Pengaruh Personal Hygiene Dan Sanitasi Lingkungan Dengan Keluhan Gangguan Penyakit Kulit Di Pondok Pesantren Modern Al-Hasyimiyah Tebing Tinggi
The Influence of Personal Hygiene and Environmental Sanitation on Complaints of Skin Diseases at the Al-Hasyimiyah Modern Islamic Boarding School in Tebing Tinggi
Abstract
Penyakit kulit merupakan salah satu gangguan kesehatan yang umum terjadi di lingkungan pesantren, terutama karena faktor kebersihan pribadi (personal hygiene) yang kurang optimal dan kondisi sanitasi lingkungan yang tidak memadai. Tujuan penelitian untuk mengetahui apakah terdapat hubungan personal hygiene dan kondisi fisik asrama dengan gangguan keluhan penyakit kulit. Jenis penelitian yang digunakan adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh santri/santriwati pondok Pesantren Al-Hasyimiyah Tebing Tinggi yang berjumlah 290 dengan menggunakan rumus lameshow. Teknik pengambilan sampel yang di gunakan pada penelitian ini menggunakan probability sampling dengan jenis Stratified Random Sampling.hasil penelitian menunjukan terdapat pengaruh kebersihan Pakaian memiliki nilai signifikansi 0,022 dengan Exp(B) 5,827, Kebersihan Tempat Tidur dan Sprei juga signifikan (p = 0,003) dengan Exp(B) 63,002, Kebersihan Kuku dan Tangan memiliki nilai signifikansi 0,068 (tidak signifikan pada taraf 5%), meskipun Exp(B) 5,397, ketersediaan Jamban berhubungan signifikan (p = 0,020) dengan Exp(B) 0,176, Sarana Air Bersih (p = 0,000, Exp(B) 0,022), Saluran Pembuangan Air Limbah juga signifikan (p = 0,007) dengan Exp(B) 0,109. Di harapkan pengelola Pondok Pesantren Al Hasyimiyah tebing tinggi, sebaiknya menyediakan fasilitas sanitasi dasar yang sesuai syarat Kesehatan, membuat poster kesehatan terkait personal hygiene atau membuat peraturan tertulis yang disertai sanksi yang tegas dan pesan, sehingga santri dapat memelihara kebersihan dirinya dengan baik.
References
Dewi Sari Sartika Sri, A. Y. (2020). Penyuluhan Tentang Penularan Dan Pencegahan Scabies Di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIB Kota Padangsidimpuan. 2(1), 16–22.
Ginting, J. B., Purba, A. B., Siregar, S. D., Suci, T., & Indonesia, P. (2024). Jurnal Kesmas Prima Indonesia HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DAN SANITASI. 8(2), 111–115.
Irjayanti, A., Wambrauw, A., Wahyuni, I., & Maranden, A. A. (2023). Personal Hygiene dengan Kejadian Penyakit Kulit Personal Hygiene with the Incidence of Skin Diseases Pendahuluan. 169–175.
Kemenkes RI & UNICEF Indonesia. (2023). Pedoman Manajerial Infeksi Di Rumah Fasilitas Kesehatan Lainnya.
Putria Kartika Diah, O. D. N. (2023). Penyuluhan Kesehatan Kepada Masyarakat Di Desa Wonodadi Dusun 03 Tentang Penyakit Kulit. J Pengabdi Kpd Masy Ungu( ABDI KE UNGU). 2023;5(1):72-78. doi:10.30604/abdi.v5i1.1043.
Rahmadia Aisyah, Amir Andy, Hidayati Fajrina, Guspianto, P. E. F. (2024). Hubungan Personal Hygiene Dengan Gejala Dermatitis Pada Narapidana Di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Jambi Tahun 2024. Jurnal Kesmas Jambi, 8(2).
Rasyid, Z., Septiani, W., Harnani, Y., Susanti, N., & Bayhaqi, A. R. (2024). Determinan Personal Hygiene dan Sanitasi Dasar dengan Penyakit Kulit ( Scabies ) di Pondok Pesantren Modern Al-Kautsar Pekanbaru Tahun 2022. 23(2), 153–161.
Sudewi, S., & Sitio, P. (2024). Penyuluhan tentang perilaku penggunaan air sungai terhadap kejadian penyakit kulit di desa bengkurung kecamatan sibolangit kabupaten deli serdang. 4(2), 7–11.






