Hubungan Penggunaan KB Suntik 3 Bulan Terhadap Siklus Haid Akseptor KB di PMB Kristianti Karangploso Kabupaten Malang

The Relationship Between the Use of the 3-Month Injectable Contraceptive and the Menstrual Cycles of Contraceptive Users at the Kristianti Family Planning Clinic in Karangploso, Malang Regency

Authors

  • Amera Sahda Rahima Anandya Program Studi Sarjana Kebidanan, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya-Indonesia
  • Widia Shofa Ilmiah Program Studi Sarjana Kebidanan, Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Kesdam V/Brawijaya-Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.56338/jks.v9i7.11668

Keywords:

Ketidakteraturan Siklus Menstruasi, Lamanya Efektivitas Kontrasepsi, Peserta Program Keluarga Berencana, Studi Potong Lintang, Suntikan DMPA, Irregular Menstrual Cycles, Duration of Contraceptive Efficacy, Family Planning Program Participants, Cross-Sectional Study, DMPA Injections

Abstract

Kontrasepsi suntik termasuk salah satu metode keluarga berencana yang paling umum digunakan, yang dikenal karena efektivitasnya yang tinggi dan kemudahan penggunaannya. Meskipun demikian, pengguna sering mengalami gangguan menstruasi sebagai efek samping. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji korelasi antara lamanya penggunaan kontrasepsi suntik tiga bulan dan terjadinya gangguan menstruasi di kalangan peserta keluarga berencana di PMB Kristianti, yang berlokasi di Karangploso, Kabupaten Malang. Penelitian analitik kuantitatif dengan desain cross-sectional dilakukan, melibatkan 50 responden yang dipilih melalui metode sampling total. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berusia antara 20 dan 35 tahun (58%), telah menggunakan kontrasepsi suntik tiga bulan selama 12 hingga 36 bulan (60%), dan melaporkan mengalami gangguan menstruasi (94%). Analisis statistik menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara lamanya penggunaan kontrasepsi suntik tiga bulan dan kejadian gangguan menstruasi (p = 0,456). Disimpulkan bahwa gangguan menstruasi mungkin dipengaruhi oleh faktor-faktor lain selain lamanya penggunaan kontrasepsi.

ABSTRACT

Injectable contraception is among the most commonly utilized family planning methods, recognized for its high effectiveness and ease of use. Nevertheless, users frequently encounter menstrual disorders as side effects. This study sought to explore the correlation between the length of use of three-month injectable contraception and the occurrence of menstrual disorders among family planning participants at PMB Kristianti, located in Karangploso, Malang Regency. A quantitative analytic study employing a cross-sectional design was carried out, involving 50 respondents who were selected through a total sampling method. The data were analyzed using the Pearson Chi-Square test. The findings indicated that the majority of respondents were aged between 20 and 35 years (58%), had utilized three-month injectable contraception for a duration of 12 to 36 months (60%), and reported experiencing menstrual disorders (94%). The statistical analysis indicated no significant relationship between the duration of three-month injectable contraceptive use and the incidence of menstrual disorders (p = 0.456). It is suggested that menstrual disorders may be influenced by factors other than the duration of contraceptive use.

References

A. N. Hidayanti dan N. D. Astuti, “Hubungan Lama Penggunaan KB Suntik DMPA dengan Gangguan Menstruasi,” Journal of TSCNers, vol. 9, no. 1, 2024.
A. Sathe, “Medroxyprogesterone,” StatPearls Publishing, Treasure Island, FL, USA, 2024
Centers for Disease Control and Prevention, “Injectables | U.S. Selected Practice Recommendations for Contraceptive Use,” Atlanta, GA, USA, 2024.
F. Adiesti dan F. E. Wari, “Kontrasepsi Hormonal dan Efek Sampingnya,” Jurnal Kebidanan, vol. 12, no. 1, pp. 45–53, 2020.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Pedoman Pelayanan Keluarga Berencana. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI, 2024.
L. Y. Armayanti, dkk., “Gambaran Gangguan Menstruasi pada Akseptor KB Suntik DMPA,” Jurnal SIMKESNAS, vol. 6, no. 1, pp. 45–52, 2023.
M. A. Nugroho, dkk., “Hubungan Lama Penggunaan KB Suntik dengan Siklus Menstruasi Akseptor KB,” Jurnal Ibnu Sina, vol. 10, no. 1, pp. 35–43, 2025.
M. Paulus, dkk., “Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi Suntik DMPA dengan Kejadian Amenore,” Jurnal Kesehatan, vol. 15, no. 1, pp. 60–68, 2024.
Melyani, “Hubungan Lama Pemakaian KB Suntik 3 Bulan dengan Gangguan Menstruasi pada Akseptor KB,” Jurnal Ilmiah Kebidanan, vol. 7, no. 1, pp. 44–50, 2019.
N. Hanifah, dkk., “Hubungan Penggunaan KB Suntik 3 Bulan dengan Gangguan Menstruasi pada Akseptor KB,” Jurnal Ilmu Kebidanan, vol. 11, no. 2, pp. 75–82, 2023.
R. Matahari, U. Utami, dan F. Sugiharti, Buku Ajar Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. Yogyakarta: Pustaka Ilmu, 2018.
R. Meysetri, dkk., “Keluarga Berkualitas sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Reproduksi,” Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 11–18, 2022.
R. Saswita, S. Emilda, dan A. Agustin, “Hubungan Lama Penggunaan Kontrasepsi dengan Gangguan Siklus Menstruasi pada Akseptor KB Suntik di PMB Husniyati,” Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, vol. 14, no. 2, pp. 47–53, Jul. 2024.
S. E. Yusmiati, dkk., “Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Gangguan Menstruasi pada Akseptor KB Suntik,” MAHESA: Malahayati Health Student Journal, vol. 4, no. 5, pp. 1501–1510, 2023.
S. Notoatmodjo, Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2018.
Sugiyono, Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta, 2019.
Wardani, dkk., “Program Keluarga Berencana dalam Pengendalian Pertumbuhan Penduduk,” Jurnal Kebidanan Indonesia, vol. 10, no. 2, pp. 95–102, 2019.
World Health Organization, “Contraception,” WHO, Geneva, Switzerland, 2024.
Y. Zurizah, Juni, dan L. A. Dea, “Hubungan Antara Umur dan Lamanya Penggunaan KB Suntik Terhadap Siklus Menstruasi pada Ibu yang Menggunakan KB Suntik,” Jurnal Kebidanan: Jurnal Medical Science Ilmu Kesehatan Akademi Kebidanan Budi Mulia Palembang, vol. 12, no. 1, pp. 107–113, 2022, doi: 10.35325/kebidanan.v12i1.302.

Published

2026-08-13