. doi:10.33096/woph.v3i3.622.
Joseph, Gloria, and Oksfriani Jufri Sumampouw. 2022. “HUBUNGAN ANTARA POSISI KERJA DAN USIA DENGAN KELUHAN MUSKULOSKELETAL PADA NELAYAN.” 11(1): 34–42.
Kemenkes. 2018. “Laporan Riskesdas 2018 Nasional.Pdf.” Lembaga Penerbit Balitbangkes: hal 156.
Krismayani, Devi, and Partha Muliawan. 2021. “Hubungan Faktor Individu Dan Faktor Okupasi Terhadap Keluhan Musculoskeletal Disorders Pada Pengrajin Tenun Ikat Di Kabupaten Klungkung.” 8(1): 29–42.
Maulana, Sahid Alif, Siswi Jayanti, and Bina Kurniawan. 2021. “ANALISIS FAKTOR RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) SEKTOR PERTANIAN: LITERATURE REVIEW.” Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi 21(1): 134. doi:10.36465/jkbth.v21i1.688.
Nurftah, Lutviyah, Willia Novita Eka Rini, and Ismi Nurwaqiah Ibnu. 2022. “Analisis Faktor Risiko Musculoskeletal Disorder (MSDs) Pada Pekerja Petik Teh Di PT X Kayu Aro.” Jambi Medical Journal 10(2): 172–85.
Oksfriani, and Grace Debbie Kandou. 2021. “Keluhan Muskuloskeletal Pada Nelayan.” Jurnal Kesehatan Masyarakat Universitas Sam Ratulangi 12(1): 34–40.
Pratiwi, Adhinda Putri, and Tenri Diah. 2022. “Gambaran Penyakit Akibat Kerja Pada Nelayan.” Jurnal Dinamika Kesehatan Masyarakat: 45–51.
Putri, Rebecca Olivya, Siswi Jayanti, and Bina Kurniawan. 2021. “Hubungan Postur Kerja Dan Durasi Kerja Dengan Keluhan Nyeri Otot Pada Pekerja Pabrik Tahu X Di Kota Semarang.” Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip) 9(6): 733–40. doi:10.14710/jkm.v9i6.31300.
Rahmawati, Ullya. 2020. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Keluhan Muskuloskeletal Disorders Pekerja Pengangkut Barang Di Pasar Panorama Kota Bengkulu.” JURNAL KESEHATAN LINGKUNGAN: Jurnal dan Aplikasi Teknik Kesehatan Lingkungan 17(1): 49–56. doi:10.31964/jkl.v17i1.225.
Sekaaram, Vimalavarati, and Luh Seri Ani. 2017. “Prevalensi Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pengemudi Angkutan Umum Di Terminal Mengwi, Kabupaten Badung-Bali.” Intisari Sains Medis 8(2): 118–24. doi:10.15562/ism.v8i2.125.
Suryanto, Dwi, Rubi Ginanjar, and Anissatul Fathimah. 2020. “HUBUNGAN RISIKO ERGONOMI DENGAN KELUHAN MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDs) PADA PEKERJA INFORMAL BENGKEL LAS DI KELURAHAN SAWANGAN BARU DAN KELURAHAN PASIR PUTIH KOTA DEPOK TAHUN 2019.” Promotor 3(1): 41–49. doi:10.32832/pro.v3i1.3143.
Tarwaka. 2019. Ergonomi Industri: Dasar-Dasar Pengetahuan Ergonomi Dan Aplikasi Di Tempat Kerja. Harapan Press; 2019.
Tatik, Wildasari, and Nurcahyo Rizki Eko. 2023. “Hubungan Antara Postur Kerja, Umur, Dan Masa Kerja Dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Di CV. Sada Wahyu Kabupaten Bantul Yogyakarta.” Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat 2(1): 1–23.






