PRAKTIK AKUNTANSI TRADISIONAL DALAM USAHA KECIL: STUDI ETNOGRAFI PADA PEDAGANG LOKAL
Abstract
ABSTRAK
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis praktik akuntansi tradisional yang diterapkan oleh pelaku usaha kecil, khususnya pedagang lokal, melalui pendekatan etnografi. Fokus penelitian ini adalah memahami bagaimana praktik pencatatan keuangan dilakukan, faktor yang memengaruhi penggunaannya, serta makna sosial dan budaya yang melekat di dalamnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan etnografi, melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap pedagang lokal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku usaha masih menggunakan praktik akuntansi tradisional seperti pencatatan manual sederhana, bahkan sebagian hanya mengandalkan ingatan tanpa pencatatan formal. Praktik ini dipengaruhi oleh rendahnya literasi akuntansi, keterbatasan akses teknologi, serta kebiasaan yang diwariskan secara turun-temurun. Selain itu, praktik akuntansi tradisional tidak hanya berfungsi sebagai alat pencatatan keuangan, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai sosial seperti kepercayaan, kejujuran, dan hubungan sosial antar pelaku usaha. Meskipun praktik ini memiliki keterbatasan dalam hal akurasi dan penyusunan laporan keuangan, sistem ini tetap relevan karena dinilai sederhana dan sesuai dengan kebutuhan usaha kecil. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang adaptif dalam meningkatkan literasi akuntansi tanpa mengabaikan konteks budaya lokal agar pelaku usaha dapat bertransformasi menuju sistem yang lebih modern.
ABSTRACT
This study aims to analyze traditional accounting practices implemented by small businesses, particularly local traders, through an ethnographic approach. The focus of this research is to understand how financial record keeping is carried out, the factors influencing its use, and the social and cultural meanings inherent in it. The method used was a qualitative ethnographic approach, using participatory observation, in-depth interviews, and documentation of local traders. The results indicate that most businesses still use traditional accounting practices, such as simple manual record keeping, with some relying solely on memory without formal record keeping. These practices are influenced by low accounting literacy, limited access to technology, and inherited habits. Furthermore, traditional accounting practices serve not only as a means of financial record keeping but also reflect social values such as trust, honesty, and social relationships among business owners. Although these practices have limitations in terms of accuracy and financial reporting, these systems remain relevant due to their simplicity and suitability to the needs of small businesses. Therefore, an adaptive approach to improving accounting literacy, while not ignoring the local cultural context, is needed to enable businesses to transform to more modern systems
References
Habinsaran, D. S., Utara, T., & Manullang, T. (2024). Praktik Akuntansi Pada Usaha Mikro , Kecil , Dan Menengah ( Umkm ) Di keuangan UMKM , termasuk arus kas , laba rugi , serta posisi keuangan . Hal ini. 07(01), 4889–4901.
Jember, I. A. I. A. (n.d.). TRANSFORMASI UMKM DESA MELALUI TEKNOLOGI DIGITAL DAN PRAKTIK AKUNTANSI Rofidatul Hasanah Email?: rofidatulhasanah25@gmail.com Keywords?: Digital Marketing , Accounting Digitalization , UMKM . Volume 4 , Nomor 2 , September 2024. 4(September 2024), 135–147.
Kearifan, P. N., Di, L., & Praktik, B. (2023). Potret nilai-nilai kearifan lokal di balik praktik akuntansi oleh pedagang takjil. 4, 217–240. https://doi.org/10.32815/ristansi.v4i2.2072
Laporan, K., & Umkm, K. (2024). e-ISSN 2684 – 6756. 10, 68–76. https://doi.org/10.33197/jabe.vol10.iss02.2024.2204
Mirosea, N., Syahrenny, N., Gainau, P. C., Lestari, D. M., Hasanah, N., Amalia, W. R., Prayogo, I., Hamzah, A., Atiningsih, S., Laeli, Y., Faizah, N., Bintari, W. C., Dina, F., & Rachman, A. N. (n.d.). No Title.
Salsabila, R., & Arsjah, R. J. (2024). Analisis Komparatif Sistem Akuntansi Tradisional VS Berbasis Cloud Pada UMKM dan Kaitan dengan Technology Acceptance Model (TAM). EKOMA: Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 3(5), 67–75.
Sumber: https://ulilalbabinstitute.id/index.php/EKOMA/article/view/4682
Siregar, H., & Dewi, R. (2022). Peran literasi keuangan dalam meningkatkan kinerja usaha kecil. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(1), 12–20.
Sumber: https://journal.ppipbr.com/index.php/pengamas/article/view/802