Peran Pajak dan Retribusi Daerah dalam Meningkatkan Perekonomian Kabupaten Pasuruan

The Role of Regional Taxes and Levies in Enhancing the Economy of Pasuruan Regency

  • Yono Sutrisno Program Studi Pendidikan Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas PGRI Wiranegara Pasuruan
Keywords: Pajak Daerah; Retribusi Daerah; Pendapatan Asli Daerah; Perekonomian Daerah; Kabupaten Pasuruan.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi fungsi pajak dan retribusi daerah dalam meningkatkan ekonomi Kabupaten Pasuruan. Pajak dan retribusi adalah sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang memiliki peran krusial dalam mendukung kemandirian fiskal serta pembangunan ekonomi lokal. Metodologi yang diterapkan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang diambil dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Pasuruan sepanjang periode 2019 hingga 2023. Analisis data dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda untuk mengevaluasi seberapa besar kontribusi pajak daerah dan retribusi terhadap peningkatan PAD serta dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan bahwa pajak daerah memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan         PAD,      sedangkan            retribusi daerah juga memberikan dampak positif meskipun tidak signifikan. Secara bersamaan, kedua variabel ini berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pasuruan. Hasil penelitian ini menegaskan pentingnya pemanfaatan kebijakan pemungutan pajak dan retribusi daerah secara optimal untuk memperkuat struktur ekonomi daerah yang berkelanjutan.  

References

  1. Atrill, P., McLaney, E., & Harvey, D. (2015). Accounting: An Introduction (6th ed.). Melbourne:
  2. Pearson. https://doi.org/10.1002/9781118267745.ch6
  3. Cachon, G. P., & Terwiesch, C. (2013). Matching Supply with Demand: An Introduction to
  4. Operations Management (3rd ed.). New York: McGraw-Hill/Irwin. https://doi.org/10.2307/1271510
  5. Coppola, D. P. (2011). Introduction to International Disaster Management (3rd ed.). Oxford:
  6. Butterworth-Heinemann. https://doi.org/10.1016/C2009-0-64027-7
  7. Halim, A. (2014). Akuntansi Keuangan Daerah. Jakarta: Salemba Empat.
  8. Lee, J. Y., Kozlenkova, I. V., & Palmatier, R. W. (2014). Structural marketing: Using organizational
  9. structure to achieve marketing objectives. Journal of the Academy of Marketing Science, 43(1), 73–
  10. https://doi.org/10.1007/s11747-014-0402-9Publisher: Universitas Muhammadiyah Palu
  11. Mardiasmo. (2009). Perpajakan (Edisi Revisi). Yogyakarta: Andi.
  12. Moorman, C., & Day, G. S. (2016). Organizing for marketing excellence. Journal of Marketing,
  13. (6), 6–35. https://doi.org/10.1509/jm.15.0423
  14. Siahaan, M. P. (2016). Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
  15. Walker, S. P. (2015). Accounting and preserving the American way of life. Contemporary Accounting
  16. Research, 32(4), 1676–1713. https://doi.org/10.1111/1911-3846.12128
Published
2026-02-25