Dampak Pelemahan Rupiah terhadap Daya Beli dan Pengeluaran Mahasiswa

The Impact of the Weakening Rupiah on Students’ Purchasing Power and Spending

  • Fujiani Nurul Samsiah Program Studi Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan A.H. Nasution No. 105 – Bandung – Jawa Barat
  • Ariyanti Lestari Program Studi Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan A.H. Nasution No. 105 – Bandung – Jawa Barat
  • Najwa Nurul Rahmah Program Studi Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan A.H. Nasution No. 105 – Bandung – Jawa Barat
  • Zachari Muhamad Aldi Program Studi Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan A.H. Nasution No. 105 – Bandung – Jawa Barat
  • Gina Sakinah Program Studi Akuntansi Syariah, Universitas Islam Negri Sunan Gunung Djati Bandung, Jalan A.H. Nasution No. 105 – Bandung – Jawa Barat
Keywords: Pelemahan Rupiah, Daya Belanja, Mahasiswa, Regresi Linear Sederhana, Weakening of the Rupiah, Purchasing Power, College Students, Simple Linear Regression

Abstract

Dinamika perekonomian global yang fluktuatif sering memberikan tekanan terhadap stabilitas nilai tukar Rupiah dan berdampak pada daya beli masyarakat, termasuk mahasiswa yang bergantung pada uang saku bulanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh persepsi mahasiswa mengenai pelemahan nilai Rupiah terhadap daya belanja mereka. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan analisis regresi linear sederhana. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner tertutup berskala Likert 1-5 kepada 47 responden yang didominasi mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung dengan teknik purposive sampling. Hasil uji instrumen menunjukkan seluruh indikator valid (item-rest correlation 0,333-0,745) dan reliabel (Cronbach's Alpha > 0,70), serta data berdistribusi normal berdasarkan uji Shapiro-Wilk (p = 0,121). Analisis regresi menunjukkan hubungan yang cukup kuat antara kedua variabel dengan nilai R sebesar 0,614 dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,377, yang berarti persepsi mahasiswa mengenai pelemahan nilai Rupiah menjelaskan 37,7% variasi daya belanja mahasiswa, sedangkan 62,3% dipengaruhi faktor lain. Uji t menghasilkan nilai t hitung sebesar 5,22 dengan tingkat signifikansi p < 0,001, sehingga hipotesis diterima. Persamaan regresi Y = 15,199 + 0,578X menunjukkan bahwa peningkatan persepsi mengenai pelemahan Rupiah diikuti penyesuaian strategi daya belanja mahasiswa dalam mengelola pengeluarannya. Penelitian ini menunjukkan bahwa dampak fluktuasi nilai tukar tidak hanya dirasakan pada tingkat makroekonomi, tetapi juga memengaruhi perilaku ekonomi konsumen muda pada tingkat mikro.

ABSTRACT

Unstable global economic dynamics often put pressure on the stability of the rupiah exchange rate and affect people’s purchasing power, including students who rely on monthly allowances. This study aims to analyze the impact of students’ perceptions regarding the weakening of the rupiah exchange rate on their purchasing power. This study employs a quantitative method using simple linear regression analysis. Primary data were collected via a closed-ended questionnaire with a 1-5 Likert scale from 47 respondent s-mostly students at the State Islamic University (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung - selected through purposive sampling. The results of the instrument validation showed that all indicators were valid (item-rest correlations ranged from 0.333 to 0.745) and reliable (Cronbach’s Alpha > 0.70), and the data were normally distributed based on the Shapiro-Wilk test (p = 0.121). Regression analysis revealed a fairly strong relationship between the two variables, with an R value of 0.614 and a coefficient of determination (R²) of 0.377. This indicates that students’ perceptions regarding the weakening of the rupiah exchange rate account for 37.7% of the variation in students’ purchasing power, while the remaining 62.3% is influenced by other factors.

References

Helwani, K. (2023). Konsep nilai tukar uang. JASIE: Journal of Aswaja and Islamic Economics, 2, 9.
I., & S. (2004). Sistem dan kebijakan nilai tukar. Bank Indonesia.
Pujoharso, C. (n.d.). Aplikasi teori konsumsi Keynes terhadap [judul artikel belum lengkap]. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, 1, 18.
Sari, S. P., & Nurjannah, S. (2023). Analisis pengaruh nilai tukar, jumlah uang beredar, dan BI rate terhadap inflasi di Indonesia dan dampaknya terhadap daya beli masyarakat. AKTIVA: Journal of Accountancy and Management, 1(1), 9.
Sugianti, R., & Setiatiti, L. (2019). Analisis determinasi pola konsumsi mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. Journal of Economics Research and Social Sciences, 2, 8.
Published
2026-08-03
Section
Article