Kepatuhan Pajak Koperasi Simpan Pinjam di Indonesia: Ambiguitas Regulasi SHU, Implementasi SAK ETAP, dan Kualitas Laporan Keuangan

Authors

  • Evi Mahaerani Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika
  • Gurhanawan Program Studi Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Bina Sarana Informatika

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i8.11810

Keywords:

Kepatuhan Pajak, Koperasi Simpan Pinjam, SHU, SAK ETAP, Kualitas Laporan Keuangan.

Abstract

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implikasi penerapan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP) terhadap akuntansi perpajakan dan beban pajak pada Koperasi Simpan Pinjam (KSP), memetakan ambiguitas regulasi Pajak Penghasilan (PPh) atas Sisa Hasil Usaha (SHU) pasca berlakunya Undang-Undang Cipta Kerja, serta mengkaji hubungan antara kualitas laporan keuangan berbasis SAK ETAP dengan tingkat kepatuhan pajak koperasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan strategi studi kasus multipel pada Koperasi Pegawai Balitbang Kemendikbud dan Koperasi SAMARA. Data diperoleh melalui analisis laporan tahunan, laporan keuangan, dokumen perpajakan, dan regulasi terkait akuntansi serta perpajakan koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan SAK ETAP berkontribusi terhadap peningkatan kualitas dan transparansi laporan keuangan, namun masih ditemukan perbedaan perlakuan antara standar akuntansi dan ketentuan perpajakan yang memerlukan rekonsiliasi fiskal, khususnya terkait penyusutan aset dan perhitungan laba fiskal. Penelitian juga menemukan adanya ambiguitas regulasi mengenai perlakuan pajak atas SHU pasca UU Cipta Kerja dan UU HPP yang menimbulkan perbedaan interpretasi di tingkat koperasi. Selain itu, kualitas laporan keuangan yang lebih baik terbukti mendukung peningkatan kepatuhan pajak melalui ketepatan perhitungan, pelaporan, dan pembayaran pajak. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, konsistensi penerapan standar akuntansi, serta kejelasan regulasi perpajakan diperlukan untuk mendukung kepatuhan pajak koperasi secara berkelanjutan.

ABSTRACT

This study aims to analyze the implications of the implementation of Financial Accounting Standards for Entities Without Public Accountability (SAK ETAP) on tax accounting and tax burden in Savings and Loan Cooperatives (Koperasi Simpan Pinjam/KSP), map the ambiguity of Income Tax regulations on Remaining Operating Results (SHU) after the enactment of the Job Creation Law, and examine the relationship between the quality of SAK ETAP-based financial statements and tax compliance. The study employed a descriptive qualitative approach with a multiple case study strategy involving Koperasi Pegawai Balitbang Kemendikbud and Koperasi SAMARA. Data were collected through the analysis of annual reports, financial statements, tax documents, and supporting regulations related to accounting and taxation. The results indicate that the implementation of SAK ETAP contributes to improving the quality and transparency of financial reporting, although differences between accounting standards and tax regulations still require fiscal reconciliation, particularly concerning depreciation expenses and taxable income calculations. The study also identifies regulatory ambiguity regarding the tax treatment of SHU following the enactment of the Job Creation Law and the Harmonization of Tax Regulations Law, which creates varying interpretations among cooperative administrators. Furthermore, the findings reveal that cooperatives with more complete and reliable financial statements tend to demonstrate higher levels of tax compliance, reflected in accurate tax calculations, timely tax reporting, and proper tax payments. Therefore, strengthening accounting practices, improving human resource competencies, and enhancing regulatory clarity are essential to support sustainable tax compliance in Indonesian cooperatives.

References

Akuntanbilitas Publik (Sak Etap) Dalam Penyusunan Laporan Keuangan Pada Koperasi Simpan Pinjam Ulima Jaya Bandar Lampung. JAAKFE UNTAN (Jurnal Audit Dan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Tanjungpura), 12(4), 404. https://doi.org/10.26418/jaakfe.v12i4.74936
Amatiddiniyyah, I., Supriyatna, Y., & Hardiana, R. D. (2022). Pengaruh Pemahaman Akuntansi Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Koperasi Berbasis SAK ETAP di Kabupaten Majalengka. Journal of Finance, Entrepreneurship, and Accounting Education Research, 1(1), 13–20.
Aurellya, N. S. S., Andriani, N., Sania, N. R., Wulandari, T., & Apriana, S. (2025). Analisis Penerapan Laporan Keuangan Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah Nur Insani. Jurnal Bisnis Kreatif Dan Inovatif, 2(4), 229–240. https://doi.org/10.61132/jubikin.v2i4.1137
Ayem, S., & Nugroho, M. M. (2020). Akuntansi Keuangan Entitas tanpa Akuntabilitas Publik, Tingkat Kompetensi, dan Sistem Pengendalian Intern terhadap Kualitas Laporan Keuangan pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia(Studi Kasus Pada Koperasi Pegawai Republik Indonesia Kabupaten Purworejo). PERMANA?: Jurnal Perpajakan, Manajemen, Dan Akuntansi, 12(1), 27–40. http://permana.upstegal.ac.id/index.php/JP/index
Budiandru, & Isfa, S. S. (2018). Standar Akuntasi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik (SAK ETAP). AGREGAT: Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 2(2), 399–411. https://doi.org/10.22236/agregat
Darpi, Nurhayati, S., & Asrori, K. (2021). Perancangan Sistem Informasi Simpan Pinjam Pada Koperasi Wredatama Krakatau Steel ( Kopwekas ) Program Studi S1 Teknik Informatika Universitas Banten Jaya The management of savings and loans at the Wredatama Krakatau Steel Cooperative ( Kopwekas ) already. Jurnal Sains & Teknologi, 5(2), 38–57.
Destyan, G. D., Purbo, G., & Putra, T. (2022). Perhitungan penyusutan aset tetap berdasarkan SAK ETAP dan UU perpajakan dan implikasinya terhadap SHU Koperasi Karyawan PT. LEN Industri (Persero). Fair Value: Jurnal Ilmiah …, 4(6), 2137–2144. http://journal.ikopin.ac.id/index.php/fairvalue/article/view/1795%0Ahttp://journal.ikopin.ac.id/index.php/fairvalue/article/download/1795/1636
Firdaus, D. W., & Widyasastrena, D. (2017). Perancangan Sistem Informasi Akuntansi Koperasi Dan Umkm Berbasis Technopreneur. Jurnal Riset Akuntansi Dan Keuangan, 5(2), 1423–1440. https://doi.org/10.17509/jrak.v5i2.8124
Firdausi, N. E., & Faisol, I. A. (2023). Konsep Tax Planning Pajak Penghasilan Badan Koperasi Karyawan Universitas Trunojoyo Madura Pasca Berlakunya UU Cipta Kerja Klaster Kemudahan Berusaha Bidang Perpajakan. Simposium Nasional Perpajakan, 2(1), 64–75.
Handayani, T., Herdiansah, A., Hariyani, N., & Nugroho, T. (2020). Sistem Informasi Koperasi Simpan Pinjam Berbasis WEB. Jurnal Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Tangerang, 1(1), 15–21. https://doi.org/10.26594/teknologi.v14i1.4373
Kristiaji, B. B., & Mukarromah, A. (2020). Meninjau Konsep dan Relevansi PPh Final di Indonesia. DDTC Working Paper 2220, 1–51.
Peraturan Menteri Koperasi Dan Usaha Kecil Dan Menengah Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2024 Tentang Kebijakan Akuntansi Koperasi (2024).
Rahman, A. A., Diredja, A. C. M., Fadia, S. S., Dewi, C. L., & Firdaus, A. J. (2025). Akuntansi Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Menurut SAK ETAP. Jurnal Riset Ekonomi Dan Akuntansi, 3(4), 52–61. https://doi.org/10.54066/jrea-itb.v3i4.3642
Rebu, A. R., Mitan, W., & Rangga, Y. D. P. (2024). Analisis Penerapan Akuntansi Perpajakan pada Koperasi Simpan Pinjam Ikamala Larantuka. Jurnal Riset Ekonomi Dan Akuntansi, 2(3), 413–438. https://doi.org/10.54066/jrea-itb.v2i3.2406
Syah, S. R., Irmawati, I., & Nabila. (2024). Journal of Accounting, Economics And Business Eeducation. Journal of Accounting, EconomicsAnd Business Eeducation, 2(1), 157–164.
Tolong, A., Rahayu, S., & As, H. (2020). Kinerja Keuangan Koperasi Simpan Pinja Pada Koperasi Suka Da. Jambura Economic Education Journal, 2(1), 25–33.
Yanti, N. K. O. D., Pramitari, I. G. A. A., & Sudiadnyani, I. G. A. O. (2022). The Effect of Understanding SAK-ETAP and the Quality of Human Resources on the Quality of Financial Reports in Savings and Loan Cooperatives at South Denpasar District. Journal of Applied Sciences in Accounting, Finance, and Tax, 5(2), 121–126. https://doi.org/10.31940/jasafint.v5i2.121-126

Published

2026-08-18