Systematic Review: Faktor Risiko Demam Berdarah di Indonesia

Systematic Review: Risk Factors For Dengue Fever In Indonesia

  • Adinda Haifa Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta-Indonesia
  • Dewi Purnamawati Program Studi Magister Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Jakarta-Indonesia
Keywords: DBD, Faktor Lingkungan, Faktor Risiko, Dengue Fever, Envirnmental Factors, Risk Factors

Abstract

Demam Berdarah Dengue merupakan penyakit infeksi akut yang disebabkan oleh virus dengue dengan manifestasi klinis berupa perdarahan yang dapat berkembang menjadi syok hingga menyebabkan kematian. DBD termasuk penyakit yang berkaitan erat dengan kondisi lingkungan. Tingginya kepadatan penduduk diketahui berpengaruh terhadap peningkatan kejadian kasus DBD, sehingga wilayah dengan jumlah penduduk yang lebih padat cenderung memiliki angka kasus yang lebih tinggi. Penelitian mengenai faktor risiko DBD di Indonesia sampai saat ini masih banyak dilakukan secara terpisah di berbagai wilayah, mulai dari tingkat kelurahan hingga provinsi. Kondisi tersebut menyebabkan belum tersedianya kesimpulan yang menyeluruh mengenai faktor risiko DBD secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor risiko yang berhubungan dengan kejadian DBD. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah systematic literature review dengan memanfaatkan data sekunder berupa jurnal nasional hasil penelitian terdahulu. Penelusuran artikel dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci Faktor Lingkungan, DBD, dan Faktor Risiko. Artikel yang digunakan merupakan publikasi pada periode tahun 2016–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang berhubungan dengan kejadian DBD. Kesimpulan penelitian ini faktor yang berkaitan dengan kejadian DBD adalah faktor lingkungan biologi meliputi keberadaan tumbuhan di dalam pot maupun di sekitar rumah dan pekarangan. Faktor lingkungan fisik mencakup curah hujan, suhu udara, dan kelembapan yang memengaruhi perkembangan vektor penyakit. Faktor manusia meliputi kebiasaan menggantung pakaian dikamar tidur atau kamar mandi serta kepadatan penduduk. Selain itu, faktor pelayanan kesehatan yang berkaitan dengan kejadian DBD meliputi upaya promotif dan preventif, seperti penyuluhan kesehatan dan pemberdayaa nmasyarakat melalui program Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan pendekatan 4M Plus.

ABSTRACT

Dengue Hemorrhagic Fever (DHF) is an acute infectious disease caused by the dengue virus, with clinical manifestations of bleeding that can progress to shock and even death. DHF is a disease closely related to environmental conditions. High population density is known to influence the increase in DHF cases, so areas with denser populations tend to have higher case rates. Research on DHF risk factors in Indonesia is still largely conducted separately in various regions, from the village to the provincial level. This condition results in the lack of comprehensive conclusions regarding DHF risk factors nationally. This study aims to determine the risk factors associated with DHF incidence. The method used in this study is a systematic literature review utilizing secondary data in the form of national journals resulting from previous research. Article searches were conducted through Google Scholar using keywords Environmental Factors, DHF, and Risk Factors. The articles used were published between 2016 and 2024. The results of the study indicate that there are several factors associated with DHF incidence. The conclusion of this study that factors related to DHF incidence are biological environmental factors, including the presence of plants in pots and around homes and yards. Physical environmental factors include rainfall, air temperature, and humidity, which influence the development of disease vectors. Human factors include the habit of hanging clothes in bedrooms or bathrooms and population density. Furthermore, health service factors related to dengue fever incidence include promotive and preventive efforts, such as health education and community empowerment through the Mosquito Nest Eradication (PSN) program using the 4M Plus approach.

References

Agustina, N., Abdullah, & Arianto, E. (2019). The Correlation between Environmental Conditions and the existence of larvae Ae. aegypti in the DHF Endemic Area in Banjarbaru City. 171–178.
Arruda, E., Almeida, P. De, Maria, E., Santos, D. M., Correia, J. C., Maria, C., & Albuquerque, R. De. (2006). Impact of small variations in temperature and humidity on the reproductive activity and survival of Aedes aegypti ( Diptera , Culicidae ). Who 2002, 488–493.
Asih, E., Putri, V. T., Lusida, N., Mallongi, A., Latifah, N., Fajrini, F., & SG, H. (2023). Analisis Variasi Iklim dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Tangerang Selatan. Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan, 19(1), 33. https://doi.org/10.24853/jkk.19.1.33-41
Daswito, R., Lazuardi, L., & Nirwati, H. (2019). Analisis Hubungan Variabel Cuaca dengan Kejadian DBD di Kota Yogyakarta. Jkt, 10(1), 1–7.
Dinata, A., & Dhewantara, P. W. (2012). Karakteristik Lingkungan Fisik, Biologi, dan Sosial di Daerah Endemis DBD Kota Banjar Tahun 2011. Jurnal Ekologi Kesehatan.
Ismah, Z., Purnama, T. B., Wulandari, D. R., Sazkiah, E. R., & Ashar, Y. K. (2021). Faktor Risiko Demam Berdarah di Negara Tropis. ASPIRATOR - Journal of Vector-Borne Disease Studies, 13(2), 147–158. https://doi.org/10.22435/asp.v13i2.4629
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Situasi Penyakit Demam Berdarah di Indonesia 2017. In Journal of Vector Ecology (Vol. 31, Issue 1, pp. 7178). https://www.kemkes.go.id/download.php?file=download/pusdatin/infodatin/InfoDatin-Situasi-Demam Berdarah Dengue.pdf
Koesnayani, A. S., & Hidayat, A. K. (2018). Hubungan Antara Pola Curah Hujan dengan Kejadian DBD di Kota Tasikmalaya Tahun 2006-2015 (Kajian Jumlah Curah Hujan dan Hari Hujan). Jurnal Siliwangi, 4(1), 14–19.
Lahdji, A., & Putra, B. B. (2017). Hubungan Curah Hujan, Suhu, Kelembaban dengan Kasus Demam Berdarah Dengue di Kota Semarang. Syifa MEDIKA, 8(1), 46–53.
Masruroh, L., Wahyuningsih, N. E., & Dina, R. A. (2016). Hubungan Faktor Lingkungan dan Praktik Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Ngawi. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4, 992–1001.
Nuryati, E. (2012). Analisis Spasial Kejadian Demam Berdarah Dengue Di Kota Bandar Lampung Tahun 2006-2008. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(2). https://doi.org/10.35952/jik.v1i2.80
Oroh, M. Y., Pinontoan, O. R., & Tuda, J. B. S. (2020). Faktor Lingkungan, Manusia dan Pelayanan Kesehatan yang Berhubungan dengan Kejadian Demam Berdarah Dengue. Indonesian Journal of Public Health and Community Medicine, 1(3), 35–46.
Pratamawati, D. A. (2012). Peran Juru Pantau Jentik dalam Sistem Kewaspadaan Dini Demam Berdarah Dengue di Indonesia. Kesmas: National Public Health Journal, 6(6), 243. https://doi.org/10.21109/kesmas.v6i6.76
Rahmadani, B. Y., Anwar, M. C., W, H. R. I., & Kunci, K. (2016). Faktor Risiko Lingkungan Dan Perilaku Yang Berhubungan dengan Kejadian Penyakit Demam Berdarah Dengue (Dbd) di Wilayah Kerja Puskesmas Purwokerto Selatan Kabupaten Banyumas Tahun 2016. Jurusan Kesehatan Lingkungan, Politeknik Kesehatan Kemenkes Semarang, Jl.Raya Baturaden KM 12 Purwokerto, Indonesia, 1–100.
Rakhmatsani, L., & Susanna, D. (2024). Studi Ekologi Hubungan Iklim Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bogor Tahun 2013-2022. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 23(2), 207-214. https://doi.org/10.14710/jkli.23.2.207-214
Sucipto, C. D., Kuswandi, K., & Siswanto, B. (2015). Uji Resisten Insektisida Malathion Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti Di Kota Tangerang. Jurnal Medikes (Media Informasi Kesehatan), 2(1), 1–12. https://doi.org/10.36743/medikes.v2i1.136
Teguh Widyanto. (2007). Kajian Managemen Lingkungan Terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) Di Kota Purwokerto Jawa-Tengah. FKM UNDIP.
Umardiono, A., Andriati, & Haryono, N. (2018). Peningkatan Pelayanan Kesehatan Puskesmas Untuk Penanggulangan Penyakit Tropis Demam Berdarah Dengue. Jurnal Analisis Kebijakan Dan Pelayanan Publik, 60–67
Published
2026-08-03
Section
Article