MENUMBUHKAN KEPERCAYAAN DIRI SISWA SD MELALUI KETERAMPILAN BERBICARA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

  • Roniah Ritonga PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Wesly Ifania Silalahi PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Oxana Karanina PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Merry Pretty PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Serly PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Cristin Indah Rani Sihombing PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
  • Tri Lande PGSD, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Medan
Keywords: Kepercayaan Diri, Keterampilan Berbicara, Pembelajaran Bahasa Indonesia, Sekolah Dasar

Abstract

Keterampilan berbicara merupakan salah satu kompetensi inti dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Menumbuhkan kepercayaan diri siswa melalui kegiatan berbicara menjadi tujuan sentral yang mendasari keseluruhan kurikulum Bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi keterampilan berbicara dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang dapat menumbuhkan kepercayaan diri siswa SD menggunakan metode tinjauan pustaka. Data dikumpulkan dari jurnal akademik, buku teks, dan penelitian yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa kegiatan berbicara seperti bercerita, bermain peran, diskusi kelompok, presentasi sederhana, dan show and tell yang semuanya merupakan bagian dari kurikulum Bahasa Indonesia terbukti efektif membangun kepercayaan diri siswa. Lingkungan kelas yang suportif, umpan balik konstruktif dari guru, serta Program Berbicara   Terstruktur   (PBT)   berbasis scaffolding Vygotsky diusulkan sebagai strategi kunci. Artikel ini diharapkan menjadi referensi bagi guru Bahasa Indonesia dalam merancang pembelajaran yang berpusat pada siswa, bermakna, dan mendukung perkembangan linguistik sekaligus afektif siswa.

References

Arends, R. I. (2012). Learning to Teach (9th ed.). New York: McGraw-Hill.
Bandura, A. (1997). Self-Efficacy: The Exercise of Control. New York: W. H. Freeman and Company. Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan
Menengah. Jakarta: BSNP.
Djago Tarigan, H. G. (1997). Teknik Pengajaran Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa. Hakim, T. (2002). Mengatasi Rasa Tidak Percaya Diri. Jakarta: Puspa Swara.
Hamalik, O. (2009). Perencanaan Pengajaran Berdasarkan Pendekatan Sistem. Jakarta: Bumi Aksara. Iskandarwassid & Sunendar, D. (2011). Strategi Pembelajaran Bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Kurikulum 2013: Kompetensi Dasar Sekolah Dasar (SD)/Madrasah Ibtidaiyah (MI). Jakarta: Kemendikbud.
Lauster, P. (2002). Tes Kepribadian (Terjemahan D. H. Gulo). Jakarta: Bumi Aksara.
Lestari, I. (2015). Pengembangan Kepercayaan Diri Siswa melalui Kegiatan Berbicara dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 4(2), 112– 121.
Mudini & Purba, S. (2009). Berbicara. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.
Nurgiyantoro, B. (2011). Penilaian Pembelajaran Bahasa Berbasis Kompetensi. Yogyakarta: BPFE.
Rahayu, S. (2018). Peningkatan Kepercayaan Diri Siswa Sekolah Dasar melalui Metode Bercerita dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Ilmu Pendidikan, 24(1), 45–54.
Santrock, J. W. (2011). Child Development (13th ed.). New York: McGraw-Hill.
Suhartini, E. (2019). Efektivitas Metode Bercerita dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa Kelas III SD pada Mata Pelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(1), 33–42.
Tarigan, H. G. (2008). Berbicara sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Zulela, M. S. (2012). Pembelajaran Bahasa Indonesia: Apresiasi Sastra di Sekolah Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Published
2026-06-29
Section
Article