Hak Atas Kota dan Aksesibilitas Trotoar di DKI Jakarta dalam Perspektif Gender: Studi Kasus Komunitas Kursi Roda WAFCAI

  • Jihan Hasnah Hamidah Universitas Pembangunan "Veteran" Jakarta
  • Nasytha Muthiah
  • Nazwa Namira Putri Rusdiandi
  • Aniqotul Ummah
  • Teddy Chrisprimanata Putra
Keywords: Hak atas Kota, Aksesbilitas Trotoar, Perspektif Gender, Right to the City, Sidewalk Accessibility, Gender Perspective

Abstract

ABSTRAK 

Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana akses trotoar di Jakarta dalam pandangan Hak atas Kota (Right to the City) dan juga gender, dengan fokus pada komunitas Wheelchair and Friendship Center of Asia Indonesia (WAFCAI). Fokus penelitian diarahkan pada sejauh mana trotoar sebagai ruang publik mampu memberikan akses yang setara bagi penyandang disabilitas, terutama perempuan pengguna kursi roda. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, yang meliputi observasi lapangan, wawancara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur. Untuk menganalisis data, peneliti melakukan pengolahan data secara bertahap dengan cara merangkum data, menyajikan hasil, dan menarik kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa perbaikan trotoar di Jakarta belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip inklusivitas. Masih ada ramp yang terlalu curam, bollard yang menghalangi kursi roda, trotoar yang tidak rata, serta penggunaan trotoar oleh parkir yang tidak resmi dan kegiatan lainnya. Selain itu, dari sudut pandang gender, perempuan penyandang disabilitas menghadapi banyak masalah karena keterbatasan bergerak, kurangnya rasa aman, dan ketergantungan pada orang lain untuk bisa mengakses tempat umum. Penelitian ini menekankan bahwa akses trotoar tidak hanya tentang fisik, tetapi juga mengaitkan dengan keadilan sosial dan hak warga atas kota. Oleh karena itu, diperlukan perencanaan kota yang lebih inklusif, partisipatif, dan responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan.

ABSTRACT 

This study aims to examine sidewalk access in Jakarta from the perspective of the Right to the City and gender, with a focus on the Wheelchair and Friendship Center of Asia Indonesia (WAFCAI) community. The research focuses on the extent to which sidewalks as public spaces are able to provide equal access for people with disabilities, especially women who use wheelchairs. The method used is a qualitative case study approach, which includes field observations, in-depth interviews, documentation, and literature review. To analyze the data, researchers conducted data processing in stages by summarizing the data, presenting the results, and drawing conclusions. The results of the study indicate that sidewalk improvements in Jakarta have not fully align with the principle of inclusivity. There are still ramps that are too steep, bollards that obstruct wheelchairs, uneven sidewalks, and the use of sidewalks for unauthorized parking and other activities. Furthermore, from a gender perspective, women with disabilities face many problems due to limited mobility, a lack of security, and dependence on others to access public places. This study emphasizes that sidewalk access is not only about physical aspects, but also relates to social justice and citizens' rights to the city. Therefore, urban planning is needed that is more inclusive, participatory, and responsive to the needs of vulnerable groups.

References

Adisasmita, R. (2018). Perencanaan infrastruktur transportasi wilayah. Graha Ilmu.
Avianto, B. N., & Fauziah, S. N. (2020). Pelayanan aksesibilitas jalur ramah disabilitas di trotoar Jalan Margonda Kota Depok. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 5(9), 123–134.
Crenshaw, K. (1989). Demarginalizing the intersection of race and sex: A Black feminist critique of antidiscrimination doctrine, feminist theory and antiracist politics. University of Chicago Legal Forum, 1989(1), Article 8.
Daniel, D., Nastiti, A., Surbakti, H. Y., & Dwipayanti, N. M. U. (2023). Access to inclusive sanitation and participation in sanitation programs for people with disabilities in Indonesia. Scientific Reports, 13(1), 4310. https://doi.org/10.1038/s41598-023-30586-z
Falú, A. (2009). Women in the city: On violence and rights. Women and Habitat Network.
Froehlich, J. E., Neumann, T., & Saha, S. (2022). Towards mapping and assessing sidewalk accessibility across sociocultural and geographic contexts.
Gehl, J. (2011). Life between buildings: Using public space. Island Press.
Harvey, D. (2008). The right to the city. New Left Review, 53, 23–40.
Hasbana, R., Isa, M., & Handoko, W. (2024). Evaluasi kemudahan akses dan kenyamanan jalur pedestrian bagi penyandang disabilitas di Margonda Raya. Costing: Journal of Economic, Business and Accounting, 7(2). https://doi.org/10.31539/costing.v7i6.13408
Isin, E. F., & Turner, B. S. (2007). Investigating citizenship: An agenda for citizenship studies. Citizenship Studies, 11(1), 5–17. https://doi.org/10.1080/13621020601099773
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia. (2017). Peraturan Menteri PUPR Nomor 14 Tahun 2017 tentang persyaratan kemudahan bangunan gedung.
Kern, L. (2020). Feminist city: Claiming space in a man-made world. Verso.
Lefebvre, H. (1968). The right to the city. The Anarchist Library.
Luthfi, M. (2026). Aksesibilitas fasilitas publik bagi penyandang disabilitas di kawasan perkotaan. Jurnal Kesehatan.
Mitra, S. (2006). The capability approach and disability. Journal of Disability Policy Studies, 16(4), 236–247. https://doi.org/10.1177/10442073060160040501
Mitra, S., Posarac, A., & Vick, B. (2017). Disability and poverty in developing countries. World Development, 41, 1–18. https://doi.org/10.1016/j.worlddev.2012.05.024
Mukrimah, H., & Widiastuti, Y. (2019). Hak aksesibilitas dalam UU No. 8 Tahun 2016 bagi penyandang disabilitas. International Journal of Demos.
Orang Tua Penyandang Disabilitas. (2026). Wawancara pribadi mengenai aksesibilitas trotoar bagi penyandang disabilitas pengguna kursi roda di Jakarta, difasilitasi oleh komunitas WAFCAI. (Komunikasi pribadi).
Parakerja. (2025). Disabilitas menurut WHO dan komitmen inklusif Parakerja.
Pramashela, F. S., & Rachim, H. A. (2022). Aksesibilitas pelayanan publik bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Jurnal Pekerjaan Sosial, 5(2), 155–166. https://doi.org/10.24198/focus.v4i2.33529
Prayoga, A., Aliyah, I., & Widodo, P. (2023). Evaluasi aksesibilitas jalur pedestrian bagi penyandang disabilitas di kawasan CSW ASEAN Jakarta. Jurnal Desa-Kota, 5(2). https://doi.org/10.20961/desa-kota.v5i2.72092
Pujianti. (2018). Aksesibilitas ruang publik bagi difabel di Kota Pangkalpinang. Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Rafi, M., & Yulianti, I. (2024). Kewarganegaraan inklusif penyandang disabilitas dalam aksesibilitas transportasi publik: Studi aksesibilitas Stasiun Dukuh Atas dan Manggarai. Jurnal Masyarakat dan Budaya, 26(1). https://doi.org/10.55981.2024.14034
Rahman, A., Pratiwi, R., & Nugroho, S. (2020). Evaluasi fasilitas pedestrian terhadap aksesibilitas penyandang disabilitas di kawasan perkotaan. Jurnal Teknik Sipil, 27(2), 123–134.
Ratnaningsih, E. (2016, April). Pergeseran paradigma tentang penyandang disabilitas dalam UU No. 8 Tahun 2016. BINUS Business Law.
Republik Indonesia. (1997). Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang penyandang cacat.
Republik Indonesia. (2016). Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas.
Sari, A. P., & Soeskandi, H. (2022). Hak disabilitas dalam aksesibilitas ruang publik di Kota Surabaya. Court Review: Jurnal Penelitian Hukum.
Sari, D. P., & Putri, R. A. (2020). Evaluasi fungsi jalur pedestrian di Kota Depok. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 15(2), 45–56.
Setiawan, B. (2020). Revitalisasi trotoar dan ruang publik di Jakarta. Jurnal Pembangunan Perkotaan, 8(1), 15–27.
Sianipar, S. T. A., & Trustisari, H. (2024). Hak layanan aksesibilitas publik bagi penyandang disabilitas di Kota Jakarta. Indonesian Journal of Social Science, 2(2), 11–20.
Susanti, E., & Widodo, T. (2021). Analisis kenyamanan dan aksesibilitas trotoar di DKI Jakarta. Jurnal Transportasi, 21(1), 55–66.
Tanan, N., & Wing, E. (2019). Accessibility and pedestrian infrastructure in urban Indonesia. Journal of Urban Studies, 56(4), 789–805. https://doi.org/10.1177/0042098018756018
UN-Habitat. (2013). Streets as public spaces and drivers of urban prosperity. United Nations.
UN-Habitat. (2016). Urbanization and development: Emerging futures. United Nations.
UN Women. (2018). Safe cities and safe public spaces for women and girls. United Nations.
WAFCAI. (2026). Hasil wawancara mengenai aksesibilitas trotoar bagi disabilitas di Jakarta.
Winata, L. S. (2025). Trotoar dan halte: Di mana letak keadilan sosial bagi penyandang disabilitas. Universitas Negeri Surabaya.
World Health Organization. (2011). World report on disability. WHO Press.
Published
2026-06-22
Section
Article