Pengaruh Variasi Jenis Gula terhadap Kualitas Fisikokimia, Organoleptik, dan Mikrobiologi Tepache Kulit Nanas

The Effect of Different Types of Sugar on the Physicochemical, Organoleptic, and Microbiological Quality of Pineapple Peel Tepache

Authors

  • Fadhillah Mahmudah Siregar Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Rahmanil Aulia Silaen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Dewi Seven Gulo Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara, Medan, Indonesia
  • Nia Agustin Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Nahdlatul Ulama Sumatera Utara, Medan, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i10.12538

Keywords:

Tepache, Kulit Nanas, Gula Pasir, Gula Aren, Fermentasi, Organoleptik, Mikrobiologi

Abstract

Kulit nanas merupakan limbah pangan yang masih berpotensi dimanfaatkan sebagai substrat fermentasi, salah satunya pada pembuatan tepache, minuman fermentasi tradisional Meksiko. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh jenis gula (gula pasir dan gula aren) terhadap pH, karakteristik organoleptik, dan morfologi mikroorganisme pada tepache kulit nanas. Penelitian eksperimen ini menggunakan dua perlakuan; setiap perlakuan memakai kulit satu buah nanas matang, 2 L air, kayu manis, cengkeh, dan 250 g gula yang difermentasi pada suhu ruang selama ±48 jam. Parameter yang diamati meliputi pH, uji hedonik oleh 25 panelis tidak terlatih (skala 1–4), serta pengamatan mikrobiologi kualitatif pada media Plate Count Agar (PCA) selama 2 × 24 jam disertai pengamatan morfologi sel di bawah mikroskop. pH akhir fermentasi sebesar 3,2 pada gula pasir dan 3,0 pada gula aren. Tepache gula pasir memperoleh skor lebih tinggi pada warna, aroma, rasa, dan kesukaan (masing-masing 4 dibanding 3), sedangkan gula aren memperoleh skor tekstur lebih tinggi (4 dibanding 3). Gula pasir menghasilkan warna kuning cerah dan keseimbangan rasa manis–asam, sedangkan gula aren menghasilkan warna lebih gelap dan rasa lebih asam menyerupai lemon tea. Pengamatan mikroskopis memperlihatkan sel oval hingga lonjong yang bertunas (budding) dengan morfologi menyerupai khamir; spesies belum dapat dipastikan. Jenis gula memengaruhi karakteristik sensori tepache, dan pengujian biokimia atau molekuler lanjutan diperlukan untuk identifikasi mikroorganisme.

References

Abdurrahman, F. H. R., & Suryani, T. (2023). Antioxidant activity and organoleptic quality of probiotic tepache of pineapple peel sugar variation and fermentation duration. Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology, 1(1), 502–508. https://proceedings.ums.ac.id/incobest/article/view/3457

Allshouse, T., Amendano, M., Caruso, B., Del Campo, R., Murphy, G., Shaffer, L., Steinberg, E., Sullivan, A., & Stowe, E. (2025). The microbiota of homemade tepache includes antibiotic-resistant microorganisms. microPublication Biology. https://doi.org/10.17912/micropub.biology.001744

Buckle, K. A., Edwards, R. A., Fleet, G. H., & Wootton, M. (1987). Ilmu pangan. Universitas Indonesia Press.

Fardiaz, S. (1992). Analisis mikrobiologi pangan. PT RajaGrafindo Persada.

Gutiérrez-Sarmiento, W., Peña-Ocaña, B. A., Lam-Gutiérrez, A., Guzmán-Albores, J. M., Jasso-Chávez, R., & Ruíz-Valdiviezo, V. M. (2022). Microbial community structure, physicochemical characteristics and predictive functionalities of the Mexican tepache fermented beverage. Microbiological Research, 260, 127045. https://doi.org/10.1016/j.micres.2022.127045

Jayanudin, Kurniawan, T., & Kustiningsih, I. (2019). Phenolic analysis and characterization of palm sugar (Arenga pinnata) produced by the spray dryer. Oriental Journal of Chemistry, 35(1), 150–156. https://orientjchem.org/download/56638

Maryani, Y., Rochmat, A., Jayanudin, & Kurniawan, T. (2020). Effect of heating time on the nutritional value of sap during traditional brown sugar processing from Arenga pinnata. Asia-Pacific Journal of Science and Technology, 25(4). https://doi.org/10.14456/apst.2020.37

Muzzaqi, A. F., Rukmini, A., Darmawan, E., & Laswati, D. T. (2026). Studi pengaruh waktu fermentasi terhadap kualitas nutrisi tepache berbahan dasar kulit nanas (Ananas comosus (L.) Merr). Agrotech: Jurnal Ilmiah Teknologi Pertanian, 8(1), 26–35. https://doi.org/10.37631/agrotech.v8i1.2386

Nababan, W. R. B., Hutabarat, T. S. F., Sinaga, M. F., Gukguk, N. J. R., Nadeak, S. M., Lubis, F. S., & Febriyossa, A. (2025). Pembuatan minuman fermentasi tepache dari gula putih dan gula merah pada beberapa konsentrasi. Kohesi: Jurnal Sains dan Teknologi, 8(6). https://cibangsa.com/index.php/kohesi/article/view/2175

Ranadheera, C. S., et al. (2022). Traditional fermented foods and beverages: Microorganisms and health benefits.

Rejeki, D. S., Firsty, G. R., & Azizah, N. (2025). Determination of total phenolic content and antioxidant activity of tepache fermented product as probiotic beverage. Jurnal Akademika Kimia, 14(1). https://jurnalfkipuntad.com/index.php/jak/article/view/3828

Sabira, Q. A. N., & Suryani, T. (2023). Glucose levels and organoleptic quality probiotic tepache of pineapple peel on variation of sugar and fermentation duration. Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology, 1(1), 348–355. https://proceedings.ums.ac.id/incobest/article/view/3440

Downloads

Published

2026-10-28