Analisis Pengaruh Kelelahan Kerja Terhadap Human Error Pada Sopir Bus Di Terminal Tipe A Dungingi

Analysis of the Effect of Work Fatigue on Human Error in Bus Drivers at Dungingi Type A Terminal

  • Ellyna Veron Kuganda Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo
  • Laksmyn Kadir Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo
  • Putri Ayuningtias Mahdang Jurusan Kesehatan Masyarakat, Fakultas Olahraga dan Kesehatan Universitas Negeri Gorontalo
Keywords: Kelelahan Kerja, Human Error, Sopir Bus, Terminal Tipe A Dungingi

Abstract

Kelelahan kerja merupakan salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya risiko kecelakaan lalu lintas, khususnya pada pengemudi bus. Kondisi kelelahan dapat menurunkan konsentrasi, meningkatkan rasa kantuk, serta memperlambat waktu reaksi sehingga berpotensi menimbulkan kesalahan manusia (human error) saat mengemudi. Observasi awal terhadap 10 sopir bus menunjukkan adanya gejala kelelahan seperti penurunan konsentrasi, rasa kantuk, dan kesalahan ringan saat mengemudi. Kondisi tersebut dapat menyebabkan keterlambatan reaksi, kesalahan menginjak pedal, serta ketidaktepatan dalam memperkirakan jarak kendaraan di depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelelahan kerja terhadap human error pada sopir bus di Terminal Tipe A Dungingi.

         Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh sopir bus AKDP dan AKAP yang beroperasi di Terminal Tipe A Dungingi sebanyak 50 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling sehingga seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan uji Regresi Logistik Ordinal dengan tingkat signifikansi ? < 0,05.

         Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan antara kelelahan kerja terhadap human error pada sopir bus dengan nilai p-value = 0,001. Nilai Pseudo R-Square Nagelkerke sebesar 0,406 menunjukkan bahwa kelelahan kerja mampu menjelaskan 40,6% variasi human error yang terjadi pada sopir bus di Terminal Tipe A Dungingi. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa kelelahan kerja berpengaruh signifikan terhadap terjadinya human error pada sopir bus. Oleh karena itu, pihak terminal disarankan untuk mengatur jadwal kerja dan waktu istirahat sopir serta meningkatkan pemeriksaan kesehatan dan pelatihan keselamatan kerja guna meminimalkan risiko human error.

References

Ahsberg, E., Gamberale, F., & Kjellberg, A. (2020). Perceived quality of fatigue during different occupational tasks development of a questionnaire. International Journal of Industrial Ergonomics, 20(2), 121–135.Agustina, N., Chandra, C & Aquarista, M. F. 2021. Kualitas Air Rawa Terhadap Keluhan Masyarakat Desa. Jurnal Kesehatan, 12.

Arifin, R., Fahdhienie, F., & Ariscasari, P. (2022). Analisis Minat Belajar Dan Aktivitas Belajar Di Masa Pandemi Covid-19 Terhadap Kualitas Belajar Daring Siswa SMP N 2 Trumon Timur Kabupaten Aceh Selatan Tahun 2021. Journal Pusat Studi Pendidikan Rakyat, 2(3), 75–84.

Arviyanda, R., Fernandito, E., & Landung, P. (2023). Data Sekunder. Jurnal Harmoni Nusa Bangsa, 1(1), 67.

Aulia, S., Putri, N. H., Pramudita, Z. A., & Wahyuni, S. W. (2025). Pengaruh tekanan kerja dan kelelahan kerja terhadap stres kerja dan kinerja karyawan di sektor farmasi Indonesia. MAMEN (Jurnal Manajemen), 4(4), 668–682.

Azwar, S. 2021. Analisis Faktor Risiko Kelelahan Supir Bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Perusahaan Otobus (PO) Antar Lintas Sumatera (ALS) Kota Palembang Tahun 2021.

Daruhadi, G., & Sepiati, P. (2024). Metode Pengumpulan Data Penelitian. Metode Pengumpulan Data Penelitian, 3(5), 5423–5443.

Departemen Perhubungan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 49 Tahun 2005 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang di Jalan dengan Kendaraan Umum. Jakarta: Departemen Perhubungan RI.

Dewi, T. S., Setyowati, Y., Astuti, E. D., & Nurhayati, R. (2024). Implementasi desain human-centered workplace untuk meningkatkan kesejahteraan dan produktivitas karyawan. Jurnal Ergonomi Indonesia, 8(2), 73–82.

Fatmawati, L., Herlina, J., & Putri, A. M. (2025). Hubungan lama kerja, kualitas tidur dan beban kerja dengan work fatigue menggunakan metode Fatigue Assessment Scale (FAS) pada pengemudi bus antar kota antar provinsi (AKAP) di Terminal Tipe A Dungingi. Jurnal Kolaboratif Sains, 8(9), 6014–6022.Universitas Muhammadiyah Palu.

Hegazy, M. A., Mansour, K. S., Alzyat, A. M., Mohammad, M. A., & Hegazy, A. A. (2022). Myocardial Infarction: Risk Factors, Pathophysiology, Classification, Assessment and Management. Cardiology Research and Reports, 4(5), 01–11.

Hendrawan, M. A. (2023). Deteksi Kondisi Lelah Berbasis Sinyal El “Error Level” yang menunjukkan tingkat kesalahan sistem.

Hidayat, R., Setiawan, E., & Lestari, D. (2023). Durasi mengemudi, kelelahan kerja, dan human error pada pengemudi jarak jauh. Jurnal Kesehatan Kerja Indonesia, 8(1), 1–10.

Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. (2026). Terminal Tipe A Dungingi. Balai Pengelola Transportasi Darat Kelas II Gorontalo. Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Kasim, R. R., Kadir, L., & Nakoe, M. R. (2025). Hubungan beban kerja fisik dan mental dengan keluhan musculoskeletal disorders pada tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Tilamuta. Medic Nutricia: Jurnal Ilmu Kesehatan, 17(2), 25–31.

Mas’idah, E., Syakhroni, A.,(2023). Analisis Kesalahan Manusia Pada Pengemudi Bus Rapid Transit (BRT) Menggunakan Metode Human Error Assessment And Reduction Technique (HEART) dan Systematic Human Error Reduction And Prediction (Studi Kasus : Brt Koridor I, Trans Semarang).

Nakoe, M. R., Ahmad, Z. F & Arsad, N. 2024. Pemanfaatan Limbah Kulit Singkong Sebagai Absorban Alami Untuk Mengurangi Kadar Besi ( Fe ) Pada Air Sumur. 3, 48–53.

Novitas, S. (2023). Pengaruh kelelahan kerja, beban kerja dan kepuasan kerja terhadap produktivitas kerja karyawan pada CV. Homecare Medis. Jurnal Ekonomi dan Organisasi.

Nur, M. A., & Saihu, M. (2024). Pengolahan Data Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (HIPERKES). 2(February), 4–6.

Nurdayati dkk. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Tingkat Kelelahan Kerja Pada Pekerja Pembangunan Jembatan Ploso Jombang. 3(5), 6.

Putri, R. A., & Suryanto, D. (2020). Hubungan kelelahan kerja dengan risiko kecelakaan pada pengemudi bus antarkota. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(2), 123–131.

Reason, J. (2020). Human Error. Natisonal Libary Of Australia Aras, N. R. M. 2021. Efektifitas Biji Kelor ( Moringa Oleifera L .) Sebagai Biokoagulan Dalam Menurunkan Cemaran Limbah Cair Industri Minuman Ringan The Effectiveness Of Moringa Oleifera L . Seeds As A Biocoagulant In Reducing Liquid Waste Of The Soft Drink Industry. X(1), 42–52.

Sutalaksana, I. Z., Anggawisastra, R., & Tjakraatmadja, J. H. (2019). Teknik Perancangan Sistem Kerja. Bandung: Institut Teknologi Bandung.

Suci, Y., Widodo, S., & Hartono, B. (2021). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pengemudi kendaraan bus. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 12(1), 45–53.

Tarwaka, & Bakri, S. H. A. (2020). Ergonomi untuk Keselamatan, Kesehatan Kerja dan Produktivitas.

Zetli, S. (2021). Analisis Human Error dengan Pendekatan Metode SHERPA dan HEART pada Produksi Batu Bata UKM Yasin. Jurnal INTECH Teknik Industri Universitas Serang Raya, 7(2), 147–156.

Walangadi, A. A. T., Irwan, I., & Maksum, T. S. (2025). Potensi bahaya pada proses pembangunan kolam olak proyek bendungan Bulango Ulu Paket-II PT. Brantas Abipraya (Persero) dengan menggunakan metode FMEA. Miracle Journal of Health Sciences and Research, 2(2), 82–91.

Wardhana, D. K., & Tejamaya, M. (2024). Tinjauan literatur: Dampak kelelahan kerja pada kinerja dan kesehatan pekerja di industri pertambangan. Jurnal Sehat Indonesia (JUSINDO), 6(02), 810–821.

Wicaksono, D. (2022). Pengaruh penerapan sistem manajemen K3 terhadap produktivitas kerja karyawan. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja Indonesia, 10(2), 115–124.

Winwood, P. C. & Lushington, K. (2021). Memisahkan pengaruh tuntutan kerja psikologis dan fisik terhadap tidur, dan hasil stres kronis maladaptif pada sampel dimanado.Journal of Advanced Nursing, 56(6), 679–689

Published
2026-06-15
Section
Article