Pengaruh Konseling Keluarga Berencana terhadap Kepatuhan Penggunaan Metode Kontrasepsi pada Usia Subur di UPT Puskesmas Kedabu Rapat

The Influence of Family Planning Counseling on Compliance with Contraceptive Method Use among Reproductive-Age Individuals at the Kedabu Rapat Technical Operational Unit Health Center

Authors

  • Isnani Kebidanan Program Sarjana, Fakultas Kesehatan, Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah, Jl. Parit Indah No.15– Pekanbaru – Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i8.11786

Keywords:

Kepatuhan, Konseling Keluarga Berencana, Metode Kontrasepsi, Pasangan Usia Subur, Compliance, Contraceptive Methods, Family Planning Counseling, Reproductive Age Couples

Abstract

Kepatuhan penggunaan kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur (PUS) sangat krusial bagi keberhasilan program Keluarga Berencana (KB). Rendahnya kepatuhan sering kali dipicu oleh kurangnya pengetahuan dan kualitas konseling yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh konseling KB terhadap kepatuhan penggunaan metode kontrasepsi di UPT Puskesmas Kedabu Rapat tahun 2025. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain quasi-eksperimen melalui rancangan one group pretest-posttest. Sampel diambil menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis secara statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum intervensi, mayoritas responden (87,0%) tidak patuh dalam penggunaan KB. Setelah diberikan konseling, tingkat kepatuhan meningkat signifikan menjadi 95,7%. Analisis statistik menghasilkan nilai p-value 0,000 (< 0,05), yang membuktikan adanya pengaruh signifikan konseling KB terhadap kepatuhan responden. Kesimpulannya, konseling KB efektif meningkatkan kepatuhan PUS dalam menggunakan kontrasepsi. Tenaga kesehatan disarankan untuk meningkatkan kualitas dan intensitas konseling secara berkelanjutan.

ABSTRACT

Compliance with contraceptive use among couples of reproductive age (PUS) is a crucial factor in the success of family planning (KB) programs. Low compliance remains a challenge influenced by limited knowledge, understanding, and the quality of family planning counseling received. This study aims to determine the effect of family planning counseling on compliance with contraceptive methods among couples of reproductive age at the UPT Puskesmas Kedabu Rapat in 2025. This is a quantitative study with a quasi-experimental design using a one-group pretest–posttest approach. The sample was selected through total sampling. Data were collected using questionnaires before and after the counseling intervention. The results showed that before the intervention, the majority of respondents (87.0%) were non-compliant, and after counseling, compliance increased significantly to 95.7%. Statistical analysis indicated a p-value of 0.000 (< 0.05), demonstrating a significant effect of family planning counseling on contraceptive compliance. In conclusion, family planning counseling significantly affects compliance with contraceptive use among couples of reproductive age. It is recommended that health workers enhance the quality and intensity of family planning counseling to improve the effectiveness of KB programs.

References

Arikunto, S. (2016). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional. (2016). Profil Kependudukan dan Keluarga Berencana Indonesia. Jakarta: BKKBN.
Bernadus, J. D. (2016). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemilihan Alat Kontrasepsi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(2), 45–52.
Faridah. (2018). Dukungan Suami terhadap Penggunaan Kontrasepsi pada Pasangan Usia Subur. Jurnal Kebidanan Indonesia, 9(1), 33–40.
Halo Dok Indonesia. (2021). Manfaat Konseling Keluarga Berencana. Jakarta: Halo Dok Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Nugroho, A., dkk. (2023). Pengaruh Konseling terhadap Kepatuhan Penggunaan Kontrasepsi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(1), 45–53.
Profil Kesehatan Provinsi Riau. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Riau Tahun 2023. Pekanbaru: Dinas Kesehatan Provinsi Riau.
Purwoastuti, E. (2018). Konseling Kebidanan. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Putri, A., & Wulandari, Y. (2022). Hubungan Komunikasi Petugas Kesehatan dengan Kepatuhan Penggunaan Kontrasepsi. Jurnal Kebidanan, 12(2), 98–105.
Saifuddin, A. B. (2000). Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.
Saifuddin, A. B. (2019). Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta: Bina Pustaka.
Sari. (2019). Peran Pendidikan dalam Pembentukan Perilaku Penggunaan Kontrasepsi. Jurnal Kebidanan, 10(2), 40–48.
Suryani. (2018). Faktor Pengetahuan dan Usia terhadap Pemilihan Kontrasepsi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 9(2), 56–63.
World Health Organization. (2018). Family Planning/Contraception. Geneva: WHO.
World Health Organization. (2019). Trends in Contraceptive Use Worldwide. Geneva: WHO.

Published

2026-08-18