Integrasi Bimbingan Penyuluhan Islam dan Hukum Ekonomi Syariah untuk Pemberdayaan Masyarakat, Keluarga Sakinah, dan Siswa Madrasah di Desa Cikaramas

Integration of Islamic Guidance and Counseling and Sharia Economic Law for Community Empowerment, Sakinah Families, and Madrasah Students

Authors

  • Fauzi Ridwan Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Dakwah, STAI Riyadhul Jannah
  • Abdul Muhlis Bimbingan Penyuluhan Islam, Fakultas Dakwah, STAI Riyadhul Jannah
  • Alma Almaliya Farhani Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Hukum dan Syariah, STAI Riyadhul Jannah
  • Muhamad Agung Junaedi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Hukum dan Syariah, STAI Riyadhul Jannah
  • Endah Robiatul Adawiyah Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Hukum dan Syariah, STAI Riyadhul Jannah

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i9.12038

Keywords:

Bimbingan Penyuluhan Islam; Hukum Ekonomi Syariah; Keluarga Sakinah; Era Digital; Muslimat NU; Madrasah; Pemberdayaan Masyarakat;

Abstract

Penelitian ini membahas integrasi Bimbingan Penyuluhan Islam (BPI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES) dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Cikaramas, Kecamatan Tanjungmedar. Tujuannya adalah memberdayakan masyarakat melalui pendekatan spiritual dan normatif-ekonomi secara simultan, dengan fokus pada penguatan keluarga sakinah di era digital serta pembentukan karakter generasi muda yang cerdas secara ekonomi dan visioner dalam perencanaan karier. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang melibatkan 350 peserta. Kegiatan terdiri dari sosialisasi keluarga sakinah di era digital bagi 226 jama’ah Muslimat NU dari 9 desa, edukasi belanja cerdas dan aman bagi 78 siswa MTs (kelas IX A, IX B, IX C), serta edukasi perencanaan karier dan masa depan bagi 46 siswa MA (kelas XII.1 dan XII.2) Muhammadiyah Cikaramas. Temuan menunjukkan bahwa BPI efektif membangun kesadaran spiritual, komunikasi keluarga, dan strategi digital parenting, sedangkan HES memberikan kerangka perlindungan konsumen dari praktik riba, gharar, dan maysir serta perencanaan finansial yang halal. Nilai kebaruan penelitian ini terletak pada model pemberdayaan multisasaran yang menghubungkan komunitas basis dan institusi pendidikan dalam satu ekosistem pedesaan.

This abstract discusses the integration of Islamic Guidance and Counseling (IGC) and Sharia Economic Law (SEL) within the Community Service Program (Kuliah Kerja Nyata) in Desa Cikaramas, Kecamatan Tanjungmedar. It aims to empower the community through the simultaneous application of spiritual and socio-economic normative approaches, focusing on strengthening Sakinah families in the digital era and fostering a generation that is economically literate and visionary in career planning. A qualitative method employing the Participatory Action Research (PAR) approach was used, involving a total of 350 participants. The program consisted of a seminar on Sakinah families in the digital era for 226 Muslimat NU members from nine villages, education on smart and safe shopping for 78 MTs students (Classes IX A, IX B, and IX C), and career and future planning education for 46 Muhammadiyah Madrasah Aliyah students in Desa Cikaramas (Classes XII.1 and XII.2). The findings indicate that Islamic Guidance and Counseling effectively enhanced spiritual awareness, family communication, and digital parenting strategies, while Sharia Economic Law provided a framework for consumer protection against the practices of riba (usury), gharar (excessive uncertainty), and maysir (gambling), as well as for halal financial planning. The novelty of this study lies in its multi-target community empowerment model, which integrates grassroots communities and educational institutions within a single rural ecosystem.

References

Adz-Dzakiey, H. B. (2008). Psikologi Kenabian. Yogyakarta: Pustaka Al-Furqan.
Anshori, A. G. (2006). Aspek Hukum dalam Perbankan dan Keuangan Syariah. Yogyakarta: UII Press.
Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani.
Anwar, S. (2010). Hukum Perjanjian Syariah: Studi tentang Teori Akad dalam Fikih Muamalat. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
Arifin, I. Z. (2009). Bimbingan Penyuluhan Islam. Jakarta: Rajawali Pers.
Chapra, M. U. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
Departemen Agama RI. (2006). Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah (KHES). Jakarta: Direktorat Jenderal Badan Peradilan Agama.
Firmansyah, E., Nurhayeni, Putri, A. A., Pujianti, D., Rozi, F., Rohim, A. R., & Putri Al Zahra, N. A. (2023). Tuntaskan Misi KKN: Meningkatkan Sistem Pemberdayaan Masyarakat.
Haikal, M., Akbar, K., & Efendi, S. (2024). Prinsip-prinsip Hukum Ekonomi Syariah dalam Undang-Undang Perbankan Syariah. As-Syar’i: Jurnal Bimbingan & Konseling Keluarga, 6(3).
Lubis, S. K. (2016). Hukum Ekonomi Syariah. Jakarta: Kencana.
Muhadjir, N. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Rake Sarasin.
Musnamar, T. (2002). Dasar-dasar Konseptual Bimbingan Konseling Islami. Yogyakarta: UII Press.
Saprida, S., & Putra, B. P. (2021). Literasi Keuangan Syariah di Kalangan Generasi Milenial. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam, 7(2), 45-58.
Silvia, P (2024). Ibunda.id sebagai Layanan Mediasi dan Konsultasi Keluarga di Era Digital dalam Membentuk Keluarga Sakinah. (2024). Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 14(2), 169-179.
Subhi, M. R. (2023). Paradigma Pengembangan Bimbingan Penyuluhan Islam Perspektif Dakwah. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 5(2), 267-281.
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sutoyo, A. (2009). Bimbingan Konseling Islami (Teori dan Praktik). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Syafe’i, R. (2001). Fiqih Muamalah. Bandung: Pustaka Setia.
Wibowo, I. (2022). Peran KKN Tematik dalam Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(1), 12-21.
Zainuddin, M. (2018). Paradigma Bimbingan Penyuluhan Islam di Era Digital. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 6(1), 88-99.

Downloads

Published

2026-09-30